Polisi Amankan Pelaku Bom Ikan Siap Pakai

Avatar photo

- Redaksi

Senin, 30 Desember 2019 - 09:10 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 47 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bahan peledak siap pakai yang diamankan dari pelaku pemboman ikan

Bahan peledak siap pakai yang diamankan dari pelaku pemboman ikan

Maumere-SuaraSikka.com: Tim Reskrim Polres Sikka, Minggu (29/12) berhasil mengamankan AT, 50 tahun, berikut bom ikan siap pakai. Pelaku telah digelandang ke Mapolres Sikka bersama sejumlah barang bukti.
Kapolres Sikka AKBP Rickson Situmorang menjelaskan pihaknya melakukan penyelidikan kegiatan eksploitasi sumber daya laut dengan menggunakan bahan peledak di wilayah hukum Polres Sikka. Dari penyelidikan itu, Satuan Rekrim Polres Sikka mendapatkan informasi bahwa salah satu pelaku pengeboman ikan berasal dari Kecamatan Palue Kabupaten Sikka.
“Hasil penyelidikan mengarah kepada AT, warga Woja, RT/RW 019/006, Desa Lidi, Kec. Palue,” urai Rickson Situmorang.
Pada Minggu (29/12) sekitar pukul 05.00 Wita, jelasnya, Tim Reskrim membuntuti pelaku yang sedang menuju rumah singgahnya di Desa Aewora Kecamatan Maurole Kabupaten Ende. Pelaku hendak mengambil bom ikan yang sudah dirakit dan siap dipakai.
Tim Reskrim kemudian melakukan penggerebekan terhadap pelaku. Saat itu ditemukan barang bukti yang diduga terkait bahan peledak yang akan digunakan untuk mengambil ikan di laut.
Polisi Amankan Pelaku Bom Ikan Siap Pakai
Sejumlah barang bukti yang diamankan polisi
Sejumlah barang bukti ditemukan di dalam perahu milik pelaku. Barang bukti itu terdiri dari 2 botol bir kecil berisi bahan peledak yang siap pakai, 2 buah korek api pelangi, 2 lempeng baygon bakar, 1 gulungan selang bening, 1 buah gunting warna biru, 1 botol kratingdaeng berisi belerang korek api, 1 buah selotip warna hitam, 1 buah potongan sandal warna hijau hitam, 1 buah potongan sandal warna pink, dan 1 buah jerigen warna putih.
Tim Reskrim juga menemukan barang bukti di rumah pelaku berupa 2 botol aqua besar berisi setengah pupuk, 1 botol aqua sedang berisi 3/4 pupuk, 1 botol warna putih tutupan kuning berisi pemicu dan besi untuk melubangi sandal, 3 pasang baygon bakar, 4 buah selang bening, 1 buah kacamata selam, dan 1 buah dos biskuit better.*** (eny)
Baca Juga :  Wasit Bikin Rusak Turnamen Piala Suratin

Berita Terkait

Penempatan Pos Pendamping Nasional di Maumere, Percepat Distribusi Logistik untuk Wilayah Terdampak Gempa
Paus Leo XIV Sampaikan Belasungkawa dan Solidaritas untuk Korban Gempa Flores
Palue Paling Fatal, 141 Rumah Rusak Berat
Gempa Hebat di Sikka, 4 Orang Meninggal Dunia
Pasca Gempa 7,7 M Melanda Flores, Kegiatan HUT RI di Maumere Dibatalkan
Lima Orang Tewas Akibat Gempa 7,7 Magnitudo di Flores
Flores Bergetar Hebat, Gempa 7,7 Magnitudo, 1 Warga Maumere Meninggal Dunia
Generasi Ngada Belum Selesai, BMP Flotim Kena Bantai, Dua Tim Berbaur Damai

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 09:36 WITA

Penempatan Pos Pendamping Nasional di Maumere, Percepat Distribusi Logistik untuk Wilayah Terdampak Gempa

Selasa, 18 Agustus 2026 - 08:45 WITA

Paus Leo XIV Sampaikan Belasungkawa dan Solidaritas untuk Korban Gempa Flores

Selasa, 18 Agustus 2026 - 08:26 WITA

Palue Paling Fatal, 141 Rumah Rusak Berat

Senin, 17 Agustus 2026 - 21:52 WITA

Gempa Hebat di Sikka, 4 Orang Meninggal Dunia

Minggu, 16 Agustus 2026 - 10:29 WITA

Pasca Gempa 7,7 M Melanda Flores, Kegiatan HUT RI di Maumere Dibatalkan

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 11:40 WITA

Flores Bergetar Hebat, Gempa 7,7 Magnitudo, 1 Warga Maumere Meninggal Dunia

Jumat, 14 Agustus 2026 - 10:57 WITA

Generasi Ngada Belum Selesai, BMP Flotim Kena Bantai, Dua Tim Berbaur Damai

Rabu, 12 Agustus 2026 - 20:48 WITA

Wasit Bikin Rusak Turnamen Piala Suratin

Berita Terbaru

Sebuah rumah di Kecamatan Palue rusak parah akibat diguncang gempa bumi, Sabtu (15/8)

Bencana Alam

Palue Paling Fatal, 141 Rumah Rusak Berat

Selasa, 18 Agu 2026 - 08:26 WITA

Petugas SAR Gabungan di Maumere evakuasi korban gempa bumi yang tertindih bangunan di Maumere, Sabtu (15/8)

Bencana Alam

Gempa Hebat di Sikka, 4 Orang Meninggal Dunia

Senin, 17 Agu 2026 - 21:52 WITA