Hasil Swab 2 ABK dan 1 Petugas Cafetaria Lambelu Belum Keluar

Avatar photo

- Redaksi

Minggu, 12 April 2020 - 15:11 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 22 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KM Lambelu bersandar di Pelabuhan Laurens Say Maumere, Selasa (7/4) malam

KM Lambelu bersandar di Pelabuhan Laurens Say Maumere, Selasa (7/4) malam

Maumere-SuaraSikka.com: Sampai dengan Minggu (12/4) siang, hasil swab 2 anak buah kapal dan 1 petugas cafetaria Lambelu belum keluar. Masyarakat Kabupaten Sikka diminta untuk bersabar menunggu hasil keputusan.

Jurubicara Satgas Covid Sikka Petrus Herlemus mengatakan pihaknya juga sedang menunggu hasil swab 3 ABK Lambelu. Dia berharap mendapatkan hasil secepatnya guna mengambil langkah-langkah penanganan selanjutnya.

Baca Juga :  PDI Perjuangan Lepas Kapal RS Laksamana Malahayati Bantu Korban Gempa di NTT

Petrus Helermus meminta seluruh warga masyarakat Kabupaten Sikka tetap bersabar, sambil terus mengikuti imbauan pemerintah untuk menghindari kerumunan, menjaga jarak, tinggal di rumah saja, menggunakan masker, dan sesering mungkin mencuci tangan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebanyak 95 ABK dan sejumlah mitra kerja kapal Lambelu telah menjalani pemeriksaan rapid test pada Selasa (7/4) saat kapal itu masuk Pelabuhan Laurens Say Maumere.

Baca Juga :  Wabup Sikka Serahkan 20 Unit Tenda untuk Korban Gempa di Talibura

Hasil rapid test menggambarkan 2 ABK dan 1 petugas cafetaria teridentifikasi terjangkit Covid 19, sementara yang lainnya negatif. Ketiga orang ini terus melanjutkan perjalanan bersama Lambelu, dan informasinya melaksanakan swab di Makasar.*** (eny)

Berita Terkait

Wali Kota Kupang Serahkan Bantuan Rp 200 Juta dan 500 Paket Sembako untuk Korban Gempa di Sikka
Dana Desa di Sikka Anjlok Setengah Bagian, Pelayanan Tidak Optimal
BNPB Komitmen Percepat Proses Rehab-Rekon Pascagempa Bumi Tektonik di Flores, Rumah Rusak Mencapai 77.912 Unit
Dentuman Keras, Dikira Gempa Susulan, Ternyata Gunung Lewotobi Erupsi Lagi
Belanja Modal Anjlok Rp 12 Miliar Lebih, Infrastruktur Jalan Bakal Jadi Korban
Seng Bantuan untuk Warga Terdampak Erupsi Gunung Lewotobi Ukuran Tipis, Tidak Layak Jadi Atap Rumah
100 Rombel pada 22 Sekolah di Sikka Harus Belajar di Tenda Darurat, SMPN 1 Maumere Pindah ke SKB
Pilkades Serentak Ditunda Tahun 2027, Sikap Bupati Sikka Plin-Plan

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 11:56 WITA

Wali Kota Kupang Serahkan Bantuan Rp 200 Juta dan 500 Paket Sembako untuk Korban Gempa di Sikka

Jumat, 28 Agustus 2026 - 10:37 WITA

Dana Desa di Sikka Anjlok Setengah Bagian, Pelayanan Tidak Optimal

Kamis, 27 Agustus 2026 - 16:01 WITA

BNPB Komitmen Percepat Proses Rehab-Rekon Pascagempa Bumi Tektonik di Flores, Rumah Rusak Mencapai 77.912 Unit

Kamis, 27 Agustus 2026 - 12:12 WITA

Dentuman Keras, Dikira Gempa Susulan, Ternyata Gunung Lewotobi Erupsi Lagi

Kamis, 27 Agustus 2026 - 11:15 WITA

Belanja Modal Anjlok Rp 12 Miliar Lebih, Infrastruktur Jalan Bakal Jadi Korban

Rabu, 26 Agustus 2026 - 21:20 WITA

100 Rombel pada 22 Sekolah di Sikka Harus Belajar di Tenda Darurat, SMPN 1 Maumere Pindah ke SKB

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:04 WITA

Pilkades Serentak Ditunda Tahun 2027, Sikap Bupati Sikka Plin-Plan

Rabu, 26 Agustus 2026 - 10:35 WITA

PMKRI Maumere, Timika, Mataram dan Solidaritas Pemuda-Pemudi NTB Salurkan Bantuan untuk Lansia Terdampak Gempa Flores

Berita Terbaru