Lestarikan Warisan Budaya Leluhur, Dinas Pariwisata Sikka Gelar Pelatihan Tenun Ikat

Avatar photo

- Redaksi

Jumat, 8 Desember 2023 - 11:46 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Vicky da Gomez Editor : Redaktur Dibaca 845 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Para penenun tenunan ikat sedang mengikuti mekanisne pewarnaan dan pembuatan motif tenun ikat di Hotel Permata Sari Maumere, Rabu (6/12)

Para penenun tenunan ikat sedang mengikuti mekanisne pewarnaan dan pembuatan motif tenun ikat di Hotel Permata Sari Maumere, Rabu (6/12)

Maumere-SuaraSikka.com: Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Sikka menggelar pelatihan tenun ikat dan desain motif. Hal ini dilakukan untuk melestarikan warisan budaya leluhur yang diturunkan secara turun temurun.

Pelatihan berlangsung selama 6 hari, sejak Rabu (6/12) hingga Senin (11/12), dilaksanakan di Hotel Permata Sari Maumere.

Kegiatan ini diikuti 120 penenun yang merupakan utusan kelompok-kelompok tenun yang ada di Kabupaten Sikka. Kelompok tenun ikat yang terlibat merupakan kelompok binaan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Sikka.

Peserta Pelatihan Tenun Ikat dan Desain Motif gelombang pertama

Kepala Bidang Industri dan Ekonomi Kreatif Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Sikka Emma Irmina Puli menyebut kegiatan dibagi dalam 3 gelombang.

Baca Juga :  Idul Adha di Sikka, 214 Sapi dan 95 Kambing Jadi Kurban, Bisa Capai Rp 2 Miliar Lebih

“Setiap gelombang dikuti 40 orang, pelatihan selama 2 hari,” ujar dia di Hotel Permata Sari, Rabu (6/12).

Dia mengatakan pelatihan tenun ikat dan desain motif merupakan program dari pokok-pokok pikiran 15 anggota DPRD Sikka.

Berita Terkait

Maria Angela Yohanista Lulusan Terbaik SMPK Yapenthom 1 Maumere
Terima Amplop Kelulusan, Air Mata Bahagia Tumpah di SMPK Yapenthom 1 Maumere
Sekolah Jadi Tempat Ideal Implementasi Pancasila, Perlu Anggaran Lebih Banyak untuk Peningkatan Kualitas Pendidikan
Pesan Kepala BPIP: Jadikan Pancasila sebagai Idiologi Hidup
Mensos Gus Ipul Ajak Kepala Daerah Se-NTT Bangun Sekolah Rakyat
Idul Adha di Sikka, 214 Sapi dan 95 Kambing Jadi Kurban, Bisa Capai Rp 2 Miliar Lebih
8 Pelajar SMKS Yohanes XXIII Maumere Sabet 7 Piala FLS3N dan O2SN
Bertahun-Tahun Kontrak Rumah di Maumere Demi Bisa Cuci Darah, Warga Flotim Minta Pemerintah Hadirkan Unit Hemodialisis di Larantuka
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 08:35 WITA

Maria Angela Yohanista Lulusan Terbaik SMPK Yapenthom 1 Maumere

Rabu, 3 Juni 2026 - 07:54 WITA

Terima Amplop Kelulusan, Air Mata Bahagia Tumpah di SMPK Yapenthom 1 Maumere

Senin, 1 Juni 2026 - 12:05 WITA

Sekolah Jadi Tempat Ideal Implementasi Pancasila, Perlu Anggaran Lebih Banyak untuk Peningkatan Kualitas Pendidikan

Senin, 1 Juni 2026 - 10:32 WITA

Pesan Kepala BPIP: Jadikan Pancasila sebagai Idiologi Hidup

Rabu, 27 Mei 2026 - 20:32 WITA

Idul Adha di Sikka, 214 Sapi dan 95 Kambing Jadi Kurban, Bisa Capai Rp 2 Miliar Lebih

Senin, 25 Mei 2026 - 20:00 WITA

8 Pelajar SMKS Yohanes XXIII Maumere Sabet 7 Piala FLS3N dan O2SN

Jumat, 22 Mei 2026 - 08:54 WITA

Bertahun-Tahun Kontrak Rumah di Maumere Demi Bisa Cuci Darah, Warga Flotim Minta Pemerintah Hadirkan Unit Hemodialisis di Larantuka

Kamis, 21 Mei 2026 - 12:56 WITA

Paguyuban Sound System Maumere Sumbang Rp 25 Juta untuk Pembangunan Gereja Santo Gabriel Waioti

Berita Terbaru