Caleg dan KPPS di Sikka Baku Ribut Gara-Gara Pendaftaran Melewati Waktu

Avatar photo

- Redaksi

Rabu, 14 Februari 2024 - 16:20 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Vicky da Gomez Editor : Redaktur Dibaca 2,552 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caleg Partai Hanura terlibat adu mulut dengan Ketua KPPS TPS Kota Uneng 01, Rabu (14/2)

Caleg Partai Hanura terlibat adu mulut dengan Ketua KPPS TPS Kota Uneng 01, Rabu (14/2)

Maumere-SuaraSikka.com: Seorang calon legislatif Kabupaten Sikka dan Ketua KPPS sempat baku ribut pada saat pemungutan suara, Rabu (14/2). Persoalannya gara-gara pendaftaran melewati batas waktu.

Baku ribut itu terjadi antara calon legislatif Partai Hanura Antonius Reynold da Cunha dan Ketua KPPS Kota Uneng 001 Marcelinus Berang. Keduanya baku ribut di dalam lokasi TPS.

Awalnya Antonius Reynold mempersoalkan kinerja KPPS yang masih melanjutkan proses pemungutan suara, padahal waktu sudah menunjukkan pukul 13.00 Wita.

Marselinus Berang beralasan proses tetap dilanjutkan karena masih ada pemilih terdaftar yang sedang antri menunggu panggilan untuk melaksanakan pemungutan suara.

Caleg yang juga pensiunan pegawai negeri itu mengingatkan agar KPPS taat pada waktu, terutama tidak menerima pendaftaran setelah pukul 13.00 Wita. Marcelinus Berang memastikan hanya mengakomodir pendaftaran hingga pukul 13.00 Wita.

Baca Juga :  Bom Hantam Gereja Katolik di Papua Tengah, 5 Korban Dibawa Lari ke Rumah Sakit 

Rupanya kekuatiran Antonius Reynold da Cunha terbukti. Beberapa pemilih yang baru datang ke TPS Kota Uneng 01 pada pukul 13.35 Wita, justeru nama mereka didaftar. Fakta ini membuat Antonius Reynold da Cunha menjadi berang.

Berita Terkait

Bertahun-Tahun Kontrak Rumah di Maumere Demi Bisa Cuci Darah, Warga Flotim Minta Pemerintah Hadirkan Unit Hemodialisis di Larantuka
Paguyuban Sound System Maumere Sumbang Rp 25 Juta untuk Pembangunan Gereja Santo Gabriel Waioti
Partisipasi Rendah, Hanya 5 SMK di Sikka Ikut FLS3N dan O2SN
Cairan Dialisa Sudah Tersedia, Pasien Cuci Darah di Maumere Kembali Dilayani
Sikka Darurat, Cairan Dialisa Habis, Pasien Cuci Darah Tidak Dilayani
Bom Hantam Gereja Katolik di Papua Tengah, 5 Korban Dibawa Lari ke Rumah Sakit 
Fantastis! Closing Ceremony Festival Sepak Bola, 1500 Pelajar di Sikka Kreasi Tarian Kolosal
Jelang 2 Hari Launching, HM Infinity Sport & Cafe Bagi 100 Paket Sembako untuk Warga Kota Uneng
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 08:54 WITA

Bertahun-Tahun Kontrak Rumah di Maumere Demi Bisa Cuci Darah, Warga Flotim Minta Pemerintah Hadirkan Unit Hemodialisis di Larantuka

Kamis, 21 Mei 2026 - 12:56 WITA

Paguyuban Sound System Maumere Sumbang Rp 25 Juta untuk Pembangunan Gereja Santo Gabriel Waioti

Rabu, 20 Mei 2026 - 22:38 WITA

Partisipasi Rendah, Hanya 5 SMK di Sikka Ikut FLS3N dan O2SN

Selasa, 19 Mei 2026 - 13:22 WITA

Cairan Dialisa Sudah Tersedia, Pasien Cuci Darah di Maumere Kembali Dilayani

Senin, 18 Mei 2026 - 15:12 WITA

Sikka Darurat, Cairan Dialisa Habis, Pasien Cuci Darah Tidak Dilayani

Kamis, 14 Mei 2026 - 12:13 WITA

Fantastis! Closing Ceremony Festival Sepak Bola, 1500 Pelajar di Sikka Kreasi Tarian Kolosal

Kamis, 14 Mei 2026 - 08:37 WITA

Jelang 2 Hari Launching, HM Infinity Sport & Cafe Bagi 100 Paket Sembako untuk Warga Kota Uneng

Rabu, 13 Mei 2026 - 20:33 WITA

Festival Sepak Bola Pelajar Sukses Meniti Prestasi, Bupati Sikka Beri Apresiasi

Berita Terbaru