Dua Pasien DBD di Sikka Tempati Satu Tempat Tidur

Avatar photo

- Redaksi

Senin, 24 Februari 2020 - 13:06 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 21 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua Komisi IX Melki Laka Lena mengunjungi RSUD TC Hillers Maumere, Jumat (21/2) malam

Wakil Ketua Komisi IX Melki Laka Lena mengunjungi RSUD TC Hillers Maumere, Jumat (21/2) malam

Maumere-SuaraSikka.com: Pasien membludak dan fasilitas minim pada sejumlah rumah sakit di Kabupaten Sikka, menjadi catatan miris. Dua pasien demam berdarah dengue (DBD) pun terpaksa menempati satu tempat tidur.
Kondisi ini terlihat di Ruangan UGD RSUD TC Hillers Maumere, Jumat (21/2) malam. Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Melki Laka Lena sempat menyaksikan secara langsung kondisi miris ini.
Melki Laka Lena tampak trenyuh melihat kondisi tersebut. Dia tidak menyangka sama sekali DBD di Kabupaten Sikka sudah begitu menguatirkan. Apalagi ketika mendapat informasi per Kamis (20/2) sudah terjadi 768 kasus dengan 6 anak meninggal dunia.
“Wah, miris sekali. Ini butuh penanganan luar biasa dan segera,” ujar politisi Partai Golkar itu.
Dua Pasien DBD di Sikka Tempati Satu Tempat Tidur
Dokter Andre Mahardika
Dokter Andre Mahardika yang bertugas malam itu, menjelaskan sejak meningkatnya kasus DBD, pihaknya harus menangani banyak pasien. Pasien yang membludak mengakibatkan ruangan UGD mengalami kekurangan fasilitas, seperti ruang perawatan, tenaga medis, termasuk tempat tidur.
‘Kondisinya seperti ini sudah. Banyak pasien, sehingga tempat tidur kurang,” jelas Andre Mahardika menjawabi pertanyaan Melki Laka Lena.
Prihatin dengan kondisi ini, Melki Laka Lena langsung menelepon salah seorang pejabat di Ditjen Penyakit Menular Kementerian Kesehatan. Dia menggambarkan realitas yang dia temukan malam itu. Untuk memastikannya, dia pun menyerahkan handphonenya kepada Andre Mahardika dan langsung komunikasi dengan pejabat yang bersangkutan.
Ledakan pasien di RSUD TC Hillers terjadi sejak virus DBD menyerang daerah itu. Kapasitas Ruang Anak tidak bisa menampung pasien. Banyak pasien anak yang terpaksa dititipkan di ruangan lainnya.
Di RS Santo Gabriel Kewapante, Ruangan UGD juga penuh sesak dengan pasien. Manajemen rumah sakit setempat menyiasati dengan menyiapkan tempat tidur darurat seperti velbed.*** (eny)
Baca Juga :  Flores Bergetar Hebat, Gempa 7,7 Magnitudo, 1 Warga Maumere Meninggal Dunia

Berita Terkait

Sikka Gencar Distribusi Logistik, Pastikan Tidak Ada Penumpukan Bantuan di Posko BPBD
Bupati Sikka Terbitkan Status Tanggap Darurat Bencana Gempa Bumi Tektonik
Penempatan Pos Pendamping Nasional di Maumere, Percepat Distribusi Logistik untuk Wilayah Terdampak Gempa
Paus Leo XIV Sampaikan Belasungkawa dan Solidaritas untuk Korban Gempa Flores
Palue Paling Fatal, 141 Rumah Rusak Berat
Gempa Hebat di Sikka, 4 Orang Meninggal Dunia
Pasca Gempa 7,7 M Melanda Flores, Kegiatan HUT RI di Maumere Dibatalkan
Lima Orang Tewas Akibat Gempa 7,7 Magnitudo di Flores

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 14:39 WITA

Sikka Gencar Distribusi Logistik, Pastikan Tidak Ada Penumpukan Bantuan di Posko BPBD

Selasa, 18 Agustus 2026 - 14:00 WITA

Bupati Sikka Terbitkan Status Tanggap Darurat Bencana Gempa Bumi Tektonik

Selasa, 18 Agustus 2026 - 09:36 WITA

Penempatan Pos Pendamping Nasional di Maumere, Percepat Distribusi Logistik untuk Wilayah Terdampak Gempa

Selasa, 18 Agustus 2026 - 08:45 WITA

Paus Leo XIV Sampaikan Belasungkawa dan Solidaritas untuk Korban Gempa Flores

Selasa, 18 Agustus 2026 - 08:26 WITA

Palue Paling Fatal, 141 Rumah Rusak Berat

Minggu, 16 Agustus 2026 - 10:29 WITA

Pasca Gempa 7,7 M Melanda Flores, Kegiatan HUT RI di Maumere Dibatalkan

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 12:07 WITA

Lima Orang Tewas Akibat Gempa 7,7 Magnitudo di Flores

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 11:40 WITA

Flores Bergetar Hebat, Gempa 7,7 Magnitudo, 1 Warga Maumere Meninggal Dunia

Berita Terbaru

Sebuah rumah di Kecamatan Palue rusak parah akibat diguncang gempa bumi, Sabtu (15/8)

Bencana Alam

Palue Paling Fatal, 141 Rumah Rusak Berat

Selasa, 18 Agu 2026 - 08:26 WITA