Covid 19 di Sikka, Alok Timur Tertinggi

Avatar photo

- Redaksi

Minggu, 29 Maret 2020 - 14:14 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 37 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Data perkembangan Covid 19 di Kabupaten Sikka, disampaikan Petrus Herlemus, Sabtu (28/3)

Data perkembangan Covid 19 di Kabupaten Sikka, disampaikan Petrus Herlemus, Sabtu (28/3)

Maumere-SuaraSikka.com: Satuan Gugus Tugas Pencegahan Covid 19 Kabupaten Sikka, Sabtu (28/3) malam, merilis data perkembangan Covid di daerah itu. Kecamatan Alok Timur paling tinggi dan berada di rangking atas.

Data tersebut dibeberkan Sekretaris Satgas Covis Sikka Petrus Herlemus pada rapat evaluasi di Aula Kantor Dinas Kesehatan. Data yang dibeberkan itu akumulasi dari 11 Maret 2020 hingga 27 Maret 2020.

Untuk di Kabupaten Sikka, ada 3 kategori level, yakni orang tanpa genjala (OTG), orang dalam pemantauan (ODP), dan pasien dalam pengawasan (PDP). Belum ada yang masuk ke level suspek hingga positip.

Dari tiga level ini, Alok Timur mencatat posisi teratas dengan 346 OTG, 9 ODP, dan 1 PDP. Munculnya 1 PDP dari Alok Timur memperkuat posisi Alok Timur di puncak data, karena di 20 kecamatan yang lainnya belum ada kasus PDP.

Dua kecamatan di dalam kota juga terbilang cukup tinggi. Kecamatan Alok dengan 346 OTG dan 6 ODP, dan Kecamatan Alok Barat dengan 121 OTG dan 9 ODP. Lalu menyusul Kecamatan Kangae dengan 110 OTG dan 1 ODP.

Baca Juga :  Bupati Sikka Serius Pilkades Serentak Digelar Tahun Ini, Golkar dan Demokrat Tolak

Kecamatan-kecamatan yang lain tercatat antara 6-71 OTG dan 0-7 ODP. Hanya ada 3 kecamatan yang masih nihil ODP, yaitu Magepanda, Lela dan Tanawawo.

Dokter Asep Purnama berpendapat sedikit ekstrim. Menurut dia, apapun levelnya, baik itu OTG, ODP, maupun PDP, harus dianggap sebagai positip. Hal ini bukan untuk menakut-nakuti, tapi lebih kepada upaya meningkatkan kewaspadaan dalam pencegahan Covid 19.*** (eny)

Berita Terkait

Wali Kota Kupang Serahkan Bantuan Rp 200 Juta dan 500 Paket Sembako untuk Korban Gempa di Sikka
Dana Desa di Sikka Anjlok Setengah Bagian, Pelayanan Tidak Optimal
BNPB Komitmen Percepat Proses Rehab-Rekon Pascagempa Bumi Tektonik di Flores, Rumah Rusak Mencapai 77.912 Unit
Dentuman Keras, Dikira Gempa Susulan, Ternyata Gunung Lewotobi Erupsi Lagi
Belanja Modal Anjlok Rp 12 Miliar Lebih, Infrastruktur Jalan Bakal Jadi Korban
Seng Bantuan untuk Warga Terdampak Erupsi Gunung Lewotobi Ukuran Tipis, Tidak Layak Jadi Atap Rumah
100 Rombel pada 22 Sekolah di Sikka Harus Belajar di Tenda Darurat, SMPN 1 Maumere Pindah ke SKB
Pilkades Serentak Ditunda Tahun 2027, Sikap Bupati Sikka Plin-Plan

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 11:56 WITA

Wali Kota Kupang Serahkan Bantuan Rp 200 Juta dan 500 Paket Sembako untuk Korban Gempa di Sikka

Jumat, 28 Agustus 2026 - 10:37 WITA

Dana Desa di Sikka Anjlok Setengah Bagian, Pelayanan Tidak Optimal

Kamis, 27 Agustus 2026 - 16:01 WITA

BNPB Komitmen Percepat Proses Rehab-Rekon Pascagempa Bumi Tektonik di Flores, Rumah Rusak Mencapai 77.912 Unit

Kamis, 27 Agustus 2026 - 12:12 WITA

Dentuman Keras, Dikira Gempa Susulan, Ternyata Gunung Lewotobi Erupsi Lagi

Kamis, 27 Agustus 2026 - 11:15 WITA

Belanja Modal Anjlok Rp 12 Miliar Lebih, Infrastruktur Jalan Bakal Jadi Korban

Rabu, 26 Agustus 2026 - 21:20 WITA

100 Rombel pada 22 Sekolah di Sikka Harus Belajar di Tenda Darurat, SMPN 1 Maumere Pindah ke SKB

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:04 WITA

Pilkades Serentak Ditunda Tahun 2027, Sikap Bupati Sikka Plin-Plan

Rabu, 26 Agustus 2026 - 10:35 WITA

PMKRI Maumere, Timika, Mataram dan Solidaritas Pemuda-Pemudi NTB Salurkan Bantuan untuk Lansia Terdampak Gempa Flores

Berita Terbaru