Antisipasi DBD, Pelajar Bersih-Bersih Sekolah

Avatar photo

- Redaksi

Jumat, 24 Januari 2020 - 11:07 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 125 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelajar SDI Wairklau sedang membersihkan lingkungan sekolah, Jumat (24/1)

Pelajar SDI Wairklau sedang membersihkan lingkungan sekolah, Jumat (24/1)

Maumere-SuaraSikka.com: Para pelajar di sejumlah sekolah melaksanakan bersih-bersih secara internal, Jumat (24/1). Hal ini dilakukan untuk antisipasi meningkatnya serangan virus demam berdarah dengue (DBD).
Pantauan media ini, para pelajar SDI Wairklau di Jalan Cempaka Perumnas Kelurahan Madawat membersihkan selokan di depan sekolah. Mereka membawa serta alat-alat kerja seperti sapu, parang, dan karung sampah. Sejumlah guru yang mengawasi aktifitas para murid, ikut juga membersihkan lingkungan sekolah.
Aksi bersih-bersih juga terlihat di SD Bertingkat di Jalan Wairklau Kelurahan Madawat. Demikian juga terlihat di Sekolah Pendidikan Non Formal (SPNF) SKB Kabupaten Sikka di Jalan Mawar Kelurahan Madawat.
Camat Alok Edmon Bura memantau keliling aktifitas bersih-bersih di sejumlah sekolah. Tampak dia bersama-sama beberapa guru dan pelajar di Sekolah Pendidikan Non Formal (SPNF) SKB Kabupaten Sikka di Jalan Mawar Kelurahan Madawat.
“Hari ini sekolah-sekolah yang berada di wilayah Alok, kami imbau melaksanakan kebersihan di sekitar lingkungan sekolah,” ujar dia.
Sejumlah aparatur sipil negara dari beberapa instansi pemerintah setempat terlihat melaksanakan kebersihan di lingkungan Pasar Alok Maumere. Beberapa unit mobil sampah siaga mengangkut sampah-sampah.
Sebagaimana diketahui, serangan virus DBD di Kabupaten Sikka semakin menggila. Sebanyak 17 dari 21 kecamatan disebut-sebut rawan DBD. Hingga Selasa (21/1), DBD menyerang 184 anak, di antaranya 2 orang telah meninggal. Pemerintah daerah setempat telah menetapkan DBD sebagai kejadian luar biasa.*** (eny)
Baca Juga :  Wasit Bikin Rusak Turnamen Piala Suratin

Berita Terkait

Penempatan Pos Pendamping Nasional di Maumere, Percepat Distribusi Logistik untuk Wilayah Terdampak Gempa
Paus Leo XIV Sampaikan Belasungkawa dan Solidaritas untuk Korban Gempa Flores
Palue Paling Fatal, 141 Rumah Rusak Berat
Gempa Hebat di Sikka, 4 Orang Meninggal Dunia
Pasca Gempa 7,7 M Melanda Flores, Kegiatan HUT RI di Maumere Dibatalkan
Lima Orang Tewas Akibat Gempa 7,7 Magnitudo di Flores
Flores Bergetar Hebat, Gempa 7,7 Magnitudo, 1 Warga Maumere Meninggal Dunia
Generasi Ngada Belum Selesai, BMP Flotim Kena Bantai, Dua Tim Berbaur Damai

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 09:36 WITA

Penempatan Pos Pendamping Nasional di Maumere, Percepat Distribusi Logistik untuk Wilayah Terdampak Gempa

Selasa, 18 Agustus 2026 - 08:45 WITA

Paus Leo XIV Sampaikan Belasungkawa dan Solidaritas untuk Korban Gempa Flores

Selasa, 18 Agustus 2026 - 08:26 WITA

Palue Paling Fatal, 141 Rumah Rusak Berat

Senin, 17 Agustus 2026 - 21:52 WITA

Gempa Hebat di Sikka, 4 Orang Meninggal Dunia

Minggu, 16 Agustus 2026 - 10:29 WITA

Pasca Gempa 7,7 M Melanda Flores, Kegiatan HUT RI di Maumere Dibatalkan

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 11:40 WITA

Flores Bergetar Hebat, Gempa 7,7 Magnitudo, 1 Warga Maumere Meninggal Dunia

Jumat, 14 Agustus 2026 - 10:57 WITA

Generasi Ngada Belum Selesai, BMP Flotim Kena Bantai, Dua Tim Berbaur Damai

Rabu, 12 Agustus 2026 - 20:48 WITA

Wasit Bikin Rusak Turnamen Piala Suratin

Berita Terbaru

Sebuah rumah di Kecamatan Palue rusak parah akibat diguncang gempa bumi, Sabtu (15/8)

Bencana Alam

Palue Paling Fatal, 141 Rumah Rusak Berat

Selasa, 18 Agu 2026 - 08:26 WITA

Petugas SAR Gabungan di Maumere evakuasi korban gempa bumi yang tertindih bangunan di Maumere, Sabtu (15/8)

Bencana Alam

Gempa Hebat di Sikka, 4 Orang Meninggal Dunia

Senin, 17 Agu 2026 - 21:52 WITA