Keputusan RPL SMKS Yohanes XXIII menjuarai LKS Tahun 2026, karena sekolah ini satu-satunya yang mendaftar sebagai peserta lomba di Kabupaten Sikka. Forum Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) kemudian menunjuk RPL SMKS Yohanes XXIII Maumere mewakili Kabupaten Sikka untuk mengikuti kompetisi tingkat Propinsi NTT.
“Saat ini kami masih menunggu info lanjut dari Propinsi. Sambil menunggu, kami intens mempersiapkan anak-anak agar bisa berprestasi di tingkat propinsi,” terang dia.
Menurut Herlina Blegur Leki, kompetensi yang dipelajari pada Jurusan RPL seperti Pembuatan Website, Aplikasi Mobile, Produk IoT, serta Database dan Programming. Dari hasil pembelajaran ini, lulusan Jurusan RPL berpeluang pada sejumlah karir seperti Web Developer, Mobile Developer, IoT Engineer, IT Support & Administrator, Software Tester, Freelancer atau Entrepreneur.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT

RPL SMKS Yohanes XXIII Maumere, kata dia, didukung dengan fasilitas yang lengkap, tenaga didik yang kompeten, praktik industri, serta budaya kerja yang berkarakter.
“Nah Adik-Adik yang baru saja tamat SMP, saya sarankan lanjutkan studi RPL di SMKS Yohanes XXIII, sambil belajar, berkarya, dan berinovasi. RPL siap menjadikan generasi digital,” ajak dia.
Selain RPL, di SMKS Yohanes XXIII tersedia 4 jurusan lain yaitu Teknik Komputer Jaringan dan Telekomunikasi (TKJT), Akuntansi dan Keuangan Lembaga (AKL), Managemen Perkantoran (MP), dan Desain Komunikasi Visual (DKV). Lima jurusan ini telah berkontribusi penting menjadikan SMKS Yohanes XXIII masuk dalam barisan 100 SMK terbaik di Indonesia pada TA 2025/2026 berdasarkan penilaian Puspresnas.*** (eny)
Halaman : 1 2


Ikuti Kami
Subscribe












