Soal Tunjangan Perumahan dan Transportasi, Robby Idong Pertaruhkan Jabatan Bupati Sikka

Avatar photo

- Redaksi

Minggu, 23 Desember 2018 - 22:58 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 37 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Sikka Fransiskus Roberto Diogo dalam satu kesempatan di paripurna DPRD Sikka

Bupati Sikka Fransiskus Roberto Diogo dalam satu kesempatan di paripurna DPRD Sikka

Maumere-SuaraSikka.com: Kisruh tunjangan perumahan dan transportasi bagi DPRD Sikka sepertinya akan semakin menajam. DPRD dan pemerintah setempat belum mendapat titik temu untuk mencairkan persoalan ini. Bupati Sikka Fransiskus Roberto Diogo atau Robby Idong bahkan akan mempertaruhkan jabatan yang baru disandangnya tiga bulan lalu, untuk melawan DPRD Sikka.
“Saya berhenti Bupati pun saya tidak takut, tapi kebenaran itu yang saya jalankan. Saya punya istri bilang lebih baik engkau berhenti, dari pada engkau kerja tidak betul. Yah, saya akan kerja lurus,” demikian Robby Idong kepada wartawan di Capa Resort, Kamis pekan lalu.
Mantan Camat Nele ini menyadari akan ada dinamika politik yang cukup kencang jika pemerintah tidak menyetujui usulan DPRD Sikka. Namun buat dia, apapun risikonya dia siap menghadapinya dengan konsekuensi-konsekuensi politik.
Dia mengatakan akan tetap bertahan dengan usulan yang sudah disampaikan pemerintah untuk mengalokasikan tunjangan perumahan Rp 6.250.000 perbulan peranggota dan tunjangan transportasi Rp 9 juta perbulan peranggota. Sikap ini akan dia pertahankan walaupun pada akhirnya DPRD Sikka tidak menyetujui APBD Sikka Tahun 2019.

Berita Terkait:

Baca Juga :  Sikka Darurat, Cairan Dialisa Habis, Pasien Cuci Darah Tidak Dilayani

“Walaupun APBD tidak disetujui, tidak apa-apa. Lebih baik kita menunggu 60 hari, dari pada masuk penjara,” terang dia.
Robby Idong menambahkan dia menghargai tuntutan DPRD Sikka agar mengalokasikan tunjangan perumahan Rp 10 juta perbulan peranggota dan tunjangan transportasi Rp 9 juta perbulan peranggota. Namun dia tidak berani melaksanakannya, karena harus mengikuti survei harga pasar yang dilakukan Bagian Ekonomi.
“Mau sama seperti tahun lalu, Rp 10 juta. Tetapi setelah saya periksa Perbup Bupati lama, itu kesalahan. Itu sudah ada indikasi mark-up, karena hasil survei tahun lalu pun itu Rp 6 juta, tapi mereka menetapkan Rp 10 juta, dengan dasarnya risalah DPRD. Jadi ini persekongkolan,” kata dia.
Lantaran perbedaan pendapat antara DPRD Sikka dan Bupati Sikka mengenai besarnya tunjangan perumahan dan transportasi, APBD Sikka 2019 pun belum bisa ditetapkan. Awalnya dijadwalkan penetapan APBD Sikka 2019 pada Rabu (19/12), namun kemudian ditunda sampai waktu yang belum ditentukan. Infornasi yang dihipun media ini, DPRD Sikka akan menjadwalkan penetapan APBD Sikka 2019 pada tanggal 31 Desember 2018 mendatang.*** (eny)

Berita Terkait

Bertahun-Tahun Kontrak Rumah di Maumere Demi Bisa Cuci Darah, Warga Flotim Minta Pemerintah Hadirkan Unit Hemodialisis di Larantuka
Paguyuban Sound System Maumere Sumbang Rp 25 Juta untuk Pembangunan Gereja Santo Gabriel Waioti
Partisipasi Rendah, Hanya 5 SMK di Sikka Ikut FLS3N dan O2SN
Cairan Dialisa Sudah Tersedia, Pasien Cuci Darah di Maumere Kembali Dilayani
Sikka Darurat, Cairan Dialisa Habis, Pasien Cuci Darah Tidak Dilayani
Bom Hantam Gereja Katolik di Papua Tengah, 5 Korban Dibawa Lari ke Rumah Sakit 
Fantastis! Closing Ceremony Festival Sepak Bola, 1500 Pelajar di Sikka Kreasi Tarian Kolosal
Jelang 2 Hari Launching, HM Infinity Sport & Cafe Bagi 100 Paket Sembako untuk Warga Kota Uneng

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 08:54 WITA

Bertahun-Tahun Kontrak Rumah di Maumere Demi Bisa Cuci Darah, Warga Flotim Minta Pemerintah Hadirkan Unit Hemodialisis di Larantuka

Kamis, 21 Mei 2026 - 12:56 WITA

Paguyuban Sound System Maumere Sumbang Rp 25 Juta untuk Pembangunan Gereja Santo Gabriel Waioti

Rabu, 20 Mei 2026 - 22:38 WITA

Partisipasi Rendah, Hanya 5 SMK di Sikka Ikut FLS3N dan O2SN

Selasa, 19 Mei 2026 - 13:22 WITA

Cairan Dialisa Sudah Tersedia, Pasien Cuci Darah di Maumere Kembali Dilayani

Senin, 18 Mei 2026 - 15:12 WITA

Sikka Darurat, Cairan Dialisa Habis, Pasien Cuci Darah Tidak Dilayani

Kamis, 14 Mei 2026 - 12:13 WITA

Fantastis! Closing Ceremony Festival Sepak Bola, 1500 Pelajar di Sikka Kreasi Tarian Kolosal

Kamis, 14 Mei 2026 - 08:37 WITA

Jelang 2 Hari Launching, HM Infinity Sport & Cafe Bagi 100 Paket Sembako untuk Warga Kota Uneng

Rabu, 13 Mei 2026 - 20:33 WITA

Festival Sepak Bola Pelajar Sukses Meniti Prestasi, Bupati Sikka Beri Apresiasi

Berita Terbaru