Kedua, pembinaan SDM dan rekrutmen. Dia mengatakan seluruh siklus SDM akan dibenahi disertai perencanaan, rekrutmen, pendidikan, penempatan, karier, kompetensi, kesejahteraan, sampai purnatugas meritokrasi dan rekam integritas menjadi dasar.
“Tidak boleh ada ruang bagi titipan, transaksi, dan sponsorship. Anggota berprestasi dilindungi dan diberi ruang karier. Pelanggaran ditindak secara proporsional dan konsisten,” tegas dia.
Ketiga, penguatan pelayanan publik. Menurut dia, pelayanan Polri harus bergeser dari sekadar memenuhi prosedur menjadi memenuhi kebutuhan warga.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Struktur internal Polri tidak boleh membebani masyarakat. Digitalisasi harus menutup ruang pungli. Tidak memakan tata muka, tetapi tersedia bagi masyarakat yang membutuhkan,” ujar dia.
Keempat, dia berjanji ruang publik menjadi aman. Dalam rapat di DPR, Suyudi memaparkan program 100 hari pertamanya. Dia ingin menetapkan komando perubahan hingga memetakan kejahatan berdampak tinggi.
“Hari pertama sampai 30 hari mengetahui keadaan sebenarnya, menetapkan komando perubahan, membangun baseline, memeriksa penerimaan laporan, respons 110, tunggakan atau perkembangan perkara, pengaduan, perlindungan kelompok rentan, kesiapan Polres-Polsek, serta memetakan kejahatan berdampak tinggi,” ujar Suyudi.


Ikuti Kami
Subscribe












