Prabowo Ungkit Kelompok Tidak Mau Diajak Kerja Sama, PDIP Buka Suara

Avatar photo

- Redaksi

Jumat, 10 April 2026 - 18:43 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Vicky da Gomez Editor : Redaktur Dibaca 240 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPP PDI Perjuangan Andreas Hugo Pareira

Ketua DPP PDI Perjuangan Andreas Hugo Pareira

Maumere-SuaraSikka.com: Presiden Prabowo Subianto menyinggung kelompok yang tidak mau bekerja sama. Ketua DPP PDI Perjuangan Andreas Hugo Pareira bingung Prabowo masih merasa kekurangan pihak yang mau diajak bekerja sama.

“Selama ini Pak Prabowo bangga terpilih dengan lebih dari 50 persen suara dukungan, didukung oleh hampir semua parpol di kabinet, di jajaran Eselon 1 birokrasi terkonsolidasi bahkan sampai komisaris di berbagai BUMN adalah para pendukung Pa Prabowo. Artinya, banyak orang yang mau bekerja sama, lantas apa kurangnya?” tanya Andreas sebagaimana dikutip dari detiknews, Kamis (9/4).

Andreas Hugo Pareira lalu menyinggung pihak yang kerap mengkritik pemerintah. Menurutnya, kritik adalah hal yang lumrah disampaikan.

“Kalau ada yang mengkritik tentu hal yang sangat lumrah di negara demokrasi. Mengapa Pa Prabowo kuatir kalau ada yang mengkritik? Saya kira hal yang sangat wajar dalam dinamika hidup bernegara,” ujar politisi asal Kabupaten Sikka Propinsi NTT itu.

Politisi yang familiar dengan panggilan AHP itu pun berharap Presiden Prabowo memandang kritik sebagai pemacu dalam melakukan pembangunan. Dia menilai Presiden Prabowo seharusnya kuatir dengan pihak yang suka memuji dan menyampaikan hal positif yang tidak sesuai realitas.

Baca Juga :  Bantuan Sapi Kurban Presiden dari APBN Tuai Kontroversi, Gerindra Sebut Sah dan Tidak Langgar Aturan

“Sebaiknya jadikanlah kritik-kritik sebagai pemicu dan akselerasi pembangunan. Sebagai orang yang berkuasa, menurut saya, Pa Prabowo seharusnya lebih kuatir terhadap orang-orang yang hanya memuji dan menyampaikan informasi yang baik-baik saja, yang tidak sesuai situasi riil di lapangan,” ujar Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI itu.

Berita Terkait

Bantuan Sapi Kurban Presiden dari APBN Tuai Kontroversi, Gerindra Sebut Sah dan Tidak Langgar Aturan
Kemendikdasmen Umumkan Hasil TKA SD dan SMP 2026, Ini Hasilnya!
Melchias Mekeng Kutuk Keras Pembubaran Ibadah di Bantul
Dirut BPJS Kesehatan Dorong Generasi Muda Cegah DM dan Hipertensi melalui Fun Run 2026
Final FA Cup, Semenyo Tabur Garam di Atas Luka The Blues
Prabowo Resmikan 1.061 Kopdes Merah Putih
Agnes Aditya Rahajeng asal Banten Raih Puteri Indonesia 2026
Puluhan Bupati Jadi Dalang Korupsi, Bukti Ketamakan Akut Pejabat
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Kamis, 28 Mei 2026 - 10:49 WITA

Bantuan Sapi Kurban Presiden dari APBN Tuai Kontroversi, Gerindra Sebut Sah dan Tidak Langgar Aturan

Rabu, 27 Mei 2026 - 23:04 WITA

Kemendikdasmen Umumkan Hasil TKA SD dan SMP 2026, Ini Hasilnya!

Selasa, 26 Mei 2026 - 17:53 WITA

Melchias Mekeng Kutuk Keras Pembubaran Ibadah di Bantul

Minggu, 17 Mei 2026 - 10:37 WITA

Final FA Cup, Semenyo Tabur Garam di Atas Luka The Blues

Sabtu, 16 Mei 2026 - 21:17 WITA

Prabowo Resmikan 1.061 Kopdes Merah Putih

Minggu, 26 April 2026 - 08:29 WITA

Agnes Aditya Rahajeng asal Banten Raih Puteri Indonesia 2026

Minggu, 12 April 2026 - 23:38 WITA

Puluhan Bupati Jadi Dalang Korupsi, Bukti Ketamakan Akut Pejabat

Jumat, 10 April 2026 - 19:47 WITA

Mahfud MD Nilai Pernyataan Saiful Mujani Jatuhkan Prabowo Bukan Makar

Berita Terbaru

Ketua Fraksi Partai Golkar MPR RI Melchias Markus Mekeng

Nasional

Melchias Mekeng Kutuk Keras Pembubaran Ibadah di Bantul

Selasa, 26 Mei 2026 - 17:53 WITA