Kapolda NTT Terharu Lihat Kondisi Pasien DBD

Avatar photo

- Redaksi

Sabtu, 14 Maret 2020 - 13:49 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 14 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolda NTT menjenguk pasien DBD di Ruang Melati RSUD TC Hillers Maumere

Kapolda NTT menjenguk pasien DBD di Ruang Melati RSUD TC Hillers Maumere

Maumere-SuaraSikka.com: Bocah laki-laki berusia 2 tahun lebih tertidur pulas di Ruang Melati RSUD TC Hillers Maumere, Sabtu (14/3). Sesekali dia menarik napas panjang. Kapolda NTT Irjen Pol Hamidin terharu melihat kondisi pasien demam berdarah dengue (DBD) ini.
Mantan Kapolda Sulawesi Selatan itu lalu menanyakan kondisi kesehatan pasien kepada Spesialis Anak Dokter Mario Nara. Dia lalu memberikan tali asih berupa 1 parcel buah-buahan dan 1 buah tas yang berisikan raket nyamuk, kelambu, dan hit elektrik, yang diterima ibu kandung pasien.

Kapolda NTT Terharu Lihat Kondisi Pasien DBD

“Sungguh sangat prihatin ya. Ketika kita secara nasional fokus isu korona, di sini kita berhadapan dengan kejadian luar biasa DBD. Secara pribadi saya sangat prihatin lihat anak usia 2 tahun menderita akibat penyakit,” ungkap Hamidin.
Jenderal bintang dua itu didampingi istrinya, mendatangi RSUD TC Hillers Maumere sekitar pukul 11.05 Wita, usai menggelar tatap muka bersama Kapolres Sikka dan jajaran. Di RSUD TC Hillers, dia diterima Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sikka Petrus Herlemus dan KTU RSUD TC Hillers Maumere Avelinus Marianus.

Kapolda NTT Terharu Lihat Kondisi Pasien DBD

Kapolda NTT bersama rombongan langsung menuju Ruang Melati. Dokter Mario Nara mendampingi Kapolda NTT, yang menjenguk satu persatu pasien DBD yang dirawat di ruangan itu.
Ruang Melati yang merupakan ruang rawat inap untuk anak-anak, hari ini diisi 43 pasien, di antaranya 31 pasien DBD. Jumlah pasien ini melebihi kapasitas, karena ruangan tersebut memiliki daya tampung 39 pasien.
Kasus DBD di Kabupaten Sikka terus bertambah dari hari ke hari. Sampai dengan pagi ini sudah terjadi 1.312 kasus dengan 14 meninggal dunia. Yang sedang menjalani perawatan intensif sebanyak 94 pasien, terdiri dari 68 di RSUD TC Hillers Maumere, 4 di RS Santa Elisabeth Lela, dan 22 di RS Santo Gabriel Maumere.*** (eny)

Berita Terkait

1.540 Rumah di Sikka Rusak Akibat Gempa Bumi 7,7 Magnitudo
Mendagri Puji Manajemen Penanganan Gempa Bumi Tektonik di Sikka
Sikka Gencar Distribusi Logistik, Pastikan Tidak Ada Penumpukan Bantuan di Posko BPBD
Bupati Sikka Terbitkan Status Tanggap Darurat Bencana Gempa Bumi Tektonik
Penempatan Pos Pendamping Nasional di Maumere, Percepat Distribusi Logistik untuk Wilayah Terdampak Gempa
Paus Leo XIV Sampaikan Belasungkawa dan Solidaritas untuk Korban Gempa Flores
Palue Paling Fatal, 141 Rumah Rusak Berat
Gempa Hebat di Sikka, 4 Orang Meninggal Dunia

Berita Terkait

Rabu, 19 Agustus 2026 - 14:29 WITA

1.540 Rumah di Sikka Rusak Akibat Gempa Bumi 7,7 Magnitudo

Rabu, 19 Agustus 2026 - 13:12 WITA

Mendagri Puji Manajemen Penanganan Gempa Bumi Tektonik di Sikka

Selasa, 18 Agustus 2026 - 14:39 WITA

Sikka Gencar Distribusi Logistik, Pastikan Tidak Ada Penumpukan Bantuan di Posko BPBD

Selasa, 18 Agustus 2026 - 14:00 WITA

Bupati Sikka Terbitkan Status Tanggap Darurat Bencana Gempa Bumi Tektonik

Selasa, 18 Agustus 2026 - 09:36 WITA

Penempatan Pos Pendamping Nasional di Maumere, Percepat Distribusi Logistik untuk Wilayah Terdampak Gempa

Selasa, 18 Agustus 2026 - 08:26 WITA

Palue Paling Fatal, 141 Rumah Rusak Berat

Senin, 17 Agustus 2026 - 21:52 WITA

Gempa Hebat di Sikka, 4 Orang Meninggal Dunia

Minggu, 16 Agustus 2026 - 10:29 WITA

Pasca Gempa 7,7 M Melanda Flores, Kegiatan HUT RI di Maumere Dibatalkan

Berita Terbaru

Sebuah rumah di Kecamatan Palue rusak berat dihantam gempa bumi tektonik

Bencana Alam

1.540 Rumah di Sikka Rusak Akibat Gempa Bumi 7,7 Magnitudo

Rabu, 19 Agu 2026 - 14:29 WITA

Mendagri Tito Karnavian mengikuti laporan penanganan gempa bumi tektonik dari Ketua Pos Komando Tanggap Darurat Gempa Bumi Tektonik Kabupaten Sikka Margaretha Movaldes Da Maga Bapa, Rabu (19/8)

Bencana Alam

Mendagri Puji Manajemen Penanganan Gempa Bumi Tektonik di Sikka

Rabu, 19 Agu 2026 - 13:12 WITA