


Maumere-SuaraSikka.com: Ketua Fraksi Partai Golkar MPR RI Melchias Markus Mekeng meminta pemerintah daerah di Propinsi NTT mulai berbenah diri untuk menerbitkan obligasi daerah. Dengan demikian kelak ketika terbit UU Obligasi, pemerintah daerah sudah benar-benar siap.
Hal ini disampaikan Melchias Mekeng dalam Sarasehan Nasional yang berlangsung di Ballroom Hotel Capa, Kamis (12/2). Seminar Nasional yang diinisiasi Fraksi Partai Golkar MPR RI mengangkat tema Obligasi Daerah sebagai Salah Satu Alternatif Pembiayaan Daerah dan Instrumen Investasi Publik.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain Melchias Mekeng, Sarasehan Nasional ini menampilkan 4 pemateri yang berkompeten yakni Direktur Dana Transfer Umum DJPK Kementerian Keuangan Sandy Firdaus, Direktur Pemeriksaan VB Ditjen Pemeriksaan Keuangan Negara V BPK RI Arman Syifa, dan Guru Besar Universitas Muhammadiyah Surabaya Didin Fatihudin. Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena menjadi Keynote Speaker pada kegiatan ini.
Melchias Mekeng mengatakan kondisi keuangan di daerah sekarang terasa sulit setelah kebijakan efisiensi yang dilakukan Presiden Prabowo. Berangkat dari itu, kata dia, pemerintah daerah harus mulai mandiri dan punya inisiatif untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
“Salah satu cara meningkatkan PAD adalah dengan menerbitkan obligasi daerah, ini akan membiayai proyek-proyek yang menghasilkan uang supaya ada PAD, misalnya rumah sakit, pasar, pelabuhan, atau kegiatan lain yang menghasilkan PAD,” ujar dia.
Buat mantan Ketua Banggar DPR RI itu, penerbitan obligasi daerah menjadi salah satu solusi strategis, yang tidak hanya memperkuat kapasitas fiskal daerah, tetapi juga berfungsi sebagai instrumen investasi publik yang melibatkan partisipasi masyarakat dan lembaga keuangan dalam pembangunan daerah.
Halaman : 1 2 Selanjutnya


Ikuti Kami
Subscribe












