DPRD Sikka Minta Hentikan dan Kembalikan Pungutan Rp 5.000 kepada Peserta Karnaval

Avatar photo

- Redaksi

Sabtu, 16 Agustus 2025 - 13:02 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Vicky da Gomez Editor : Redaktur Dibaca 1,718 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPRD Sikka Stef Sumandi

Ketua DPRD Sikka Stef Sumandi

Maumere-SuaraSikka.com: Pungutan Rp 5.000 kepada peserta karnaval HUT ke-80 RI di Kabupaten Sikka terus menjadi polemik. DPRD Sikka merekomendasikan pungutan dihentikan, dan yang sudah dipungut dikembalikan.

Ketua DPRD Sikka Stef Sumandi mengatakan lembaga legislatif di Kabupaten Sikka mengikuti dinamika soal pungutan tersebut. Saat Rapat Badan Musyawarah (Banmus), Jumat (15/8), masalah ini sempat menjadi perbincangan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Segera dihentikan dan dikembalikan pungutan itu,” demikian penegasan Ketua DPRD Sikka kepada media ini, Sabtu (16/8).

Baca Juga :  Belanja Modal Anjlok Rp 12 Miliar Lebih, Infrastruktur Jalan Bakal Jadi Korban

Menurut Ketua DPRD Sikka, mestinya ada pendasaran yang jelas sehingga pungutan tersebut tidak melahirkan persoalan. Dia mengatakan paling tidak harus ada kesepakatan antara peserta dan panitia, dan tertuang dalam dokumen resmi yang ditandatangani oleh para pihak.

“Kalau misalnya per kepala Rp 5.000, paling kurang harus ada kesepakatan para pihak, antara penyumbang dengan penerima, dokumen kesepakatn itu harus disediakan, bahwa yang bersangkutan benar menyumbang kepada panitia, dan itu dibuktikan dengan tanda tangan, kalau tidak ada itu semua, pemerintah perlu sampaikan kepada publik, dasar hukum apa sehingga peserta membayar, kalau itu tidak bisa dijelaskan kepada publik maka sebaiknya dihentikan,” terang Stef Sumandi.

Baca Juga :  Cair! Rp 200 Miliar dari Presiden untuk Penanggulangan Bencana di NTT

Sekda Sikka Adrianus Firninus Parera yang dihubungi melalui saluran telepon, Sabtu (16/8), mengakui DPRD Sikka telah menyampaikan rekomendasi secara lisan saat rapat Banmus. Dia sangat menghormati rekomendasi yang disampaikan DPRD Sikka.

Berita Terkait

Wali Kota Kupang Serahkan Bantuan Rp 200 Juta dan 500 Paket Sembako untuk Korban Gempa di Sikka
Dana Desa di Sikka Anjlok Setengah Bagian, Pelayanan Tidak Optimal
BNPB Komitmen Percepat Proses Rehab-Rekon Pascagempa Bumi Tektonik di Flores, Rumah Rusak Mencapai 77.912 Unit
Dentuman Keras, Dikira Gempa Susulan, Ternyata Gunung Lewotobi Erupsi Lagi
Belanja Modal Anjlok Rp 12 Miliar Lebih, Infrastruktur Jalan Bakal Jadi Korban
Seng Bantuan untuk Warga Terdampak Erupsi Gunung Lewotobi Ukuran Tipis, Tidak Layak Jadi Atap Rumah
100 Rombel pada 22 Sekolah di Sikka Harus Belajar di Tenda Darurat, SMPN 1 Maumere Pindah ke SKB
Pilkades Serentak Ditunda Tahun 2027, Sikap Bupati Sikka Plin-Plan

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 11:56 WITA

Wali Kota Kupang Serahkan Bantuan Rp 200 Juta dan 500 Paket Sembako untuk Korban Gempa di Sikka

Jumat, 28 Agustus 2026 - 10:37 WITA

Dana Desa di Sikka Anjlok Setengah Bagian, Pelayanan Tidak Optimal

Kamis, 27 Agustus 2026 - 16:01 WITA

BNPB Komitmen Percepat Proses Rehab-Rekon Pascagempa Bumi Tektonik di Flores, Rumah Rusak Mencapai 77.912 Unit

Kamis, 27 Agustus 2026 - 12:12 WITA

Dentuman Keras, Dikira Gempa Susulan, Ternyata Gunung Lewotobi Erupsi Lagi

Kamis, 27 Agustus 2026 - 11:15 WITA

Belanja Modal Anjlok Rp 12 Miliar Lebih, Infrastruktur Jalan Bakal Jadi Korban

Rabu, 26 Agustus 2026 - 21:20 WITA

100 Rombel pada 22 Sekolah di Sikka Harus Belajar di Tenda Darurat, SMPN 1 Maumere Pindah ke SKB

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:04 WITA

Pilkades Serentak Ditunda Tahun 2027, Sikap Bupati Sikka Plin-Plan

Rabu, 26 Agustus 2026 - 10:35 WITA

PMKRI Maumere, Timika, Mataram dan Solidaritas Pemuda-Pemudi NTB Salurkan Bantuan untuk Lansia Terdampak Gempa Flores

Berita Terbaru