Pernah Sebut Banyak Anggota DPRD Sikka 5D, Ternyata Siang Tadi Manto Eri Tidak Hadiri Paripurna

Avatar photo

- Redaksi

Selasa, 2 April 2024 - 20:09 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Vicky da Gomez Editor : Redaktur Dibaca 1,017 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Fraksi PAN Philipus Fransiskus

Ketua Fraksi PAN Philipus Fransiskus

Maumere-SuaraSikka.com: Pernyataan Wakil Ketua DPRD Sikka Yosep Karmianto Eri memuai blunder politik. Pernah menyebut banyak anggota DPRD Sikka bermental 5D atau datang, duduk, dengar, diam, dan duit, ternyata dia sendiri tidak hadir saat sidang paripurna, Selasa (2/4).

Yosep Karmianto Eri tidak terlihat pada barisan kursi Pimpinan DPRD Sikka. Hanya terlihat Ketua DPRD Sikka Donatus David dan Wakil Ketua DPRD Sikka Gorgonius Nago Bapa.

Sidang paripurna dengan agenda Pemandangan Umum Fraksi terhadap Pidato Pengantar Bupati Sikka tentang LKPJ Tahun 2023, dipimpin langsung Ketua DPRD Sikka Donatus David. Penjabat Bupati Sikka Adrianus Firminus Parera hadir pada kesempatan tersebut.

Ketidakhadiran Yosep Karmianto Eri menuai sindiran dari Ketua PAN Philipus Fransiskus, sesaat sebelum dia menyampaikan Pemandangan Umum Fraksi PAN. Philipus Fransiskus menyebut mental 5D yang diserukan Yosep Karmianto Eri ternyata tertuju kepada diri sendiri.

Baca Juga :  100 Rombel pada 22 Sekolah di Sikka Harus Belajar di Tenda Darurat, SMPN 1 Maumere Pindah ke SKB

Philipus Fransiskus juga mengkritisi kinerja kerja DPRD Sikka. Dia mempertentangkan antara kewajiban menghadiri sidang dan perjalanan luar daerah.

“DPRD secara lembaga harus instropeksi, jangan hadir lengkap saat perjalanan dinas, setengah jam sebelum pesawat landing sudah hadir,” ungkap dia.

Berita Terkait

Wali Kota Kupang Serahkan Bantuan Rp 200 Juta dan 500 Paket Sembako untuk Korban Gempa di Sikka
Dana Desa di Sikka Anjlok Setengah Bagian, Pelayanan Tidak Optimal
BNPB Komitmen Percepat Proses Rehab-Rekon Pascagempa Bumi Tektonik di Flores, Rumah Rusak Mencapai 77.912 Unit
Dentuman Keras, Dikira Gempa Susulan, Ternyata Gunung Lewotobi Erupsi Lagi
Belanja Modal Anjlok Rp 12 Miliar Lebih, Infrastruktur Jalan Bakal Jadi Korban
Seng Bantuan untuk Warga Terdampak Erupsi Gunung Lewotobi Ukuran Tipis, Tidak Layak Jadi Atap Rumah
100 Rombel pada 22 Sekolah di Sikka Harus Belajar di Tenda Darurat, SMPN 1 Maumere Pindah ke SKB
Pilkades Serentak Ditunda Tahun 2027, Sikap Bupati Sikka Plin-Plan
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 11:56 WITA

Wali Kota Kupang Serahkan Bantuan Rp 200 Juta dan 500 Paket Sembako untuk Korban Gempa di Sikka

Jumat, 28 Agustus 2026 - 10:37 WITA

Dana Desa di Sikka Anjlok Setengah Bagian, Pelayanan Tidak Optimal

Kamis, 27 Agustus 2026 - 16:01 WITA

BNPB Komitmen Percepat Proses Rehab-Rekon Pascagempa Bumi Tektonik di Flores, Rumah Rusak Mencapai 77.912 Unit

Kamis, 27 Agustus 2026 - 12:12 WITA

Dentuman Keras, Dikira Gempa Susulan, Ternyata Gunung Lewotobi Erupsi Lagi

Kamis, 27 Agustus 2026 - 11:15 WITA

Belanja Modal Anjlok Rp 12 Miliar Lebih, Infrastruktur Jalan Bakal Jadi Korban

Rabu, 26 Agustus 2026 - 21:20 WITA

100 Rombel pada 22 Sekolah di Sikka Harus Belajar di Tenda Darurat, SMPN 1 Maumere Pindah ke SKB

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:04 WITA

Pilkades Serentak Ditunda Tahun 2027, Sikap Bupati Sikka Plin-Plan

Rabu, 26 Agustus 2026 - 10:35 WITA

PMKRI Maumere, Timika, Mataram dan Solidaritas Pemuda-Pemudi NTB Salurkan Bantuan untuk Lansia Terdampak Gempa Flores

Berita Terbaru