Satu ABK Terduga Covid, Diperiksa di Atas Kapal

Avatar photo

- Redaksi

Rabu, 25 Maret 2020 - 11:08 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 19 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Seorang dokter sedang melakukan pemeriksaan awal terhadap pasien rujukan terduga Covid, Rabu (25/3)

Seorang dokter sedang melakukan pemeriksaan awal terhadap pasien rujukan terduga Covid, Rabu (25/3)

Maumere-SuaraSikka.com: Seorang anak buah kapal (ABK) diduga terserang Covid 19. Untuk memastikan ini, dokter dari Satuan Gugus Tugas Covid Kabupaten Sikka, Rabu (25/3) pagi, langsung memeriksa terduga di atas kapal.

Terduga ini merupakan ABK pada KM Fortuner. Dia dirujuk dari RSUD Nagekeo. KM Fortuner itu sendiri berada di Pelabuhan Maropokot untuk membongkar 800 ton semen.

Pantauan media ini, KM Fortuner tiba di Pelabuhan Laurens Say sekitar jam 07.00 Wita. Kapal ini tidak langsung bersandar, tapi berlabuh di tengah laut. Personil Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Maumere bersama seorang staf Kantor Kesyahbandaran Otoritas Pelabuhan (KSOP) Maumere langsung menuju ke kapal dengan menggunakan speedboat.

Setelah dilakukan pemeriksaan oleh KKP, kapal ini kemudian diarahkan bersandar di Dermaga Pelabuhan Laurens Say. Tidak lama berselang seorang dokter dan perawat naik ke atas kapal untuk pemeriksaan medis.

Baca Juga :  Dentuman Keras, Dikira Gempa Susulan, Ternyata Gunung Lewotobi Erupsi Lagi

Dokter dan perawat mengenakan alat pelindung diri (APD). Sementara itu 2 buah ambulance disiagakan di dermaga. Sampai dengan berita ini diturunkan, dokter masih melakukan pemeriksaan.

Dari dermaga, bisa dilihat secara terang, pemeriksaan berlangsung di anjungan. Tampak terduga sedang duduk, dan dokter melakukan pemeriksaan awal.*** (eny)

Berita Terkait

Wali Kota Kupang Serahkan Bantuan Rp 200 Juta dan 500 Paket Sembako untuk Korban Gempa di Sikka
Dana Desa di Sikka Anjlok Setengah Bagian, Pelayanan Tidak Optimal
BNPB Komitmen Percepat Proses Rehab-Rekon Pascagempa Bumi Tektonik di Flores, Rumah Rusak Mencapai 77.912 Unit
Dentuman Keras, Dikira Gempa Susulan, Ternyata Gunung Lewotobi Erupsi Lagi
Belanja Modal Anjlok Rp 12 Miliar Lebih, Infrastruktur Jalan Bakal Jadi Korban
Seng Bantuan untuk Warga Terdampak Erupsi Gunung Lewotobi Ukuran Tipis, Tidak Layak Jadi Atap Rumah
100 Rombel pada 22 Sekolah di Sikka Harus Belajar di Tenda Darurat, SMPN 1 Maumere Pindah ke SKB
Pilkades Serentak Ditunda Tahun 2027, Sikap Bupati Sikka Plin-Plan

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 11:56 WITA

Wali Kota Kupang Serahkan Bantuan Rp 200 Juta dan 500 Paket Sembako untuk Korban Gempa di Sikka

Jumat, 28 Agustus 2026 - 10:37 WITA

Dana Desa di Sikka Anjlok Setengah Bagian, Pelayanan Tidak Optimal

Kamis, 27 Agustus 2026 - 16:01 WITA

BNPB Komitmen Percepat Proses Rehab-Rekon Pascagempa Bumi Tektonik di Flores, Rumah Rusak Mencapai 77.912 Unit

Kamis, 27 Agustus 2026 - 12:12 WITA

Dentuman Keras, Dikira Gempa Susulan, Ternyata Gunung Lewotobi Erupsi Lagi

Kamis, 27 Agustus 2026 - 11:15 WITA

Belanja Modal Anjlok Rp 12 Miliar Lebih, Infrastruktur Jalan Bakal Jadi Korban

Rabu, 26 Agustus 2026 - 21:20 WITA

100 Rombel pada 22 Sekolah di Sikka Harus Belajar di Tenda Darurat, SMPN 1 Maumere Pindah ke SKB

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:04 WITA

Pilkades Serentak Ditunda Tahun 2027, Sikap Bupati Sikka Plin-Plan

Rabu, 26 Agustus 2026 - 10:35 WITA

PMKRI Maumere, Timika, Mataram dan Solidaritas Pemuda-Pemudi NTB Salurkan Bantuan untuk Lansia Terdampak Gempa Flores

Berita Terbaru