Agustinus Feliksius Segon dari Fraksi Garda Solidaritas menyayangkan kebijakan pengurangan Belanja Modal, meskipun pemerintah meyakini hal tersebut tetap memperhatikan prioritas kebutuhan pembangunan. Karena itu dia meminta pemerintah menjelaskan secara transparan program dan kegiatan terdampak atas kebijakan pengurangan Belanja Modal.
Fraksi Garda Solidaritas meminta pemerintah memberikan porsi penanganan pada beberapa titik ruas jalan kabupaten yang disebut sebagai rusak parah demi kelancaran arus transportasi dan mobilitas rakyat untuk kepentingan ekonomi dan kemudahan akses layanan dasar. Ruas jalan yang dimaksud antara lain Bola-Hale, Kewapante-Habibola, dan Nangahale-Batas Flotim.
Gugatan yang sama dilayangkan Fraksi Partai Perindo. Menurut Anggota Fraksi Partai Perindo Marthen Luther Adji, pemerintah harus menjelaskan secara terbuka kebijakan pengurangan Belanja Modal.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Program dan kegiatan apa saja yang dikurangi, apa alasan pengurangan, apakah karena tidak mampu dilaksanakan, tidak siap secara teknis, gagal dalam proses pengadaan, atau memang tidak lagi menjadi prioritas,” beber dia.
Fraksi PDI Perjuangan juga mengkritisi serius pengurangan Belanja Modal. Sekretaris Fraksi PDI Perjuangan Benediktus Lukas Raja memaklumi pernyataan Bupati Sikka bahwa penyesuaian Belanja Modal dengan mempertimbangkan kemampuan fiskal dan prioritas kebutuhan pembangunan, serta tetap memberikan perhatian terhadap kebutuhan infrastruktur yang bersifat mendesak dan harus segera ditangani.
“Bagaimana kita mengatakan tetap memberikan perhatian terhadap infrastruktur yang mendesak, sementara Belanja Modal justeru dipangkas hampir 27,5 persen?” serang dia.
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya


Ikuti Kami
Subscribe












