Terima Amplop Kelulusan, Air Mata Bahagia Tumpah di SMPK Yapenthom 1 Maumere

Avatar photo

- Redaksi

Rabu, 3 Juni 2026 - 07:54 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Vicky da Gomez Editor : Redaktur Dibaca 450 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelajar SMPK Yapenthom 1 Maumere menerima amplop kelulusan, Selasa (2/6)

Pelajar SMPK Yapenthom 1 Maumere menerima amplop kelulusan, Selasa (2/6)

Pesan kesan dari seorang guru yang mewakili para renaga pendidik di SMPK Yapenthom 1 Maumere, membuat suasana menjadi hening. Dia mendramatisir nostalgia para pelajar Kelas 9 selama 3 tahun berada di SMPK Yapenthom 1 Maumere. Dinamika pendidikan dan kisah edukatif itu menggambarkan bagaimana sekolah tidak hanya menjadi rutinitas pembelajaran, tetapi juga sebagai media aktif dalam membangun pendidikan yang berkarakter.

Rekaman pendidikan juga datang dari wakil siswa. Maria Angela Yohanista, pelajar yang dinobatkan sebagai lulusan terbaik tahun ini, menggugah kesadaran akademik yang diterima di SMPK Yapenthom 1 Maumere. Selama 3 tahun dibenum di sekolah itu, para pelajar Kelas 9 merasakan sungguh betapa pentingnya dunia pendidikan sebagai jalan meraih masa depan.

Baca Juga :  Jangan Jadikan Nusa Tenggara Timur Seperti Irlandia: Sebuah Kajian Sosial-Budaya
Kepala.SMPK Yapenthom 1 Maumere Gabrielah Erika.mencopot atribut sekolah dari perwakilan pelajar

Kepala SMPK Yapenthom 1 Maumere Gabrielah Erika tidak mampu menahan emosi saat memberikan sambutan. Matanya berkaca, seperti sedang menahan airmata yang sulit dibendung. Bagi dia, para pelajar Angkatan ke-74 benar-benar sangat istimewa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Tiga tahun lalu kami membuka pintu gerbang untuk menerima kalian. Hari ini kami buka pintu gerbang untuk melepaskan kalian. Jangan lupa rumah belajar kalian. Bawalah kebiasaan baik dari rumah belajar kita. Jaga sikap dan karakter. Selamat melangkah ke masa depan, teruslah bermimpi untuk orang tua, diri sendiri, dan almamater,” pesan Gabrielah Erika.

Seremoni pengumuman kelulusan berlangsung sebagaimana tradisi yang sudah sering dilakukan. Para pelajar dipanggil satu persatu ke atas podium. Kepala SMPK Yapenthom 1 Maumere mengalungkan medali diikuti penyerahan amplop kelulusan. Rata-rata nilai setiap pelajar juga langsung diumumkan saat itu.

Baca Juga :  Gempa Bumi Tektonik 4,6 Magnitudo Dirasakan di Nagekeo, Tidak Berpotensi Tzunami

Tradisi pencopotan atribut sekolah, menjadi warna tersendiri. Dua perwakilan siswa tampil meyakinkan. ID Card sekolah masih tergantung gagah. Kepala SMPK Yapenthom 1 Maumere Gabrielah Erika kemudian melepas ID Card dari perwakilan siswa. Para pelajar yang baru saja lulus akhirnya resmi menjadi Alumni. Mereka lalu secara bersama-sama menyatakan Janji Alumni sebagai komitmen untuk terus menjaga semangat kebersamaan, menghargai masa lalu, menginspirasi masa depan, dan bangga menjadi bagian dari keluarga besar SMPK Yapenthom 1 Maumere.*** (eny)

Berita Terkait

Kemelut di SMKN 1 Maumere, Gaji 52 Guru Pegawai Turun, Kepsek: Bukan Pemotongan Tapi Penyesuaian
Dapat Program Revitalisasi Rp 909,9 Juta, 5 Ruang Kelas di SMPK Yapenthom 1 Maumere Mulai Dibongkar
Jangan Jadikan Nusa Tenggara Timur Seperti Irlandia: Sebuah Kajian Sosial-Budaya
Gempa Bumi Tektonik 4,6 Magnitudo Dirasakan di Nagekeo, Tidak Berpotensi Tzunami
Dokumen Persyaratan Sudah Terpenuhi, Ketua Fraksi Partai Gerindra Sikka Desak Definitifkan SD Borablupur
Dinas PKO Sikka Diduga Membiarkan Pungutan di Sekolah
Pernah Hilang Saat Tsunami 1992, Mata Air di Talibura-Sikka Muncul Lagi Usai Gempa Bumi Tektonik
Fenomena Langka! Gempa Susulan Flores Nyaris 10 Ribu Kali, Mengapa Sesar Lain Ikut “Terbangun”?
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 22:24 WITA

Kemelut di SMKN 1 Maumere, Gaji 52 Guru Pegawai Turun, Kepsek: Bukan Pemotongan Tapi Penyesuaian

Kamis, 10 September 2026 - 22:25 WITA

Dapat Program Revitalisasi Rp 909,9 Juta, 5 Ruang Kelas di SMPK Yapenthom 1 Maumere Mulai Dibongkar

Jumat, 4 September 2026 - 08:03 WITA

Gempa Bumi Tektonik 4,6 Magnitudo Dirasakan di Nagekeo, Tidak Berpotensi Tzunami

Jumat, 4 September 2026 - 06:53 WITA

Dokumen Persyaratan Sudah Terpenuhi, Ketua Fraksi Partai Gerindra Sikka Desak Definitifkan SD Borablupur

Kamis, 3 September 2026 - 20:28 WITA

Kapal Ratu Rosari: Legenda Laut Hubungkan Flores dengan Dunia

Kamis, 3 September 2026 - 19:58 WITA

Dinas PKO Sikka Diduga Membiarkan Pungutan di Sekolah

Kamis, 3 September 2026 - 09:40 WITA

Pernah Hilang Saat Tsunami 1992, Mata Air di Talibura-Sikka Muncul Lagi Usai Gempa Bumi Tektonik

Selasa, 1 September 2026 - 19:26 WITA

Fenomena Langka! Gempa Susulan Flores Nyaris 10 Ribu Kali, Mengapa Sesar Lain Ikut “Terbangun”?

Berita Terbaru