Dia mengatakan masyarakat harus didengar dan dihormati, dan mendapat penjelasan terhadap laporannya secara konsisten.
“Logika yang harus diubah, bukan lapor, menunggu, viral baru diperhatikan, tetapi lapor, diverifikasi, ditangani, diberi kabar perkembangan, diselesaikan sesuai dengan hukum,” ujar dia.
Suyudi juga menekankan pentingnya pengawasan terhadap penggunaan kewenangan kepolisian. Dia mengagakan Polri bersama masyarakat bukan hanya sekadar jargon.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kewenangan yang kuat harus disertai pengawasan yang kuat. Polisi tidak kehilangan wibawa karena ramah; kewibawaan lahir dari komitmen hadir, integritas, pengendalian diri, dan ketegasan yang profesional,” tuturnya.
Janji Polisi Terus Bersama Rakyat
Dia mengatakan saat ini perjalanan reformasi Polri memasuki dekade keempat. Suyudi menyebut kritik harus menjadi sistem peringatan dini untuk perbaikan.
“Harus kita akui bahwa transformasi struktural, instrumental, dan terutama kultural, bukan pekerjaan yang mudah. Kritik dan keluhan publik masih kita terima. Bagi saya hal itu bukan sesuatu yang harus ditutupi. Kritik yang berbasis fakta adalah sistem peringatan dini agar institusi mengetahui bagaimana yang harus segera diperbaiki,” ujar Suyudi.


Ikuti Kami
Subscribe












