Tes Intelegensia Umum Jadi Neraka bagi 3.462 CPNS di Sikka

Avatar photo

- Redaksi

Kamis, 13 Februari 2020 - 21:40 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 144 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aparat keamanan dari Polres Sikka sedang memeriksa peserta seleksi sebelum masuk ke ruangan

Aparat keamanan dari Polres Sikka sedang memeriksa peserta seleksi sebelum masuk ke ruangan

Maumere-SuaraSikka.com: Materi Tes Intelegensia Umum (TIU) benar-benar menjadi neraka. Dari 5.774 peserta seleksi kompetensi dasar CPNS Tahun 2019 di Kabupaten Sikka, tercacat 3.462 peserta gagal di kategori ini.
TIU adalah sebuah tes yang bertujuan untuk mengukur kemampuan seseorang di bidang akademik umum. Tes ini juga sering diidentikkan dengan tes kecerdasan seseorang.
Tes ini untuk menilai kemampuan verbal atau kemampuan menyampaikan informasi secara lisan maupun tulisan. Selain itu, kemampuan numerik, atau kemampuan melakukan operasi perhitungan angka dan melihat hubungan di antara angka-angka.
TIU juga untuk menilai kemampuan figural, yakni kemampuan yang berhubungan dengan kegesitan mental seseorang dalam menganalisa gambar, simbol, dan diagram.
Selain itu juga kemampuan berpikir logis, atau penalaran secara runtut dan sistematis, serta kemampuan berpikir analisis, atau kemampuan mengurai suatu permasalahan
secara sistematik.
Pemerintah menetapkan standar nilai TIU sebesar 80, sama persis dengan seleksi tahun lalu. Bedanya, jumlah pertanyaan yang sebelumnya 30 butir diubah menjadi 35 butir. Setiap jawaban yang benar pada kelompok soal ini akan mendapat skor 5, dan yang salah nilainya 0.
Maria Angelina Mude Wawo menjadi peserta seleksi yang memiliki nilai tertinggi yakni 170. Dia berhasil menjawab 34 butir pertanyaan dengan benar. Peserta ini juga tercatat sebagai pengumpul nilai tertinggi dari 5.774 peserta. Total nilainya adalah 424, terdiri dari TWK 105, TIU 170, dan TKP 149.
Media ini mencatat beberapa peserta seleksi yang memiliki nilai TIU cukup menggembirakan. Seperti Lintang Bawono meraih 165, menyusul Arnesti Ernawati meraih 160, dan masing-masing Daniel Prasetyo, Margaretha Dadin, Maria Eugenia Gratia Deo, serta Marselinus Mbete yanv mematok nilai 155.
Beberapa di antaranya bertengger pada nilai 150 seperti Astryana Mersyani Sinlae, Kristina Paskalita Kero, Siti Hajar Seja, Martha Yuliana Bunga, Yustina Meryathi Nona Etha, Rosalinda Lopez, Klatius Yoristo Juma, Maria Angelina Bedhu, Nur Mursivah, Boro Bebe Fransiskus Xaverius, Sherly Cristine Bai, Maria Eufrosina Dhuge Lalu, dan Maria Yenesta Mely. Sebagian besar lainnya meraih nilai antara 80 sampai 145.
Selain 3.462 peserta yang gagal TIU, tercatat juga 1.746 peserta yang gagal Tes Wawasan Kebangsaan, dan 1.584 peserta yang gagal Tes Karakteristik Pribadi (TKP).
Secara keseluruhan, terdapat 1.623 peserta yang memenuhi ambang batas. Sementara itu tercatat 2.767 peserta yang sama sekali tidak mencapai standar nilai untuk tiga materi seleksi. Tercacat juga 1.384 peserta yang total nilainya minimal 271, namun tidak bisa tembus ambang batas karena gagal pada satu atau dua materi seleksi.*** (eny)
Baca Juga :  8 Pelajar SMKS Yohanes XXIII Maumere Sabet 7 Piala FLS3N dan O2SN

Berita Terkait

8 Pelajar SMKS Yohanes XXIII Maumere Sabet 7 Piala FLS3N dan O2SN
Bertahun-Tahun Kontrak Rumah di Maumere Demi Bisa Cuci Darah, Warga Flotim Minta Pemerintah Hadirkan Unit Hemodialisis di Larantuka
Paguyuban Sound System Maumere Sumbang Rp 25 Juta untuk Pembangunan Gereja Santo Gabriel Waioti
Partisipasi Rendah, Hanya 5 SMK di Sikka Ikut FLS3N dan O2SN
Cairan Dialisa Sudah Tersedia, Pasien Cuci Darah di Maumere Kembali Dilayani
Sikka Darurat, Cairan Dialisa Habis, Pasien Cuci Darah Tidak Dilayani
Bom Hantam Gereja Katolik di Papua Tengah, 5 Korban Dibawa Lari ke Rumah Sakit 
Fantastis! Closing Ceremony Festival Sepak Bola, 1500 Pelajar di Sikka Kreasi Tarian Kolosal

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 20:00 WITA

8 Pelajar SMKS Yohanes XXIII Maumere Sabet 7 Piala FLS3N dan O2SN

Jumat, 22 Mei 2026 - 08:54 WITA

Bertahun-Tahun Kontrak Rumah di Maumere Demi Bisa Cuci Darah, Warga Flotim Minta Pemerintah Hadirkan Unit Hemodialisis di Larantuka

Kamis, 21 Mei 2026 - 12:56 WITA

Paguyuban Sound System Maumere Sumbang Rp 25 Juta untuk Pembangunan Gereja Santo Gabriel Waioti

Rabu, 20 Mei 2026 - 22:38 WITA

Partisipasi Rendah, Hanya 5 SMK di Sikka Ikut FLS3N dan O2SN

Senin, 18 Mei 2026 - 15:12 WITA

Sikka Darurat, Cairan Dialisa Habis, Pasien Cuci Darah Tidak Dilayani

Minggu, 17 Mei 2026 - 23:57 WITA

Bom Hantam Gereja Katolik di Papua Tengah, 5 Korban Dibawa Lari ke Rumah Sakit 

Kamis, 14 Mei 2026 - 12:13 WITA

Fantastis! Closing Ceremony Festival Sepak Bola, 1500 Pelajar di Sikka Kreasi Tarian Kolosal

Kamis, 14 Mei 2026 - 08:37 WITA

Jelang 2 Hari Launching, HM Infinity Sport & Cafe Bagi 100 Paket Sembako untuk Warga Kota Uneng

Berita Terbaru