

Maumere-SuaraSikka.com: Kabupaten Sikka tahun ini sedang sekarat finansial. Untuk mengatasi hal ini, Bupati Sikka Juventus Prima Yoris Kago yang familiar dengan tagline Jaringan Oke terpaksa mengurangi belanja daerah senilai Rp 90.275.829.018,34.
Dalam Pidato Pengantar Rancangan Perubahan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (KUAPPAS) Tahun 2025, Selasa (26/8), Bupati Sikka mengatakan belanja daerah dianggarkan Rp 1.345.224.170.981,66, berkurang Rp 90.275.829.018,34 atau turun 6,29 persen dari target semula sebesar Rp 1.435.500.000.000.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Turunnya anggaran belanja daerah, kata dia, untuk menyesuaikan SILPA Anggaran Tahun 2024 sesuai hasil audit BPK RI Perwakilan Propinsi NTT, dan menyesuaikan alokasi belanja sesuai Keputusan Menteri Keuangan Nomor 29 Tahun 2025 tentang Efisiensi Belanja dalam Pelaksanaan APBD.
“Saat kini realisasi belanja daerah per tanggal 22 Agustus 2025 sebesar Rp 625.416.111.019,19, atau 47,39 persen,” ungkap Bupati Sikka.
Data yang dihimpun media ini, Bupati Sikka mengurangi sejumlah komponen belanja daerah. Belanja Operasi berkurang Rp 67.222.910.798,50 atau turun 6,10 persen dari target semula sebesar Rp 1.102.613.448.713,33.
Lalu, Belanja Modal berkurang Rp 18.127.727.809,06 atau turun 18,49 persen dari target semula sebesar Rp 98.047.981.675,67. Kemudian Belanja Tidak Terduga berkurang Rp 2.355.350.620,78 atau turun 52,73 persen dari target semula sebesar Rp 4.467.189.091.
Halaman : 1 2 3 4 5 Selanjutnya


Ikuti Kami
Subscribe












