

Maumere-SuaraSikka.com: Tindakan kekerasan dan penganiayaan di Kabupaten Sikka belakangan ini meningkat. Sialnya, dalam beberapa kasus terakhir, pelakunya adalah anak-anak yang usianya masih muda sekali.
Fraksi Partai Golkar DPRD Sikka meminta aparat kepolisian di daerah itu, baik Polres maupun Polsek untuk melakukan patroli rutin guna mengeliminir tindakan kekerasan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Fraksi meminta agar pihak berwajib dalam hal ini kepolisian melakukan patroli keliling untuk meminimalisir kejadian tindakan kekerasan,” pinta Maria Angelorum Mayestatis, anggota Fraksi Partai Golkar, Rabu (27/8).
Dia juga meminta SatPol PP Kabupaten Sikka sebagai institusi teknis pemerintah agar berperan serius menegakkan Perda Nomor 1 Tahun 2018 tentang Ketenteraman dan Ketertiban Umum yang telah diubah dengan Perda Nomor 8 Tahun 2018 tentang Ketenteraman dan Ketertiban Umum.
Terkait tindakan penganiayaan yang menyabebkan kematian orang lain yang terjadi belakangan ini, juga mendapat perhatian dari sejumlah fraksi.
Senada dengan Fraksi Partai Golkar, Agustinus Feliksius Segon dari Fraksi Garda Solidaritas juga mengingatkan pemerintah agar mengambil langkah tegas dan strategis termasuk menegakkan Perda Ketenteraman dan Ketertiban Umum.
Halaman : 1 2 Selanjutnya


Ikuti Kami
Subscribe












