Peningkatan Fasilitas Bandara Frans Seda, Pemerintah Diminta Siapkan Lahan 75 Hektar

Avatar photo

- Redaksi

Minggu, 29 Desember 2019 - 21:09 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 56 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dirjen Perhubungan Udara Kementerian Perhububungan Polana Banguningsih Pramesti

Dirjen Perhubungan Udara Kementerian Perhububungan Polana Banguningsih Pramesti

Maumere-SuaraSikka.com: Direktorat Jenderal Perhubungan Udara berjanji meningkatkan fasilitas pelayanan di Bandara Frans Seda Maumere. Syarat utamanya pemerintah daerah diminta siapkan lahan seluas 75 hektar.
Hal ini dikemukakan Dirjen Perhubungan Udara Kementerian Perhububungan Polana Banguningsih Pramesti, Minggu (29/12), di Bandara Frans Seda Maumere. Dia berada di Maumere dalam rangka monitoring Posko Natal dan Tahun Baru.
Menurut dia, dari paparan singkat Kepala Bandara Frans Seda Poltak Gordon, sesungguhnya fasilitas di Bandara Frans Seda sudah cukup memadai. Bandara ini memiliki panjang runway 2.300 meter, terminal 3.000 meter, dengan apron yang bisa menampung 4 pesawat.
Namun katanya, masih ada kekurangan fasilitas, terutama yang lebih terkait dengan masalah safety. Terhadap kekurangan fasilitas, jika perlu ditingkatkan maka dia mengharapkan partisipasi pemerintah daerah untuk menyediakan laham seluas 75 hektar dalam upaya memenuhi aspek safety.
Polana Pramesti mengatakan APBN tidak mengalokasikan anggaran pengadaan lahan dan biaya ganti rugi. Dengam demikian semuanya menjadi tanggung jawab pemerintah daerah melalui APBD Kabupaten.
“Kalau sudah ada lahan, kami akan bangun fasilitas dengan biaya APBN,” ujar dia.
Jika ada peningkatan fasilitas seperti daya dukung landasan dan utifikasi terminal, dia memastikan jam operasi di Bandara Frans Seda dengan sendirinya akan bertambah. Dia meyakini Bandara Frans Seda bisa dilayani pesawat jenis Boeing 737.*** (eny)
Baca Juga :  Wasit Bikin Rusak Turnamen Piala Suratin

Berita Terkait

Sikka Gencar Distribusi Logistik, Pastikan Tidak Ada Penumpukan Bantuan di Posko BPBD
Bupati Sikka Terbitkan Status Tanggap Darurat Bencana Gempa Bumi Tektonik
Penempatan Pos Pendamping Nasional di Maumere, Percepat Distribusi Logistik untuk Wilayah Terdampak Gempa
Paus Leo XIV Sampaikan Belasungkawa dan Solidaritas untuk Korban Gempa Flores
Palue Paling Fatal, 141 Rumah Rusak Berat
Gempa Hebat di Sikka, 4 Orang Meninggal Dunia
Pasca Gempa 7,7 M Melanda Flores, Kegiatan HUT RI di Maumere Dibatalkan
Lima Orang Tewas Akibat Gempa 7,7 Magnitudo di Flores

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 14:39 WITA

Sikka Gencar Distribusi Logistik, Pastikan Tidak Ada Penumpukan Bantuan di Posko BPBD

Selasa, 18 Agustus 2026 - 14:00 WITA

Bupati Sikka Terbitkan Status Tanggap Darurat Bencana Gempa Bumi Tektonik

Selasa, 18 Agustus 2026 - 09:36 WITA

Penempatan Pos Pendamping Nasional di Maumere, Percepat Distribusi Logistik untuk Wilayah Terdampak Gempa

Selasa, 18 Agustus 2026 - 08:45 WITA

Paus Leo XIV Sampaikan Belasungkawa dan Solidaritas untuk Korban Gempa Flores

Selasa, 18 Agustus 2026 - 08:26 WITA

Palue Paling Fatal, 141 Rumah Rusak Berat

Minggu, 16 Agustus 2026 - 10:29 WITA

Pasca Gempa 7,7 M Melanda Flores, Kegiatan HUT RI di Maumere Dibatalkan

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 12:07 WITA

Lima Orang Tewas Akibat Gempa 7,7 Magnitudo di Flores

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 11:40 WITA

Flores Bergetar Hebat, Gempa 7,7 Magnitudo, 1 Warga Maumere Meninggal Dunia

Berita Terbaru

Sebuah rumah di Kecamatan Palue rusak parah akibat diguncang gempa bumi, Sabtu (15/8)

Bencana Alam

Palue Paling Fatal, 141 Rumah Rusak Berat

Selasa, 18 Agu 2026 - 08:26 WITA