Waspada! Virus Babi Sudah Masuk Pulau Timor, Berpotensi Merambat ke Flores
Dibaca 8 kali
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sikka Mauritz da Cunha
Maumere-SuaraSikka.com: Virus babi Afrika yang biasa disebut African Swine Fever (ASF), kini sudah masuk Pulau Timor. Sangat berpotensi virus ini masuk ke Pulau Flores, termasuk Kabupaten Sikka.
Informasi ini disampaikan Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sikka Mauritz da Cunha, Kamis (27/2), saat membuka Workshop Kesiapsiagaan Menghadapi Ancaman ASF. Workshop ini berlangsung di Aula Kantor Dinas Pertanian, dihadiri kurang lebih 103 peternak, pengusaha, penjagal, dan pemasok ternak babi.
“Di Pulau Timor sudah ada kematian massal. Nah, ini cepat atau lambat, suka tidak suka, berpotensi masuk ke Sikka,” ungkap Mauritz da Cunha.
Dia mengatakan wilayah Kabupaten Sikka sangat terbuka, baik dari darat, laut maupun udara. Sementara itu lalulintas ternak babi ataupun bahan makanan dengan olahan daging babi, juga cukup tinggi. Karena itu sangat memungkinkan sekali virus ASF masuk ke daerah ini.
Dia menyampaikan sampai dengan sekarang belum ada vaksin untuk mencegah ASF. Jika virus ini sudah menyerang, maka besar kemungkinan semua ternak babi akan habis dengan sendirinya.
Menyikapi itu, kata dia, Dinas Pertanian menggelar workshop sebagai antisipasi untuk mencegah masuknya virus ASF. Dia mengajak semua peternak, pengusaha, dan masyarakat bergandeng tangan mengantisipasi virus yang mematikan ini.
“Kita harus bergandengan tangan, kerja sama untuk pencegahan. Saya sangat berharap partisipasi semua pihak. Kesadaran bersama menjadi faktor yang paling penting,” ajak dia.
Workshop ini diikuti lebih dari 100 orang dari berbagai unsur. Hadir juga para peternak, pengusaha, penjagal, pemasok dan pemerhati peternakan.*** (eny)