Angin Kencang 30 Knot, Bukit Siguntang 4 Jam Tidak Bisa Bersandar

Avatar photo

- Redaksi

Selasa, 7 Januari 2020 - 16:15 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 22 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penumpang KM Bukit Siguntang sedang antri di Dermaga Pelabuhan Laurens Say Maumere, Selasa (7/1)

Penumpang KM Bukit Siguntang sedang antri di Dermaga Pelabuhan Laurens Say Maumere, Selasa (7/1)

Maumere-SuaraSikka.com: Angin kencang berkekuatan 30 knot menerjang perairan Laut Flores, Selasa (7/1). Akibatnya KM Bukit Siguntang terombang-ambing selama 4 jam, dan tidak bersandar di Dermaga Pelabuhan Laurens Say Maumere.
Bukit Siguntang tiba di perairan Maumere pukul 08.30 Wita. Kapal milik PT Pelni ini datang dari Kupang, dan menurut jadwal akan berangkat ke Makasar Sulawesi Selatan.
Situasi alam yang tidak bersahabat itu sangat mengganggu aktifitas teknis melabuhkan kapal ke dermaga. Anak buah kapal tiga kali melempar tali tambat ke dermaga. Namun tiga kali juga, tali tambat terlepas karena kapal terus bergerak akibat gelombang laut dan angin kencang. Bukit Siguntang pun terombang-ambing di sekitar dermaga.
Setelah kurang lebih 4 jam, atau tepatnya pukul 12.20 Wita, akhirnya Bukit Siguntang bisa bersandar di dermaga. Itu pun berkat bantuan KM Yasin 05.
Angin Kencang 30 Knot, Bukit Siguntang 4 Jam Tidak Bisa Bersandar
Samto, Kepala PT Pelni Maumere
Kepala PT Pelni Maumere Samto yang ditemui di Dermaga Pelabuhan Laurens Say menyebutkan angin kencang menjadi penyebab utama KM Bukit Siguntang tidak bisa bersandar. Kekuatan angin, kata dia, mencapai 30 Knot.
“Ini masalah cuaca. Penyebabnya angin kencang. Yah bersyukur datang bantuan segera sehingga bisa bersandar,” jelas Samto.
Bukit Siguntang mengangkut ribuan penumpang. Tercatat yang turun siang itu sebanyak 570 orang, dan yang naik sebanyak 1.426 orang. Sementara penumpang lanjutan sebanyak 1.372 orang.
Pantauan media ini, ribuan penumpang tampak gelisah menunggu Bukit Siguntang bersandar. Mereka menunggu dengan resah di Terminal Penumpang Sadang Bui.

Setelah kapal berhasil sandar, para penumpang pun mulai antri untuk naik ke atas kapal. Petugas PT Pelni memeriksa karcis penumpang, dibantu anggota Lanal Maumere dan anggota KPPP Laut Polres Sikka. Pukul 13.32 Wita, Bukit Siguntang akhirnya bertolak ke Makasar.*** (eny)

Baca Juga :  Wasit Bikin Rusak Turnamen Piala Suratin

Berita Terkait

1.540 Rumah di Sikka Rusak Akibat Gempa Bumi 7,7 Magnitudo
Mendagri Puji Manajemen Penanganan Gempa Bumi Tektonik di Sikka
Sikka Gencar Distribusi Logistik, Pastikan Tidak Ada Penumpukan Bantuan di Posko BPBD
Bupati Sikka Terbitkan Status Tanggap Darurat Bencana Gempa Bumi Tektonik
Penempatan Pos Pendamping Nasional di Maumere, Percepat Distribusi Logistik untuk Wilayah Terdampak Gempa
Paus Leo XIV Sampaikan Belasungkawa dan Solidaritas untuk Korban Gempa Flores
Palue Paling Fatal, 141 Rumah Rusak Berat
Gempa Hebat di Sikka, 4 Orang Meninggal Dunia

Berita Terkait

Rabu, 19 Agustus 2026 - 14:29 WITA

1.540 Rumah di Sikka Rusak Akibat Gempa Bumi 7,7 Magnitudo

Rabu, 19 Agustus 2026 - 13:12 WITA

Mendagri Puji Manajemen Penanganan Gempa Bumi Tektonik di Sikka

Selasa, 18 Agustus 2026 - 14:39 WITA

Sikka Gencar Distribusi Logistik, Pastikan Tidak Ada Penumpukan Bantuan di Posko BPBD

Selasa, 18 Agustus 2026 - 14:00 WITA

Bupati Sikka Terbitkan Status Tanggap Darurat Bencana Gempa Bumi Tektonik

Selasa, 18 Agustus 2026 - 09:36 WITA

Penempatan Pos Pendamping Nasional di Maumere, Percepat Distribusi Logistik untuk Wilayah Terdampak Gempa

Selasa, 18 Agustus 2026 - 08:26 WITA

Palue Paling Fatal, 141 Rumah Rusak Berat

Senin, 17 Agustus 2026 - 21:52 WITA

Gempa Hebat di Sikka, 4 Orang Meninggal Dunia

Minggu, 16 Agustus 2026 - 10:29 WITA

Pasca Gempa 7,7 M Melanda Flores, Kegiatan HUT RI di Maumere Dibatalkan

Berita Terbaru

Sebuah rumah di Kecamatan Palue rusak berat dihantam gempa bumi tektonik

Bencana Alam

1.540 Rumah di Sikka Rusak Akibat Gempa Bumi 7,7 Magnitudo

Rabu, 19 Agu 2026 - 14:29 WITA

Mendagri Tito Karnavian mengikuti laporan penanganan gempa bumi tektonik dari Ketua Pos Komando Tanggap Darurat Gempa Bumi Tektonik Kabupaten Sikka Margaretha Movaldes Da Maga Bapa, Rabu (19/8)

Bencana Alam

Mendagri Puji Manajemen Penanganan Gempa Bumi Tektonik di Sikka

Rabu, 19 Agu 2026 - 13:12 WITA