Kasus Hina Manto Eri terhadap Pendamping Desa Diduga Hilang di Polres Sikka

Avatar photo

- Redaksi

Selasa, 3 Desember 2019 - 14:55 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 38 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Inosensius Ino di Mapolres Sikka, Selasa (3/12)

Inosensius Ino di Mapolres Sikka, Selasa (3/12)

Maumere-SuaraSikka.com: Kasus penghinaan, makian, dan intimidasi yang dilakukan Yoseph Karmianto Eri terhadap pendamping desa di Palue, sepertinya mentok di tengah jalan. Diduga kasus ini menghilang di Polres Sikka.
Inosensius Ino, pendamping desa yang menjadi korban penghinaan mengaku penyidik lambat merespon laporannya. Dia sendiri tidak tahu apa alasan penyidik yang terkesan mendiamkan saja kasus tersebut.
Untuk mendapat informasi penanganan kasus ini, Selasa (3/12), Inosensius Ino nendatangi Polres Sikka. Dia langsung menuju ruangan Unit Tindak Pidana Umum. Namun Kanit Tipidum Ipda Sang Nyoman Parwata sedang tidak ada di tempat. Dia hanya bertemu salah satu anggota Unit Tipidum.
Kepada anggota Unit Tipidum, Inosensius menanyakan sejauh mana penanganan kasus penghinaan yang dia laporkan. Inosensius juga menanyakan kapan penyidik memeriksa 2 orang yang dia ajukan. Dia juga sekaligus meminta berita acara pemeriksaan terhadap dirinya.
“Saya heran kenapa penyelidikan kasus ini lamban sekali, dan terkesan tidak direspons. Saksi-saksi yang saya ajukan sampai sekarang belum diperiksa,” ujarnya kesal.
Kapolres Sikka AKBP Rickson Situmorang yang dihubungi beberapa waktu lalu sempat menjelaskan pihaknya perlu berkoordinasi dengan Gubernur NTT. Dia beralasan Yoseph Karmianto Eri yang dilaporkan waktu itu adalah anggota DPRD Sikka Periode 2014-2019. Kini yang bersangkutan merupakan Wakil Ketua DPRD Sikka Periode 2019-2024.
Kanit Tipidum Sang Nyoman Parwata minggu lalu menyampaikan penyidik masih menunggu bukti rekaman yang berisi dugaan penghinaan, makian dan intimidasi yang dilakukan pelaku. Inosensius Ino menanggapi dengan mengatakan bukti rekaman sudah diserahkan ke penyidik pada Agustus 2019 lalu.
Sebagaimana diketahui Inosensius Ino menyeret anggota DPRD Sikka Yoseph Karmianto Eri ke kantor polisi. Dia mendapat penghinaan, makian, dan intimidasi dari wakil rakyat tersebut.
Penghinaan, makian dan intimidasi yang dilakukan Yoseph Karmianto Eri, terkuak setelah korban melaporkan persoalan ini ke SPKT Polres Sikka pada Agustus lalu.*** (eny)
Baca Juga :  Lima Orang Tewas Akibat Gempa 7,7 Magnitudo di Flores

Berita Terkait

Paus Leo XIV Sampaikan Belasungkawa dan Solidaritas untuk Korban Gempa Flores
Palue Paling Fatal, 141 Rumah Rusak Berat
Gempa Hebat di Sikka, 4 Orang Meninggal Dunia
Pasca Gempa 7,7 M Melanda Flores, Kegiatan HUT RI di Maumere Dibatalkan
Lima Orang Tewas Akibat Gempa 7,7 Magnitudo di Flores
Flores Bergetar Hebat, Gempa 7,7 Magnitudo, 1 Warga Maumere Meninggal Dunia
Generasi Ngada Belum Selesai, BMP Flotim Kena Bantai, Dua Tim Berbaur Damai
Wasit Bikin Rusak Turnamen Piala Suratin

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 08:45 WITA

Paus Leo XIV Sampaikan Belasungkawa dan Solidaritas untuk Korban Gempa Flores

Selasa, 18 Agustus 2026 - 08:26 WITA

Palue Paling Fatal, 141 Rumah Rusak Berat

Senin, 17 Agustus 2026 - 21:52 WITA

Gempa Hebat di Sikka, 4 Orang Meninggal Dunia

Minggu, 16 Agustus 2026 - 10:29 WITA

Pasca Gempa 7,7 M Melanda Flores, Kegiatan HUT RI di Maumere Dibatalkan

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 12:07 WITA

Lima Orang Tewas Akibat Gempa 7,7 Magnitudo di Flores

Jumat, 14 Agustus 2026 - 10:57 WITA

Generasi Ngada Belum Selesai, BMP Flotim Kena Bantai, Dua Tim Berbaur Damai

Rabu, 12 Agustus 2026 - 20:48 WITA

Wasit Bikin Rusak Turnamen Piala Suratin

Selasa, 11 Agustus 2026 - 20:07 WITA

Pelatih Perse Ende Ingin Ketemu Persami Maumere di Final Piala Suratin

Berita Terbaru

Sebuah rumah di Kecamatan Palue rusak parah akibat diguncang gempa bumi, Sabtu (15/8)

Bencana Alam

Palue Paling Fatal, 141 Rumah Rusak Berat

Selasa, 18 Agu 2026 - 08:26 WITA

Petugas SAR Gabungan di Maumere evakuasi korban gempa bumi yang tertindih bangunan di Maumere, Sabtu (15/8)

Bencana Alam

Gempa Hebat di Sikka, 4 Orang Meninggal Dunia

Senin, 17 Agu 2026 - 21:52 WITA

Tim Basarnas Maumere tengah mengevakuasi korban gempa di Maumere, Sabtu (15/8)

Bencana Alam

Lima Orang Tewas Akibat Gempa 7,7 Magnitudo di Flores

Sabtu, 15 Agu 2026 - 12:07 WITA