


Maumere-SuaraSikka.com: Satu minggu setelah pembersihan lokasi lahan HGU di Nangahale dan Patiahu di Kabupaten Sikka, Kepala Suku Soge Natarmage Ignasius Nasi angkat bicara.
Dalam sebuah konperensi pers yang difasilitasi AMAN Flores Bagian Timur di Pendopo Chandraditya, Kamis (30/1), Ignasius Nasi memastikan masyarakat adat Suku Soge Natarmage akan tetap bertahan di lokasi lahan HGU yang kini menjadi milik PT Krisrama.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kami sudah sepakat akan bertahan sampai mati,” tegas dia kepada sejumlah wartawan.
Ignasius Nasi beralasan lokasi yang kini dikuasai oleh PT Krisrama merupakan warisan tanah leluhur mereka. Dia mengklaim tanah leluhur Suku Soge Natargahar adalah dari Waikolong hingga Magelaja.
“Satu jengkal pun kami tidak akan mundur,” sambung dia.
Ignasius Nasi mengakui pihaknya tidak memiliki bukti dokumen terkait warisan tanah leluhur tersebut. Namun, kata dia, berdasarkan cerita turun temurun, dia meyakini sangat tanah tersebut adalah warisan leluhur. Apalagi di tempat itu, sudah ada unsur-unsur budaya dan adat istiadat berupa Nuba Nanga, Grand Mahe, dan Gareng Lameng.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya


Ikuti Kami
Subscribe












