Pasien Anak Membludak, Tempat Tidur Terbatas

Avatar photo

- Redaksi

Rabu, 22 Januari 2020 - 09:07 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 12 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pasien DBD sedang diperiksa kesehatan di Ruang Melati, Selasa (21/1)

Pasien DBD sedang diperiksa kesehatan di Ruang Melati, Selasa (21/1)

Maumere-SuaraSikka.com: Pasien anak membludak di Ruang Melati RSUD TC Hillers Maumere. Sementara itu daya tampung seperti tempat tidur masih sangat terbatas.
Manajemen rumah sakit mengambil langkah sigap dengan menitipkan sejumlah pasien anak di ruangan yang lain. Meski berbeda ruangan, penanganan medis tetap dilakukan secara normal.
Kepala Ruangan Melati Maria Goreti Nanga yang ditemui Selasa (21/1), menjelaskan Ruang Melati berdaya tampung 39 orang, sesuai jumlah tempat tidur. Belakangan ini, dengan meningkatnya pasien DBD, jumlah pasien melebihi kapasitas. Dia mengaku sempat kewalahan. Namun akhirnya ditempuh langkah menitipkan pasien anak di sejumlah ruangan lain.
“Kondisi ini sudah terjadi hampir dua minggu. Meningkatnya jumlah pasien anak karena ada peningkatan jumlah pasien DBD,” jelas alumnus Akper Sint Carolus Jakarta di ruangan kerjanya.
Sampai hari ke-21 di tahun 2020, tercatat 151 pasien DBD yang dirawat di RSUD TC Hillers. Sebagian besar sudah sehat, dan boleh kembali ke rumah masing-masing. Sedangkan yang masih dirawat sebanyak 41 pasien, di mana 26 pasien dirawat di Ruang Melati, dan yang lainnya dititipkan di Ruang Bedah, Ruang Laki, dan Ruang Wanita.
Membludaknya pasien anak, sudah menjadi pemandangan yang biasa ketika serangan virus DBD meningkat. Manajemen rumah sakit diminta untuk memikirkan pengembangan ruang rawat inap sehingga daya tampung bisa mencukupi.*** (eny)
Baca Juga :  Lima Orang Tewas Akibat Gempa 7,7 Magnitudo di Flores

Berita Terkait

Penempatan Pos Pendamping Nasional di Maumere, Percepat Distribusi Logistik untuk Wilayah Terdampak Gempa
Paus Leo XIV Sampaikan Belasungkawa dan Solidaritas untuk Korban Gempa Flores
Palue Paling Fatal, 141 Rumah Rusak Berat
Gempa Hebat di Sikka, 4 Orang Meninggal Dunia
Pasca Gempa 7,7 M Melanda Flores, Kegiatan HUT RI di Maumere Dibatalkan
Lima Orang Tewas Akibat Gempa 7,7 Magnitudo di Flores
Flores Bergetar Hebat, Gempa 7,7 Magnitudo, 1 Warga Maumere Meninggal Dunia
Generasi Ngada Belum Selesai, BMP Flotim Kena Bantai, Dua Tim Berbaur Damai

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 09:36 WITA

Penempatan Pos Pendamping Nasional di Maumere, Percepat Distribusi Logistik untuk Wilayah Terdampak Gempa

Selasa, 18 Agustus 2026 - 08:45 WITA

Paus Leo XIV Sampaikan Belasungkawa dan Solidaritas untuk Korban Gempa Flores

Selasa, 18 Agustus 2026 - 08:26 WITA

Palue Paling Fatal, 141 Rumah Rusak Berat

Senin, 17 Agustus 2026 - 21:52 WITA

Gempa Hebat di Sikka, 4 Orang Meninggal Dunia

Minggu, 16 Agustus 2026 - 10:29 WITA

Pasca Gempa 7,7 M Melanda Flores, Kegiatan HUT RI di Maumere Dibatalkan

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 11:40 WITA

Flores Bergetar Hebat, Gempa 7,7 Magnitudo, 1 Warga Maumere Meninggal Dunia

Jumat, 14 Agustus 2026 - 10:57 WITA

Generasi Ngada Belum Selesai, BMP Flotim Kena Bantai, Dua Tim Berbaur Damai

Rabu, 12 Agustus 2026 - 20:48 WITA

Wasit Bikin Rusak Turnamen Piala Suratin

Berita Terbaru

Sebuah rumah di Kecamatan Palue rusak parah akibat diguncang gempa bumi, Sabtu (15/8)

Bencana Alam

Palue Paling Fatal, 141 Rumah Rusak Berat

Selasa, 18 Agu 2026 - 08:26 WITA

Petugas SAR Gabungan di Maumere evakuasi korban gempa bumi yang tertindih bangunan di Maumere, Sabtu (15/8)

Bencana Alam

Gempa Hebat di Sikka, 4 Orang Meninggal Dunia

Senin, 17 Agu 2026 - 21:52 WITA