Maumere-SuaraSikka.com: Dua buah videotron di Kabupaten Sikka mesti dimaksimalkan fungsinya. Dandim Sikka mebgusulkan agar videotron bisa dijadikan media iformasi untuk pencegahan Covid 19.
Usulan ini disampaikan Dandim Sikka Letkol Inf M. Zulnalendra Utama dalam Rapat Koordinasi Kesehatan Penanganan Covid 19. Rakor yang berlangsung di Aula Bapelitbangda ini dipimpin langsung Bupati Sikka Fransiskus Roberto Diogo.
“Kondisi kita sudah sangat mendesak untuk informasi yang tepat dan cepat kepada masyarakat. Kita punya videotron, sarana ini sebaiknya dipakai untuk media informasi,” ujar Zulnalendra Utama.
Pantauan media ini, selama ini videotron lebih banyak menginformasikan kegiatan Bupati Sikka. Belakangan sudah mulai dtayangkan informasi-informasi bisnis.
Hingga Jumat (20/3) kemarin, setidaknya sudah 32 warga Kabupaten Sikka yang sementara ini menjalani karantina mandiri di rumah masing-masing. Sebagian besar dari mereka dikabarkan baru kembali dari luar daerah. Di antaranya Wakil Bupati Sikka Romanus Woga yang baru menyelesaikan perjalanan dinas dari Propinsi Kalimantan Timur.
Sementara itu terdapat 2 warga Kabupaten Lembata yang dirujuk dari RSUD Lembata sejak Minggu (15/3) lalu. Dua warga yang adalah suami isteri ini dengan status orang dalam pemantauan (ODP) mengingat keduanya baru kembali dari Inggris, setelah 15 tahun menetap di sana.*** (eny)















