“Letusan 1 kali dengan amplitudo 31 milimeter dan durasi 129 detik,” jelas Herman Yosef S Mboro.
Dia mengimbau masyarakat di sekitar Gunung Lewotobi Laki-Laki serta pengunjung atau wisatawan untuk tidak melakukan aktivitas apapun dalam radius 5 kilometer dari pusat erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki.
Selain itu masyarakat terdampak hujan abu Gunung Lewotobi Laki-laki diimbau memakai masker atau penutup hidung dan mulut untuk menghindari bahaya abu vulkanik pada sistem pernafasan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Gunung Lewotobi Laki-Laki mengalami erupsi yang terus menerus selama 3 tahun terakhir ini. Akibatnya sering kali sejumlah bandar udara di Flores ditutup sementara. Kondisi ini kerap mengganggu transportasi jalur udara melalui Bandara Frans Seda Maumere. Banyak calon penumpang yang terpaksa melakukan perjalanan via udara melalui Bandara Haji Aroeboesman di Kabupaten Ende atau Bandara Gewayan Tanah di Kabupaten Flotim.*** (eny)
Halaman : 1 2


Ikuti Kami
Subscribe












