Rabies di Sikka Kian Ganas, Penjabat Bupati Lamban

Avatar photo

- Redaksi

Jumat, 19 April 2024 - 10:12 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Vicky da Gomez Editor : Redaktur Dibaca 477 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penjabat Bupati Sikka Adrianus Firminus Parera

Penjabat Bupati Sikka Adrianus Firminus Parera

Maumere-SuaraSikka.com: Rabies di Kabupaten Sikka terus mengganas. Sudah 4 orang meninggal dunia pada tahun 2024 ini. Namun Penjabat Bupati Sikka Adrianus Firminus Parera terkesan lamban mengoordinir penanganan dan pencegahan.

Salah satu indikator lambannya penanganan rabies, terlihat dari Rapat Koordinasi Penanganan Rabies yang dilaksanakan pada Rabu (17/4) baru lalu. Rakor digelar persis setelah seorang warga Palue meninggal dunia akibat rabies pada pagi harinya. Terkesan Rakor dilaksanakan secara mendadak karena ada kasus kematian.

Rakor tersebut menghasilkan beberapa keputusan antara lain akan dibentuk Posko Penanganan Rabies. Padahal gagasan membentuk Posko Penanganan Rabies sudah disepakati pada Rapat Koordinasi Penanganan Rabies yang dilaksanakan pada 18 Maret 2024, sehari setelah rabies ditetapkan sebagai kejadian luar biasa (KLB).

Fakta ini menunjukkan bahwa kurang lebih 1 bulan ini, Penjabat Bupati Sikka tidak mampu melakukan koordinasi yang apik dan terukur dalam upaya penanganan dan pencegahan rabies.

Fakta lain lambannya koordinasi Penjabat Bupati Sikka menangani rabies yakni makin tingginya kasus gigitan anjing di Kabupaten Sikka. Saat penetapan KLB Rabies, terdapat 500 kasus gigitan. Namun satu bulan sesudahnya terjadi peningkatan drastis yakni 903 kasus gigitan.

Baca Juga :  Idul Adha di Sikka, 214 Sapi dan 95 Kambing Jadi Kurban, Bisa Capai Rp 2 Miliar Lebih

Menyusul penetapan KLB Rabies, Penjabat Bupati Sikka menerbitkan imbauan Pemberantasan Penyakit Rabies di Kabupaten Sikka. Namun imbauan yang berisi 6 poin, terkesan formalitas saja. Tidak ada tindakan responsif untuk meminimalisir perkembangan penyakit rabies yang lebih meluas dan berkesinambungan.

Berita Terkait

Terima Amplop Kelulusan, Air Mata Bahagia Tumpah di SMPK Yapenthom 1 Maumere
Sekolah Jadi Tempat Ideal Implementasi Pancasila, Perlu Anggaran Lebih Banyak untuk Peningkatan Kualitas Pendidikan
Pesan Kepala BPIP: Jadikan Pancasila sebagai Idiologi Hidup
Mensos Gus Ipul Ajak Kepala Daerah Se-NTT Bangun Sekolah Rakyat
Idul Adha di Sikka, 214 Sapi dan 95 Kambing Jadi Kurban, Bisa Capai Rp 2 Miliar Lebih
8 Pelajar SMKS Yohanes XXIII Maumere Sabet 7 Piala FLS3N dan O2SN
Bertahun-Tahun Kontrak Rumah di Maumere Demi Bisa Cuci Darah, Warga Flotim Minta Pemerintah Hadirkan Unit Hemodialisis di Larantuka
Paguyuban Sound System Maumere Sumbang Rp 25 Juta untuk Pembangunan Gereja Santo Gabriel Waioti
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Kamis, 28 Mei 2026 - 10:49 WITA

Bantuan Sapi Kurban Presiden dari APBN Tuai Kontroversi, Gerindra Sebut Sah dan Tidak Langgar Aturan

Rabu, 27 Mei 2026 - 23:04 WITA

Kemendikdasmen Umumkan Hasil TKA SD dan SMP 2026, Ini Hasilnya!

Selasa, 26 Mei 2026 - 17:53 WITA

Melchias Mekeng Kutuk Keras Pembubaran Ibadah di Bantul

Selasa, 26 Mei 2026 - 06:45 WITA

Dirut BPJS Kesehatan Dorong Generasi Muda Cegah DM dan Hipertensi melalui Fun Run 2026

Minggu, 17 Mei 2026 - 10:37 WITA

Final FA Cup, Semenyo Tabur Garam di Atas Luka The Blues

Sabtu, 16 Mei 2026 - 21:17 WITA

Prabowo Resmikan 1.061 Kopdes Merah Putih

Minggu, 26 April 2026 - 08:29 WITA

Agnes Aditya Rahajeng asal Banten Raih Puteri Indonesia 2026

Minggu, 12 April 2026 - 23:38 WITA

Puluhan Bupati Jadi Dalang Korupsi, Bukti Ketamakan Akut Pejabat

Berita Terbaru