Empat Fraksi di DPRD Sikka Jegal Hibah Rp 5 Miliar untuk Perguruan Tinggi

Avatar photo

- Redaksi

Selasa, 26 November 2019 - 09:10 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 9 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Fraksi PAN Phillips Fransiskus

Ketua Fraksi PAN Phillips Fransiskus

Maumere-SuaraSikka.com: Bupati Sikka Fransiskus Roberto Diogo mengalokasikan belanja hibah sebesar Rp 5 Miliar untuk perguruan tinggi. Empat fraksi di DPRD Sikka pun bereaksi dengan menjegal kebijakan yang dianggap tidak tepat sasaran itu.
Ketua Fraksi PAN Phillips Fransiskus dengan tegas menyatakan menolak alokasi belanja hibah pads RAPBD 2020. Sikap Fraksi PAN itu demi oatuh dan taat azas sesuai amanat Permendagri Nomor 33 Tahun 2019 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah.
Phillips Fransiskus menegaskan kepada segenap masyarakat Kabupaten Sikka bahwa sikap Fraksi PAN semata-mata didasarkan pada pertimbangan utama bahwa fraksi ingin mendorong pemerintah agar taat azas sesuai regulasi yang ada.
“Kami sungguh memahami niat baik pemerintah untuk membantu dan menyelamatkan pendidikan tinggi sebagian warga Kabupaten Sikka yang mengalami kendala finansial. Kami sungguh mendukung niat ini.Tapi kami ingin menegaskan bahwa di republik ini yang menjadi panglimanya adalah hukum. Karenanya niat baik harus pula didukung dengan proses dan mekanisme yang benar sesuai regulasi. Sehingga semua niat baik ini tidak bermasalah di kemudian hari,” ujar Phillips Fransiskus, Senin (25/11) di sidang paripurna DPRD Sikka.
Phillips Fransiskus menegaskan jika pemerintah memaksakan dana hibah masuk dalam APBD 2020, patut diduga ada niat jahat di balik hibak tersebut, atau ada unsur kepentingan pribadi, golongan dan politik, dengan menggunakan APBD. Atau dalam bahasa lain, dia menyebutnya ada akrobatik politik dalam alokasi anggaran dana hibah.
“Kami dengan tegas menyatakan bahwa sikap fraksi ini mahal harga politiknya, karena di berbagai daerah di republik ini, alokasi anggaran hibah adalah kebijakan pro rakyat yang sangat menguntungkan penguasa atau kepala daerah yang sementara menjabat,” sindir dia.
Kalau saja, Fraksi PAN ingin popular dan terkesan pro rakyat, kata dia, sederhana dan murah caranya yaitu menyetujui saja dana hibah berapa pun besar anggarannya tanpa mempedulikan proses dan tahapannya secara regulasi. Meski demikian, akunya, Fraksi PAN lebih mengambil sikap untuk tidak popular secara politik demi menegakkan aturan.
Sekretaris Fraksi Partai Golkar Antonius Hendrikus Rebu mengingatkan pemerintah bahwa belanja hibah diberikan setelah pemerintah memrioritaskan pemenuhan belanja urusan pemerintahan wajib dan urusan pemerintahan pilihan. Fraksi Partak Golkar mendorong pemerintah untuk lebih fokus kepada urusan wajib kabupaten, khusus untuk pendidikan mulai dari TK/PAUD, sekolah dasar, dan sekolah menengah pertama.
Secara diplomatis teknis, Sekretaris Fraksi Partai Nasdem Petrus da Silva mengharapkan pemerintah tetap mengacu kepada Permendagri Nkmlr 123 Tahun 2018 tentang Perubahan Keempat atas Permendagri Momor 32 Tahun 2011 tentang Pedoman Pemberian Hibah dan Bantuan Sosial yang bersumber dari anggaran pendapatam dan belanja daerah.
Fraksi Partai Gerindra pun menukik tajam atas belanja hibah pergiruan tinggi. Sekretaris Fraksi Partai Gerindra menegaskan sebaiknya pemerintah jangan dulu berpikir tentang hibah pada level pendidikan tinggi. Tetapi sebaliknya harus lebih konsisten menghasilkan anak-anak SD dan SMP yang berkualitas dan siap melanjutkan pendidikan ke tingkat atas. Karena hemat Fraksi Partai Gerindra, pada hakikatnya tanggung jawab pemerintah kabupaten adalah pada pendidikan dasar.
“Salah satu cara menghasilkan sumber daya manusia yang berkualitas yakni dengan menyiapkan tenaga pengajar yang kompeten dan menjamin kesejahteraan.
Ke depan, imbau mantan Wakil Ketua DPRD Sikka itu, pemerintah dapat mengalokasikan anggaran untuk kesejahteraan para pendidik dan tenaga kesehatan non PNS, dari pada mensejahterakan para dosen yang nota bene bukan orang yang berdomisili di Kabupaten Sikka.*** (eny)
Baca Juga :  Paus Leo XIV Sampaikan Belasungkawa dan Solidaritas untuk Korban Gempa Flores

Berita Terkait

Paus Leo XIV Sampaikan Belasungkawa dan Solidaritas untuk Korban Gempa Flores
Palue Paling Fatal, 141 Rumah Rusak Berat
Gempa Hebat di Sikka, 4 Orang Meninggal Dunia
Pasca Gempa 7,7 M Melanda Flores, Kegiatan HUT RI di Maumere Dibatalkan
Lima Orang Tewas Akibat Gempa 7,7 Magnitudo di Flores
Flores Bergetar Hebat, Gempa 7,7 Magnitudo, 1 Warga Maumere Meninggal Dunia
Generasi Ngada Belum Selesai, BMP Flotim Kena Bantai, Dua Tim Berbaur Damai
Wasit Bikin Rusak Turnamen Piala Suratin

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 08:45 WITA

Paus Leo XIV Sampaikan Belasungkawa dan Solidaritas untuk Korban Gempa Flores

Selasa, 18 Agustus 2026 - 08:26 WITA

Palue Paling Fatal, 141 Rumah Rusak Berat

Senin, 17 Agustus 2026 - 21:52 WITA

Gempa Hebat di Sikka, 4 Orang Meninggal Dunia

Minggu, 16 Agustus 2026 - 10:29 WITA

Pasca Gempa 7,7 M Melanda Flores, Kegiatan HUT RI di Maumere Dibatalkan

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 12:07 WITA

Lima Orang Tewas Akibat Gempa 7,7 Magnitudo di Flores

Jumat, 14 Agustus 2026 - 10:57 WITA

Generasi Ngada Belum Selesai, BMP Flotim Kena Bantai, Dua Tim Berbaur Damai

Rabu, 12 Agustus 2026 - 20:48 WITA

Wasit Bikin Rusak Turnamen Piala Suratin

Selasa, 11 Agustus 2026 - 20:07 WITA

Pelatih Perse Ende Ingin Ketemu Persami Maumere di Final Piala Suratin

Berita Terbaru

Sebuah rumah di Kecamatan Palue rusak parah akibat diguncang gempa bumi, Sabtu (15/8)

Bencana Alam

Palue Paling Fatal, 141 Rumah Rusak Berat

Selasa, 18 Agu 2026 - 08:26 WITA

Petugas SAR Gabungan di Maumere evakuasi korban gempa bumi yang tertindih bangunan di Maumere, Sabtu (15/8)

Bencana Alam

Gempa Hebat di Sikka, 4 Orang Meninggal Dunia

Senin, 17 Agu 2026 - 21:52 WITA

Tim Basarnas Maumere tengah mengevakuasi korban gempa di Maumere, Sabtu (15/8)

Bencana Alam

Lima Orang Tewas Akibat Gempa 7,7 Magnitudo di Flores

Sabtu, 15 Agu 2026 - 12:07 WITA