Maumere-SuaraSikka.com: Keluarga Ricky Fibrianto Ratu Ga, korban penganiayaan, meminta polisi segera memeriksa guru brutal yang menjadi pelaku kasus ini.
Permintaan ini disampaikan Mama kandung korban saat mendampingi anaknya membuat laporan kepolisian sekaligus pemeriksaan di Reskrim Polres Sikka, Selasa (25/6).
Mama kandung korban beralasan pelaku yang 1,5 tahun terakhir ini mengontrak rumahnya di Gang 5 Brai Maumere di Kabupaten Sikka, sudah kabur meninggalkan kontrakan usai melakukan penganiayaan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Dia kabur, dan kami kuatir dia menghilang, bisa saja pulang ke kampung halaman di Manggarai sana. Jadi saran kami sebaiknya segera panggil dan periksa dia,” ungkap Mama kandung korban.
Pemeriksaan terhadap pelaku, ujar dia, sekaligus untuk mengetahui apa alasan pelaku melakukan penganiayaan terhadap anaknya. Pasalnya, kata dia, anaknya mengaku tidak punya persoalan dengan pelaku yang adalah guru pada salah satu sekolah menengah atas di Kota Maumere itu.
Pelaku kabur bersama istri dan 2 anaknya yang masih kecil sekitar pukul 04.00 Wita usai menganiaya Ricky Fibrianto Ratu Ga. Diduga kuat pelaku berlindung pada rumah seorang oknum aparat hukum di Nangahure.
Halaman : 1 2 Selanjutnya















