Ruang Kelas SDI Wegok Seperti Kandang Babi, Bupati Sikka Tiada Henti Tebar Janji

Avatar photo

- Redaksi

Kamis, 23 Maret 2023 - 10:23 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 78 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekretaris Fraksi Partai Nasdem Yosef Nong Soni

Sekretaris Fraksi Partai Nasdem Yosef Nong Soni

Maumere-SuaraSikka.com: Fraksi Partai Nadem DPRD Sikka menyoroti fasilitas sarana prasarana pendidikan di Kabupaten Sikka.

Sekretaris Fraksi Partai Nasdem Yosef Nong Soni menyebut masih banyak sarana prasarana pendidikan yang menjadi kewenangan kabupaten yakni PAUD, TK, SD dan SMP khususnya sekolah-sekolah negeri, dalam kondisi rusak parah.

“Banyak murid saat ini masih bertahan belajar di ruangan, yang mana kendang babi kita di rumah masih jauh lebih baik. Pelajar duduk layaknya pengemis di jalan, karena tidak mempunyai kursi dan meja, misalnya SDI Wegok,” tukas Yosef Nong Soni melalui Pemandangan Umum atas LKPJ Akhir Tahun 2022, Selasa (21/3) malam.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dia mengatakan Bupati Sikka Fransiskus Roberto Diogo telah merespon keluhan atas fakta yang terjadi pada SDI Wegok. Bahkan orang nomor satu itu langsung meninjau sekolah yang terletak di Desa Kajowair Kecamatan Hewokloang tersebut.

Sebagaimana rekaman para guru dan murid di sekolah ini, kata Yosef Nong Soni, Bupati Sikka menjanjikan ruang belajar yang layak akan dibangun dua lantai pada tahun ini.

Baca Juga :  49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere

“Namanya juga janji, bisa iya, bisa juga tidak. Namun Fraksi Partai Nasdem berharap itu bukan hanya sekedar bonus janji di detik-detik akhir masa jabatan,” sindir Fraksi Partai Nasdem.

Yosef Nong Soni menyebut Paket Robi-Romanus (Roma) begitu senang dan bangga karena mampu melakukan hal yang sangat besar yang harusnya menjadi kewenangan  pemerintah pusat.

Untuk hal itu, Fraksi Partai Nasdem memberi apresiasi setinggi-tingginya kepada Roma, yang hingga di masa-masa transisi kepemimpinan, telah mengalokasikan banyak anggaran untuk beasiswa pendidikan  tinggi, bahkan menembus target  RPJMD.

Tapi kebanggaan tersebut justeru terbalik, karena Roma amnesia dengan kewenangan pokok mengurus PAUD, TK, SD dan SMP.

“Sayang dan sungguh sangat disayangkan, karena apa yang harusnya menjadi kewenangan malah diabaikan,” ujar miris Yosef Nong Soni.

SDI Welafole
Kondisi miris sarana prasarana pendidikan, juga menjadi sorotan Fraksi Partai Perindo.

Ketua Fraksi Partai Perindo Herlindis da Rato menyentil kualitas sarana prasarana di SDI Welafole di Desa Parabubu Kecamatan Mego yang hingga kini belum disentuh sama sekali oleh pemerintah.

Baca Juga :  Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere

“Sungguh memprihatinkan kondisi SDI Welafole saat ini,  tidak jauh beda dengan kandang babi. Tetapi pemerintah tidak bernurani untuk menanggapi permasalahan tersebut,” ungkap Herlindis da Rato.

Padahal, kata dia, Fraksi Partai Perindo sudah berkali-kali menyampaikan hal ini melalui rapat komisi. Hal yang sama disuarakan berulang kali melalui Pemandangan Umum Fraksi.

“Tetapi apalah daya sampai saat ini masih terabaikan oleh pemerintah,” ujar dia miris.

Masih dengan isu yang sama, Fraksi Partai Golkar juga menyoroti penyediaaan sarana dan prasarana yang belum optimal sehingga mengganggu proses kegiatan belajar mengajar.

“Ruangan kelas mengalami kerusakan berat dan tidak tersedia kursi meja yang memadai, akibatnya proses KBM terganggu, apalagi di musim hujan,” ungkap Ketua Fraksi Partai Golkar Antonius Hendrikus Rebu.

Dia menyebut kondisi tersebut terjadi pada beberapa sekolah seperti SDI Welafole, SDI Lewolabo, SDI Mauloo, SDI Dike, dan SMP Satap Wara.*** (eny)

Berita Terkait

SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan
Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius
Bukan Sekadar Belajar di Kelas, SMPK Yapenthom 2 Maumere Gandeng Frater Ledalero Ajak Siswa Kenali Diri dan Bertumbuh dalam Kasih
49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi
Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere
Bupati Sikka “Tampar” ASN: Jangan Lihat Pekerjaan Hanya sebagai Rutinitas Administrasi

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:32 WITA

BPJS Kesehatan Perluas Kerja Sama dengan Asuransi Kesehatan Tambahan

Jumat, 2 Oktober 2026 - 23:58 WITA

6 Janji Jenderal Suyudi Awali Langkah Jadi Kapolri

Kamis, 17 September 2026 - 22:07 WITA

BPJS Kesehatan Dorong Layanan Jantung Berbasis Outcome

Jumat, 11 September 2026 - 08:50 WITA

Ciri-ciri Pelaku Penembakan di Papua Sudah Diketahui, Polisi Sita Selongsong Peluru

Kamis, 10 September 2026 - 15:06 WITA

KKB Pimpinan Egianus  Kagoya Tembak Mati 3 WNI, 1 Korban Asal Sikka

Senin, 7 September 2026 - 19:54 WITA

BPJS Kesehatan Bangun Standar Customer Excellence melalui CX126

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:35 WITA

Melchias Mekeng Resmi Pimpin Komisi XII DPR RI

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 06:33 WITA

NADI JKN, Solusi Jaga Keaktifan Peserta JKN

Berita Terbaru