Rumah Sakit Rujukan Covid 19 di Maumere Kekurangan APD

Avatar photo

- Redaksi

Jumat, 20 Maret 2020 - 17:44 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 16 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur RSUD TC Hillers Maumere Marietha Laetitis Dua Weni

Direktur RSUD TC Hillers Maumere Marietha Laetitis Dua Weni

Rumah Sakit Rujukan Covid 19 di Maumere Kekurangan APD
Maumere-SuaraSikka.com: Kabupaten Sikka kekurangan alat pelindung diri (APD) untuk penanganan virus Covid 19. Padahal di daerah itu terdapat 1 rumah sakit rujukan yakni RSUD TC Hillers Maumere.

Direktur RSUD TC Hillers Maumere Marietha Laetitis Dua Weni menegaskan APD merupakan kebutuhan penting dalam penanganan pasien. Tetapi kondisi yang terjadi justeru RSUD TC Hillers malah sama sekali tidak dilengkapi sarana dan prasarana yang memadai.

Baca Juga :  Gempa Hebat di Sikka, 4 Orang Meninggal Dunia

Dokter Mercy Pareira, begitu Direktur RSUD TC Hillers ini biasa disapa, mengaku pihaknya sudah berupaya dengan menggunakan anggaran dari rumah sakit tersebut. Namun kendalanya karena APD yang dipesan dikirim secara cicil.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ini yang jadi kendala buat kami. Kalau tidak ada APD, perawat dan dokter di sini agak segan melayani,” ungkap Dokter Mercy di depan Forum Rapat Koordinasi Kesehatan Penanganan Covid 19 yang dipimpin Bupati Sikka di Auls Bapelitbangda, Jumat (20/3) siang.

Baca Juga :  Pasca Gempa 7,7 M Melanda Flores, Kegiatan HUT RI di Maumere Dibatalkan

Secara ideal, katanya, RSUD TC Hillers membutuhkan 30 pasang ADP setiap harinya. Jumlah itu diperuntukkan masing-masing 10 pasang untuk setiap shift. Setiap hari ada 3 shift yakni pagi, siang, dan malam.

Selain APD, RSUD TC Hillers juga membutuhkan tambahan sarana prasarana habis pakai dan viral transport medium (VTM). Bupati Sikka meminta perhatian serius dari pemerintah propinsi dan pemerintah pusat.*** (eny)

Berita Terkait

Sikka Gencar Distribusi Logistik, Pastikan Tidak Ada Penumpukan Bantuan di Posko BPBD
Bupati Sikka Terbitkan Status Tanggap Darurat Bencana Gempa Bumi Tektonik
Penempatan Pos Pendamping Nasional di Maumere, Percepat Distribusi Logistik untuk Wilayah Terdampak Gempa
Paus Leo XIV Sampaikan Belasungkawa dan Solidaritas untuk Korban Gempa Flores
Palue Paling Fatal, 141 Rumah Rusak Berat
Gempa Hebat di Sikka, 4 Orang Meninggal Dunia
Pasca Gempa 7,7 M Melanda Flores, Kegiatan HUT RI di Maumere Dibatalkan
Lima Orang Tewas Akibat Gempa 7,7 Magnitudo di Flores

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 14:39 WITA

Sikka Gencar Distribusi Logistik, Pastikan Tidak Ada Penumpukan Bantuan di Posko BPBD

Selasa, 18 Agustus 2026 - 14:00 WITA

Bupati Sikka Terbitkan Status Tanggap Darurat Bencana Gempa Bumi Tektonik

Selasa, 18 Agustus 2026 - 09:36 WITA

Penempatan Pos Pendamping Nasional di Maumere, Percepat Distribusi Logistik untuk Wilayah Terdampak Gempa

Selasa, 18 Agustus 2026 - 08:45 WITA

Paus Leo XIV Sampaikan Belasungkawa dan Solidaritas untuk Korban Gempa Flores

Selasa, 18 Agustus 2026 - 08:26 WITA

Palue Paling Fatal, 141 Rumah Rusak Berat

Minggu, 16 Agustus 2026 - 10:29 WITA

Pasca Gempa 7,7 M Melanda Flores, Kegiatan HUT RI di Maumere Dibatalkan

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 12:07 WITA

Lima Orang Tewas Akibat Gempa 7,7 Magnitudo di Flores

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 11:40 WITA

Flores Bergetar Hebat, Gempa 7,7 Magnitudo, 1 Warga Maumere Meninggal Dunia

Berita Terbaru

Sebuah rumah di Kecamatan Palue rusak parah akibat diguncang gempa bumi, Sabtu (15/8)

Bencana Alam

Palue Paling Fatal, 141 Rumah Rusak Berat

Selasa, 18 Agu 2026 - 08:26 WITA