Ruang Kelas SDI Wegok Seperti Kandang Babi, Bupati Sikka Tiada Henti Tebar Janji

Avatar photo

- Redaksi

Kamis, 23 Maret 2023 - 10:23 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 74 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekretaris Fraksi Partai Nasdem Yosef Nong Soni

Sekretaris Fraksi Partai Nasdem Yosef Nong Soni

Maumere-SuaraSikka.com: Fraksi Partai Nadem DPRD Sikka menyoroti fasilitas sarana prasarana pendidikan di Kabupaten Sikka.

Sekretaris Fraksi Partai Nasdem Yosef Nong Soni menyebut masih banyak sarana prasarana pendidikan yang menjadi kewenangan kabupaten yakni PAUD, TK, SD dan SMP khususnya sekolah-sekolah negeri, dalam kondisi rusak parah.

“Banyak murid saat ini masih bertahan belajar di ruangan, yang mana kendang babi kita di rumah masih jauh lebih baik. Pelajar duduk layaknya pengemis di jalan, karena tidak mempunyai kursi dan meja, misalnya SDI Wegok,” tukas Yosef Nong Soni melalui Pemandangan Umum atas LKPJ Akhir Tahun 2022, Selasa (21/3) malam.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dia mengatakan Bupati Sikka Fransiskus Roberto Diogo telah merespon keluhan atas fakta yang terjadi pada SDI Wegok. Bahkan orang nomor satu itu langsung meninjau sekolah yang terletak di Desa Kajowair Kecamatan Hewokloang tersebut.

Sebagaimana rekaman para guru dan murid di sekolah ini, kata Yosef Nong Soni, Bupati Sikka menjanjikan ruang belajar yang layak akan dibangun dua lantai pada tahun ini.

Baca Juga :  53.971 Unit Rumah di Flores Rusak Akibat Guncangan Gempa

“Namanya juga janji, bisa iya, bisa juga tidak. Namun Fraksi Partai Nasdem berharap itu bukan hanya sekedar bonus janji di detik-detik akhir masa jabatan,” sindir Fraksi Partai Nasdem.

Yosef Nong Soni menyebut Paket Robi-Romanus (Roma) begitu senang dan bangga karena mampu melakukan hal yang sangat besar yang harusnya menjadi kewenangan  pemerintah pusat.

Untuk hal itu, Fraksi Partai Nasdem memberi apresiasi setinggi-tingginya kepada Roma, yang hingga di masa-masa transisi kepemimpinan, telah mengalokasikan banyak anggaran untuk beasiswa pendidikan  tinggi, bahkan menembus target  RPJMD.

Tapi kebanggaan tersebut justeru terbalik, karena Roma amnesia dengan kewenangan pokok mengurus PAUD, TK, SD dan SMP.

“Sayang dan sungguh sangat disayangkan, karena apa yang harusnya menjadi kewenangan malah diabaikan,” ujar miris Yosef Nong Soni.

SDI Welafole
Kondisi miris sarana prasarana pendidikan, juga menjadi sorotan Fraksi Partai Perindo.

Ketua Fraksi Partai Perindo Herlindis da Rato menyentil kualitas sarana prasarana di SDI Welafole di Desa Parabubu Kecamatan Mego yang hingga kini belum disentuh sama sekali oleh pemerintah.

Baca Juga :  Palue Paling Fatal, 141 Rumah Rusak Berat

“Sungguh memprihatinkan kondisi SDI Welafole saat ini,  tidak jauh beda dengan kandang babi. Tetapi pemerintah tidak bernurani untuk menanggapi permasalahan tersebut,” ungkap Herlindis da Rato.

Padahal, kata dia, Fraksi Partai Perindo sudah berkali-kali menyampaikan hal ini melalui rapat komisi. Hal yang sama disuarakan berulang kali melalui Pemandangan Umum Fraksi.

“Tetapi apalah daya sampai saat ini masih terabaikan oleh pemerintah,” ujar dia miris.

Masih dengan isu yang sama, Fraksi Partai Golkar juga menyoroti penyediaaan sarana dan prasarana yang belum optimal sehingga mengganggu proses kegiatan belajar mengajar.

“Ruangan kelas mengalami kerusakan berat dan tidak tersedia kursi meja yang memadai, akibatnya proses KBM terganggu, apalagi di musim hujan,” ungkap Ketua Fraksi Partai Golkar Antonius Hendrikus Rebu.

Dia menyebut kondisi tersebut terjadi pada beberapa sekolah seperti SDI Welafole, SDI Lewolabo, SDI Mauloo, SDI Dike, dan SMP Satap Wara.*** (eny)

Berita Terkait

237 Penyintas Gempa di Gelora Samador da Cunha Maumere Pulang ke Rumah
Bupati Sikka Serius Pilkades Serentak Digelar Tahun Ini, Golkar dan Demokrat Tolak
Dugaan Korupsi Bencana di Sikka, Bantuan Seng untuk 5.000 Rumah Belum Teralisir
Cair! Rp 200 Miliar dari Presiden untuk Penanggulangan Bencana di NTT
BTT di Sikka Naik Seribu Persen Lebih, DPRD Ingatkan Potensi Pidana
Dua Korban Gempa Bumi di Palue Jalani Perawatan di Tenda Darurat RSUD TC Hillers Maumere
53.971 Unit Rumah di Flores Rusak Akibat Guncangan Gempa
Gelar Aksi Seribu Lilin dan Doa Bersama, OMK Paroki Wolofeo Galang Dana bagi Korban Gempa Bumi

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 12:26 WITA

237 Penyintas Gempa di Gelora Samador da Cunha Maumere Pulang ke Rumah

Selasa, 25 Agustus 2026 - 10:08 WITA

Bupati Sikka Serius Pilkades Serentak Digelar Tahun Ini, Golkar dan Demokrat Tolak

Selasa, 25 Agustus 2026 - 08:31 WITA

Dugaan Korupsi Bencana di Sikka, Bantuan Seng untuk 5.000 Rumah Belum Teralisir

Selasa, 25 Agustus 2026 - 07:01 WITA

Cair! Rp 200 Miliar dari Presiden untuk Penanggulangan Bencana di NTT

Senin, 24 Agustus 2026 - 21:35 WITA

BTT di Sikka Naik Seribu Persen Lebih, DPRD Ingatkan Potensi Pidana

Senin, 24 Agustus 2026 - 10:45 WITA

53.971 Unit Rumah di Flores Rusak Akibat Guncangan Gempa

Senin, 24 Agustus 2026 - 09:27 WITA

Gelar Aksi Seribu Lilin dan Doa Bersama, OMK Paroki Wolofeo Galang Dana bagi Korban Gempa Bumi

Senin, 24 Agustus 2026 - 08:32 WITA

Uskup Maumere Kunjungi 92 Pasien RSUD TC Hillers Maumere yang Dirawat di Tenda Darurat

Berita Terbaru

Petugas kesehatan dari TNI memeriksa kesehatan penyintas gempa bumi yang hendak pulang ke rumah, Senin (24/8)

Bencana Alam

237 Penyintas Gempa di Gelora Samador da Cunha Maumere Pulang ke Rumah

Selasa, 25 Agu 2026 - 12:26 WITA

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian sewaktu berkunjung ke Maumere, Rabu (19/8)

Bencana Alam

Cair! Rp 200 Miliar dari Presiden untuk Penanggulangan Bencana di NTT

Selasa, 25 Agu 2026 - 07:01 WITA

Suasana Rapat Paripurna DPRD Sikka, Senin (24/8)

Bencana Alam

BTT di Sikka Naik Seribu Persen Lebih, DPRD Ingatkan Potensi Pidana

Senin, 24 Agu 2026 - 21:35 WITA