

Maumere-SuaraSikka.com: Pemkab Sikka menurunkan anggaran Belanja Daerah TA 2025 sebesar Rp 90.275.829.018,34. Salah satu komponen yang terdampak kebijakan ini adalah Belanja Modal. Kebijakan ini diperkirakan bakal menghambat pembangunan di daerah itu.
Pada KUAPPAS Tahun 2025, Pemkab Sikka menganggarkan Belanja Modal sebesar Rp 98.047.981.675,67. Namun pada Perubahan KUAPPAS Tahun 2025, Bupati Sikka Juventus Prima Yoris Kago justeru mengusulkan pengurangan Rp 18.127.727.809,06 atau turun 18,49 persen, sehingga hanya tersisa Rp 79.920.253.866,61.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Pengurangan Belanja Modal telah diusulkan ke DPRD Sikka saat Bupati Sikka menyampaikan Pidato Pengantar Perubahan KUAPPAS Tahun 2025, Selasa (26/8). Nantinya Badan Anggaran DPRD Sikka bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah membahas dokumen Perubahan KUAPPAS Tahun 2025.
Kebijakan pemangkasan Belanja Modal mendapat tanggapan beragam dari Fraksi-Fraksi di DPRD Sikka. Beberapa fraksi mempertanyakan kebijakan tersebut karena dipandang kontroversial. Malah ada fraksi yang membandingkan dengan pengurangan pada belanja lainnya.
Alfonsus Ambrosius dari Fraksi PDI Perjuangan mempertanyakan kepada Bupati Sikka alasan belanja modal mengalami pemangkasan yang signifikan. Padahal, hemat Fraksi PDI Perjuangan, belanja modal sangat penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi.
Begitu juga Piet Christian da Cunha dari Fraksi Partai Demokrat menilai pengurangan belanja modal berpotemsi berdampak pada terhambatnya pembangunan infrastruktur strategis yang sangat dbutuhkan masyarakat.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya


Ikuti Kami
Subscribe












