Masalah Tanah HGU di Sikka, Kepala Suku Soge: Kami Bertahan Sampai Mati!

Avatar photo

- Redaksi

Kamis, 30 Januari 2025 - 14:21 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Vicky da Gomez Editor : Redaktur Dibaca 5,676 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Suku Soge Natarmage Ignasius Nasi

Kepala Suku Soge Natarmage Ignasius Nasi

Maumere-SuaraSikka.com: Satu minggu setelah pembersihan lokasi lahan HGU di Nangahale dan Patiahu di Kabupaten Sikka, Kepala Suku Soge Natarmage Ignasius Nasi angkat bicara.

Dalam sebuah konperensi pers yang difasilitasi AMAN Flores Bagian Timur di Pendopo Chandraditya, Kamis (30/1), Ignasius Nasi memastikan masyarakat adat Suku Soge Natarmage akan tetap bertahan di lokasi lahan HGU yang kini menjadi milik PT Krisrama.

“Kami sudah sepakat akan bertahan sampai mati,” tegas dia kepada sejumlah wartawan.

Ignasius Nasi beralasan lokasi yang kini dikuasai oleh PT Krisrama merupakan warisan tanah leluhur mereka. Dia mengklaim tanah leluhur Suku Soge Natargahar adalah dari Waikolong hingga Magelaja.

“Satu jengkal pun kami tidak akan mundur,” sambung dia.

Baca Juga :  Bom Hantam Gereja Katolik di Papua Tengah, 5 Korban Dibawa Lari ke Rumah Sakit 

Ignasius Nasi mengakui pihaknya tidak memiliki bukti dokumen terkait warisan tanah leluhur tersebut. Namun, kata dia, berdasarkan cerita turun temurun, dia meyakini sangat tanah tersebut adalah warisan leluhur. Apalagi di tempat itu, sudah ada unsur-unsur budaya dan adat istiadat berupa Nuba Nanga, Grand Mahe, dan Gareng Lameng.

Berita Terkait

8 Pelajar SMKS Yohanes XXIII Maumere Sabet 7 Piala FLS3N dan O2SN
Bertahun-Tahun Kontrak Rumah di Maumere Demi Bisa Cuci Darah, Warga Flotim Minta Pemerintah Hadirkan Unit Hemodialisis di Larantuka
Paguyuban Sound System Maumere Sumbang Rp 25 Juta untuk Pembangunan Gereja Santo Gabriel Waioti
Partisipasi Rendah, Hanya 5 SMK di Sikka Ikut FLS3N dan O2SN
Cairan Dialisa Sudah Tersedia, Pasien Cuci Darah di Maumere Kembali Dilayani
Sikka Darurat, Cairan Dialisa Habis, Pasien Cuci Darah Tidak Dilayani
Bom Hantam Gereja Katolik di Papua Tengah, 5 Korban Dibawa Lari ke Rumah Sakit 
Fantastis! Closing Ceremony Festival Sepak Bola, 1500 Pelajar di Sikka Kreasi Tarian Kolosal
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 20:00 WITA

8 Pelajar SMKS Yohanes XXIII Maumere Sabet 7 Piala FLS3N dan O2SN

Jumat, 22 Mei 2026 - 08:54 WITA

Bertahun-Tahun Kontrak Rumah di Maumere Demi Bisa Cuci Darah, Warga Flotim Minta Pemerintah Hadirkan Unit Hemodialisis di Larantuka

Kamis, 21 Mei 2026 - 12:56 WITA

Paguyuban Sound System Maumere Sumbang Rp 25 Juta untuk Pembangunan Gereja Santo Gabriel Waioti

Rabu, 20 Mei 2026 - 22:38 WITA

Partisipasi Rendah, Hanya 5 SMK di Sikka Ikut FLS3N dan O2SN

Senin, 18 Mei 2026 - 15:12 WITA

Sikka Darurat, Cairan Dialisa Habis, Pasien Cuci Darah Tidak Dilayani

Minggu, 17 Mei 2026 - 23:57 WITA

Bom Hantam Gereja Katolik di Papua Tengah, 5 Korban Dibawa Lari ke Rumah Sakit 

Kamis, 14 Mei 2026 - 12:13 WITA

Fantastis! Closing Ceremony Festival Sepak Bola, 1500 Pelajar di Sikka Kreasi Tarian Kolosal

Kamis, 14 Mei 2026 - 08:37 WITA

Jelang 2 Hari Launching, HM Infinity Sport & Cafe Bagi 100 Paket Sembako untuk Warga Kota Uneng

Berita Terbaru