Tekad yang sama disampaikan Anastasia Dua, seorang perempuan asal Nangahale Doi yang menikah dengan lelaki keturunan Suku Soge Natarmage. Perempuan yang juga Ketua KBG ini memastikan akan tetap bertahan pada tanah warisan leluhur yang kini diklaim sebagai milik PT Krisrama.
“Saya sudah 20 tahun tinggal di Utan Wair, dan kami harus ambil semua tanah leluhur dari pantai sampai gunung,” ujar dia.
Hal senada disampaikan pasangan suami istri
Yulens Gobang dan Yosefina Andia, serta Fidentia Fin. Mereka mengaku akan tetap berjuang mempertahankan tanah warisan leluhur. Yulens Gobang merupakan anak dari Muhammad Yusuf Lewor Gobang, seorang tokoh yang dulu terkenal gigih berjuang mendapatkan tanah warisan leluhur.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Sementara itu bagaimana sikap Kepala Suku Runut Gobang Leonardus Leo, hingga kini belum diketahui. Leonardus Leo tidak hadir pada saat konperensi pers karena sedang ada kegiatan lain.
Data yang dihimpun media ini, PT Krisrama berhasil merubuhkan 120 unit bangunan yang berada dalam 10 persil milik perusahaan tersebut. Bangunan yang dirubuhkan terdiri dari rumah permanen, pondok-pondo, kios, dan bengkel.
Adapun bangunan yang dirubuhkan yakno 113 unit di Pedan, 5 unit di Wairhek, dan 2 unit di Utan Wair. Meski demikian, menurut Ignasius Nasi masih terdapat ratusan bangunan berdiri tegak di Wairhek dan Utan Wair.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya


Ikuti Kami
Subscribe












