“Kepercayaan karena negara dan daerah menilai Saudara mampu bekerja, dan peringatan karena sejak hari ini, kinerja Saudara akan dinilai secara nyata, bukan dari kata-kata, tetapi dari hasil kerja,” ujar Bupati Sikka.
Karena itu Bupati Sikka menegaskan bahwa jabatan bukan hadiah, bukan zona aman, dan bukan tempat bersembunyi. Jabatan adalah alat untuk bekerja, untuk melayani, dan untuk menghadirkan perubahan. Siapa pun yang tidak mampu bekerja cepat, tepat, dan berdampak, maka jabatan itu akan menjadi beban, bukan kehormatan.

Bupati Sikka mengatakan pembangunan Kabupaten Sikka hari ini menghadapi tantangan nyata. Persoalan pendidikan, kesehatan, stunting, kemiskinan, pengelolaan sampah, serta penguatan ekonomi masyarakat tidak dapat diselesaikan dengan laporan yang rapi, tetapi dengan kerja lapangan yang sungguh-sungguh. Setiap program harus terasa manfaatnya, setiap anggaran harus dapat dipertanggungjawabkan, dan setiap kebijakan harus berpihak kepada rakyat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Masyarakat tidak membutuhkan pejabat yang sibuk mencari alasan, tetapi pejabat yang mampu mencari jalan keluar. Masyarakat tidak membutuhkan pejabat yang hanya bekerja di belakang meja, tetapi pejabat yang hadir, mendengar, dan bertindak,” ingat Bupati Sikka.
Dia lalu meminta para pejabat yang baru saja dilantik, harus segera beradaptasi, memahami tugas dan tanggung jawab, serta memastikan bahwa setiap pekerjaan yang dilakukan memiliki arah yang jelas dan tujuan yang terukur.
“Bangun kerja sama yang kuat, hilangkan ego sektoral, dan satukan langkah untuk kepentingan Kabupaten Sikka. Saya tidak mau dengar Kepala Dinas bilang A, lalu Kepala Bidang bilang B, terus Kepala Seksi bilang C. Ini kecelakaan,” seru Bupati Sikka.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya


Ikuti Kami
Subscribe












