Pikiran, Air dan Cinta

Avatar photo

- Redaksi

Kamis, 21 Maret 2024 - 15:34 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 808 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Air tanah, membuat yang terlihat menjadi terlihat, momen penanaman pohon secara Simbolis oleh Penjabat Bupati Sikka di halaman Paroki Magepanda dalam rangka memperingati Hari Air Tahun 2024, Kamis (21/3)

Air tanah, membuat yang terlihat menjadi terlihat, momen penanaman pohon secara Simbolis oleh Penjabat Bupati Sikka di halaman Paroki Magepanda dalam rangka memperingati Hari Air Tahun 2024, Kamis (21/3)

KAPAL yang ditumpangi Sulaiman Bicing terguncang keras. Di penyeberangan Bali dan Lombok, laut menggelora hebat. Ia menyaksikan orang-orang yang seketika menjadi sangat religius.

Ada yang mendaraskan doa Bapak Kami, ada yang mengeluarkan Al-Quran dan ada yang berzikir. Yang lain menangkupkan tangan di dada, entah sedang berdoa dalam agama dan bahasa apa.

Tapi, orang Sumbawa itu yakin air takkan mencelakakan. Ia memunculkan niat, dan berkata, “Wahai air, selamatkan kami semua. Saya mau menikah di Jakarta“.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Nyata benar, laut berhenti bergejolak. Ia “dengar” air bicara, “Silakan elus saya“. Lalu, menuruti intuisinya, ia turun dari dek dan menyentuh air.

Pengalaman ini diceritakan Sulaiman dalam diskusi bertema “Rahasia Air untuk Kemanusiaan” di Aula As-Salam, padepokan One Earth One Sky One Humankind, 12 Maret 2005.

Diskusi yang menyelami The Hidden Messages in Water karya Dr. Masaru Emoto. Ini kelanjutan dari diskusi sebelumnya di tempat yang sama tanggal 12 Februari 2005, bertopik “Membaca Ayat-Ayat Allah dari Tragedi Tsunami” — pembicara antara lain ketua presidium MER-C dr. Sarbini Abdul Murad, dan Ulili Abshar-Abdalla.

Berita Terkait

Jangan Jadikan Nusa Tenggara Timur Seperti Irlandia: Sebuah Kajian Sosial-Budaya
Kapal Ratu Rosari: Legenda Laut Hubungkan Flores dengan Dunia
Tiba Masa Tiba Akal, Gempa Flores: Antara Tragedi Kemanusiaan dan Politik Pencitraan
Spanyol versus Argentina, Pertarungan Dua Filosofi Menuju Tahta Dunia
Kasus Febrie Adriansyah dan Bahaya Cara Berpikir Hitam Putih
Empat Negara di Tangga Juara
Sengketa Tanah Nangahale: Perjumpaan antara Jejak Kolonial dan Status Kepemilikan
Pembubaran Ibadah dan Kebebasan Beragama: Antara Perlindungan Konstitusi dan IMB
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:45 WITA

Bukan Sekadar Belajar di Kelas, SMPK Yapenthom 2 Maumere Gandeng Frater Ledalero Ajak Siswa Kenali Diri dan Bertumbuh dalam Kasih

Kamis, 15 Oktober 2026 - 14:26 WITA

49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:49 WITA

Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:27 WITA

Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere

Rabu, 7 Oktober 2026 - 21:00 WITA

Tanggapi Isu Daerah, Undana dan Pemkab Sikka Jajaki Kerja Sama Strategis Tahun 2027

Rabu, 7 Oktober 2026 - 20:04 WITA

Kabar Gembira! SMKS Yohanes XXIII Maumere Buka Jurusan Kecantikan dan SPA, Tenaga Didik Seorang Guru Muda Cantik

Rabu, 7 Oktober 2026 - 15:35 WITA

Femi Bapa Resmi Jadi Sekda Sikka

Senin, 5 Oktober 2026 - 13:38 WITA

3 WNA dan 1 WNI Terseret Arus di Perairan Pangabatang Maumere, Ditemukan Selamat

Berita Terbaru