Jurusan Rekayasa Perangkat Lunak di SMKS Yohanes XXIII Maumere, Juara LKS Tingkat Kabupaten Sikka

Avatar photo

- Redaksi

Rabu, 10 Juni 2026 - 21:30 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Vicky da Gomez Editor : Redaktur Dibaca 75 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keputusan RPL SMKS Yohanes XXIII menjuarai LKS Tahun 2026, karena sekolah ini satu-satunya yang mendaftar sebagai peserta lomba di Kabupaten Sikka. Forum Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) kemudian menunjuk RPL SMKS Yohanes XXIII Maumere mewakili Kabupaten Sikka untuk mengikuti kompetisi tingkat Propinsi NTT.

“Saat ini kami masih menunggu info lanjut dari Propinsi. Sambil menunggu, kami intens mempersiapkan anak-anak agar bisa berprestasi di tingkat propinsi,” terang dia.

Menurut Herlina Blegur Leki, kompetensi yang dipelajari pada Jurusan RPL seperti Pembuatan Website, Aplikasi Mobile, Produk IoT, serta Database dan Programming. Dari hasil pembelajaran ini, lulusan Jurusan RPL berpeluang pada sejumlah karir seperti Web Developer, Mobile Developer, IoT Engineer, IT Support & Administrator, Software Tester, Freelancer atau Entrepreneur.

Generasi digital lahir fari disiplin ilmu Rekayasa Perangkat Lunak

RPL SMKS Yohanes XXIII Maumere, kata dia, didukung dengan fasilitas yang lengkap, tenaga didik yang kompeten, praktik industri, serta budaya kerja yang berkarakter.

“Nah Adik-Adik yang baru saja tamat SMP, saya sarankan lanjutkan studi RPL di SMKS Yohanes XXIII, sambil belajar, berkarya, dan berinovasi. RPL siap menjadikan generasi digital,” ajak dia.

Baca Juga :  Pesan Kepala BPIP: Jadikan Pancasila sebagai Idiologi Hidup

Selain RPL, di SMKS Yohanes XXIII tersedia 4 jurusan lain yaitu Teknik Komputer Jaringan dan Telekomunikasi (TKJT), Akuntansi dan Keuangan Lembaga (AKL), Managemen Perkantoran (MP), dan Desain Komunikasi Visual (DKV). Lima jurusan ini telah berkontribusi penting menjadikan SMKS Yohanes XXIII masuk dalam barisan 100 SMK terbaik di Indonesia pada TA 2025/2026 berdasarkan penilaian Puspresnas.*** (eny)

Berita Terkait

Polemik Dapur SPPG 3T di Sikka Seret AWK, Investor Sebut Belum Ada Pencairan BGN dan Bereskan Utang Rekanan di Lapangan
Rekanan Mengeluh, AWK Belum Bayar Pekerjaan 4 Titik Dapur SPPG di Sikka, Nilainya Mencapai Rp 754 Juta
Sekolah Dihancurkan demi Koperasi Desa Merah Putih, AHP: Sangat Keterlaluan
10 Kali Dapat Opini WTP, Bupati Sikka: Berkat Komitmen Eksekutif dan Legislatif
SMPK Yapenthom 2 Maumere Raih Prestasi Gemilang pada FLS3N 2026 di Sikka
Bangunan SDN Wolomoni di Niawula Ende Digusur Paksa, Jadikan Koperasi Desa Merah Putih, Satgas FP NTT Nasional Kecam Keras!
Satu Keluarga di Pemana Dikeroyok 30 Orang, Rumah Korban Dibongkar dan Dibakar
Hitung-Hitungan Sambut Baru: Sebuah Kesadaran yang Terlambat
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 21:30 WITA

Jurusan Rekayasa Perangkat Lunak di SMKS Yohanes XXIII Maumere, Juara LKS Tingkat Kabupaten Sikka

Rabu, 10 Juni 2026 - 18:31 WITA

Polemik Dapur SPPG 3T di Sikka Seret AWK, Investor Sebut Belum Ada Pencairan BGN dan Bereskan Utang Rekanan di Lapangan

Rabu, 10 Juni 2026 - 13:45 WITA

Rekanan Mengeluh, AWK Belum Bayar Pekerjaan 4 Titik Dapur SPPG di Sikka, Nilainya Mencapai Rp 754 Juta

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:27 WITA

Sekolah Dihancurkan demi Koperasi Desa Merah Putih, AHP: Sangat Keterlaluan

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:51 WITA

10 Kali Dapat Opini WTP, Bupati Sikka: Berkat Komitmen Eksekutif dan Legislatif

Senin, 8 Juni 2026 - 19:59 WITA

Bangunan SDN Wolomoni di Niawula Ende Digusur Paksa, Jadikan Koperasi Desa Merah Putih, Satgas FP NTT Nasional Kecam Keras!

Senin, 8 Juni 2026 - 15:26 WITA

Satu Keluarga di Pemana Dikeroyok 30 Orang, Rumah Korban Dibongkar dan Dibakar

Minggu, 7 Juni 2026 - 13:28 WITA

Hitung-Hitungan Sambut Baru: Sebuah Kesadaran yang Terlambat

Berita Terbaru