Gelombang Pasang Setinggi 5 Meter, KMP Windu Karsa Dwitya Tunda Pelayaran

Avatar photo

- Redaksi

Sabtu, 4 Januari 2020 - 12:52 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 20 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Calon penumpang KMP Windu Karsa Dwitya di Kantor Pelabuhan Feri Kewapante, Sabtu (4/1)

Calon penumpang KMP Windu Karsa Dwitya di Kantor Pelabuhan Feri Kewapante, Sabtu (4/1)

Maumere-SuaraSikka.com: KMP Windu Karsa Dwitya menunda pelayaran dari Pelabuhan Feri Kewapante menuju Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya. Pasalnya gelombang pasang diperkirakan setinggj 2-5 meter.
Kepala PT Windu Karsa Cabang Maumere Merlin Sidabalok menjelaskan cuaca ekstrim diketahui berdasarkan informasi Badan Metereologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG). Menurut informasi cuaca baru kembali normal pada Minggu (5/1).
“Kami tunda pelayaran sampai batas waktu yang tidak menentu. Tunggu saja info lanjut dari BMKG,” jelas Merlin Sidabalok.
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Sikka Sirilus Wihelmus menegaskan penundaan pelayaran karena pertimbangan keselamatan. Dia berharap para penumpang dan pemilik kendaraan memahami kondisi yang disebabkan oleh faktor alam.
Terkait cuaca ekstrim ini, dia mengaku sudah memberikan penegasan Kepala PT Windu Karsa Cabang Maumere dan Nankoda KMP Windu Karsa Dwitya serta Kepala Kesyabandaran dan Otoritas Pelabuhan Feri Kewapante.
Dalam penegasannya, Sirilus Wihelmus mengimbau untuk memperhatikan situasi gelombang dan angin. Jika tidak memungkinkan, katanya, dia meminta embarkasi ditunda waktunya, menunggu sampai gelombang laut tenang.
“Sehingga tidak menimbulkan risiko apapun di Pelabuhan Feri Kewapante. Utamakan keselamatan penumpang, anak buah kapal dan kapal itu sendiri,” ungkap Sirilus Wihelmus.
Sesuai jadwal, mestinya KMP Windu Karsa Dwitya berangkat pada Jumat (3/1) menuju Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya. Namun karena cuaca ekstrim manajemen KMP Windu Karsa Dwitya menundanya tanpa batas waktu.
KMP Windu Karsa Dwitya sedianya mengangkut 159 penumpang. Termasuk juga 18 kendaraan besar, 4 kendaraan sedang, 4 kendaraan kecil, dan 2 sepeda motor.
Pantauan media ini, ratusan penumpang tampak menunggu di Kantor Pelabuhan Feri. Mereka memadati ruang lobi, ruang tengah, ruang Kantor PT Windu Karsa Dwitya. Para penumpang dikabarkan dari tadi malam tidur di kantor itu.
Sementara itu puluhan kendaraan bermotor parkir saja di halaman Kantor Pelabuhan Feri Kewapante. Kendaraan-kendaraan bermotor yang berukuran besar mengangkut barang-barang hasil bumi dari Kabupaten Sikka dan kabupaten sekitarnya.
KMP Windu Karsa Dwitya sendiri tidak bersandar di dermaga pelabuhan. Nakhoda menambatkan kapal kurang lebih 1 mil dari dermaga. Kapal dalam kondisi laik jalan.*** (eny)
Baca Juga :  Generasi Ngada Belum Selesai, BMP Flotim Kena Bantai, Dua Tim Berbaur Damai

Berita Terkait

1.540 Rumah di Sikka Rusak Akibat Gempa Bumi 7,7 Magnitudo
Mendagri Puji Manajemen Penanganan Gempa Bumi Tektonik di Sikka
Sikka Gencar Distribusi Logistik, Pastikan Tidak Ada Penumpukan Bantuan di Posko BPBD
Bupati Sikka Terbitkan Status Tanggap Darurat Bencana Gempa Bumi Tektonik
Penempatan Pos Pendamping Nasional di Maumere, Percepat Distribusi Logistik untuk Wilayah Terdampak Gempa
Paus Leo XIV Sampaikan Belasungkawa dan Solidaritas untuk Korban Gempa Flores
Palue Paling Fatal, 141 Rumah Rusak Berat
Gempa Hebat di Sikka, 4 Orang Meninggal Dunia

Berita Terkait

Rabu, 19 Agustus 2026 - 14:29 WITA

1.540 Rumah di Sikka Rusak Akibat Gempa Bumi 7,7 Magnitudo

Rabu, 19 Agustus 2026 - 13:12 WITA

Mendagri Puji Manajemen Penanganan Gempa Bumi Tektonik di Sikka

Selasa, 18 Agustus 2026 - 14:39 WITA

Sikka Gencar Distribusi Logistik, Pastikan Tidak Ada Penumpukan Bantuan di Posko BPBD

Selasa, 18 Agustus 2026 - 14:00 WITA

Bupati Sikka Terbitkan Status Tanggap Darurat Bencana Gempa Bumi Tektonik

Selasa, 18 Agustus 2026 - 09:36 WITA

Penempatan Pos Pendamping Nasional di Maumere, Percepat Distribusi Logistik untuk Wilayah Terdampak Gempa

Selasa, 18 Agustus 2026 - 08:26 WITA

Palue Paling Fatal, 141 Rumah Rusak Berat

Senin, 17 Agustus 2026 - 21:52 WITA

Gempa Hebat di Sikka, 4 Orang Meninggal Dunia

Minggu, 16 Agustus 2026 - 10:29 WITA

Pasca Gempa 7,7 M Melanda Flores, Kegiatan HUT RI di Maumere Dibatalkan

Berita Terbaru

Sebuah rumah di Kecamatan Palue rusak berat dihantam gempa bumi tektonik

Bencana Alam

1.540 Rumah di Sikka Rusak Akibat Gempa Bumi 7,7 Magnitudo

Rabu, 19 Agu 2026 - 14:29 WITA

Mendagri Tito Karnavian mengikuti laporan penanganan gempa bumi tektonik dari Ketua Pos Komando Tanggap Darurat Gempa Bumi Tektonik Kabupaten Sikka Margaretha Movaldes Da Maga Bapa, Rabu (19/8)

Bencana Alam

Mendagri Puji Manajemen Penanganan Gempa Bumi Tektonik di Sikka

Rabu, 19 Agu 2026 - 13:12 WITA