




Maumere-SuaraSikka.com: Rekayasa Perangkat Lunak (Software Engineering), biasa disingkat dengan RPL, merupakan salah satu disiplin ilmu yang kini diminati banyak pelajar. Salah satu sekolah yang mengembangkan disiplin ilmu ini adalah SMKS Yohanes XXIII Maumere di Kabupaten Sikka Propinsi NTT.
Disiplin ilmu RPL itu lazimnya belajar dan mempelajari aktivitas perangkat lunak yang ada di dalam komputer. Sehingga RPL sangat erat hubungannya dengan komputer. Meski demikian, hingga saat ini banyak calon peserta didik yang masih bingung karena RPL tidak menggunakan kata komputer. Padahal fokusnya belajar perangkat lunak yg ada di dalam komputer.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Sekretaris Jurusan RPL SMKS Yohanes XXIII Maumere Herlina Blegur Leki menyebut pembelajaran disiplin ilmu ini dalam 2 model yakni intrakulikuler dan ekstrakurikuler. Khusus kegiatan intrakulikuler, kata dia, para pelajar mendapat materi sesuai kurikulum yang digunakam sekolah yaitu Kurikulum Merdeka.

Dalam konteks ini, jelas dia, Kelas X belajar dasar program dan design antarmuka aplikasi dan sistem, lalu Kelas XI belajar website dan aplikasi bergerak (dekstop dan mobile), dan Kelas XII belajar website lanjutan dan aplikasi bergerak lanjutan.
Sedangkan kegiatan ekstrakurikuler dilakukan di sore hari dalam seminggu sekali dengan nama Ekstra Coding. Aktivitas peserta didik yakni belajar materi di luar kurikulum yang linear dengan industri dan sekaligus persiapan Lomba Kompetensi Siswa (LKS). LKS itu sendiri diselenggarakan oleh Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) dan diikuti oleh SMK di seluruh Indonesia.
“Untuk Tahun 2026 ini Jurusan RPL SMKS Yohanes XXIII menjuarai LKS Tingkat Kabupaten Sikka dalam perlombaan membuat website infografis,” ujar dia bangga.
Halaman : 1 2 Selanjutnya


Ikuti Kami
Subscribe












