Pemerintah Siapkan Lokasi Karantina Baru di Eks Kantor Bupati Sikka dan Puskesmas Waigete

Avatar photo

- Redaksi

Minggu, 19 April 2020 - 09:36 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 45 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gedung Eks Kantor Bupati Sikka di Jalan Ahmad Yani Maumere

Gedung Eks Kantor Bupati Sikka di Jalan Ahmad Yani Maumere

Maumere-SuaraSikka.com: Pemkab Sikka tengah menyiapkan 2 lokasi baru untuk karantina massal, yakni Gedung Eks Kantor Bupati Sikka di Jalan Ahmad Yani dan Puskesmas Waigete di Kecamatan Waigete.

Dua lokasi baru ini disiapkan untuk mengantisipasi kemungkinan-kemungkinan yang terjadi selama proses penanganan pencegahan penularan virus corona.

“Apabila hasil swab nanti, ada yang dinyatakan positip, maka kita perlu memisahkan yang sedang karantina ini ke lokasi yang baru. Istilahnya kita menyekat mereka sehingga tidak terlalu berkelompok,” ujar Jurubicara Satgas Covid Sikka Petrus Herlemus kepada wartawan, Sabtu (18/4).

Dia mengaku sudah menyampaikan usulan kepada Bupati Sikka untuk menyiapkan lokasi baru karantina massal. Dalam rapat evaluasi di Aula Kantor Dinas Kesehatan, Sabtu (18/4), katanya, Bupati Sikka sudah menyetujui
gedung Eks Kantor Bupati Sikka yang sekarang menjadi Kantor Dinas Kebudayaan dan Pariwisata dan Puskesmas Waigete sebagai lokasi karantina yang baru.

Sementara ini, kata dia, tim kerja Satgas Covid Sikka yang menangani sarana dan prasarana, tengah menyiapkan gedung Eks Kantor Bupati Sikka. Sedangkan Puskesmas Waigete, menurut dia, sudah lebih siap, karena tinggal dilengkapi tempat tidur saja.

Baca Juga :  Padam 5 Hari Akibat Gempa Bumi Tektonik, Listrik di Palue Kembali Nyala

Sampai Sabtu (18/4), Satgas Covid Sikka masih menunggu hasil 6 sampel swab dari Laboratorium BTKL Surabaya. Enam sampel itu dikirim sejak Rabu (15/4) lalu. Petrus Herlemus mengatakan 6 sampel swab dari Sikka masih ada dalam posisi antri untuk pemeriksaan.*** (eny)

Berita Terkait

Wali Kota Kupang Serahkan Bantuan Rp 200 Juta dan 500 Paket Sembako untuk Korban Gempa di Sikka
Dana Desa di Sikka Anjlok Setengah Bagian, Pelayanan Tidak Optimal
BNPB Komitmen Percepat Proses Rehab-Rekon Pascagempa Bumi Tektonik di Flores, Rumah Rusak Mencapai 77.912 Unit
Dentuman Keras, Dikira Gempa Susulan, Ternyata Gunung Lewotobi Erupsi Lagi
Belanja Modal Anjlok Rp 12 Miliar Lebih, Infrastruktur Jalan Bakal Jadi Korban
Seng Bantuan untuk Warga Terdampak Erupsi Gunung Lewotobi Ukuran Tipis, Tidak Layak Jadi Atap Rumah
100 Rombel pada 22 Sekolah di Sikka Harus Belajar di Tenda Darurat, SMPN 1 Maumere Pindah ke SKB
Pilkades Serentak Ditunda Tahun 2027, Sikap Bupati Sikka Plin-Plan

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 11:56 WITA

Wali Kota Kupang Serahkan Bantuan Rp 200 Juta dan 500 Paket Sembako untuk Korban Gempa di Sikka

Jumat, 28 Agustus 2026 - 10:37 WITA

Dana Desa di Sikka Anjlok Setengah Bagian, Pelayanan Tidak Optimal

Kamis, 27 Agustus 2026 - 16:01 WITA

BNPB Komitmen Percepat Proses Rehab-Rekon Pascagempa Bumi Tektonik di Flores, Rumah Rusak Mencapai 77.912 Unit

Kamis, 27 Agustus 2026 - 12:12 WITA

Dentuman Keras, Dikira Gempa Susulan, Ternyata Gunung Lewotobi Erupsi Lagi

Kamis, 27 Agustus 2026 - 11:15 WITA

Belanja Modal Anjlok Rp 12 Miliar Lebih, Infrastruktur Jalan Bakal Jadi Korban

Rabu, 26 Agustus 2026 - 21:20 WITA

100 Rombel pada 22 Sekolah di Sikka Harus Belajar di Tenda Darurat, SMPN 1 Maumere Pindah ke SKB

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:04 WITA

Pilkades Serentak Ditunda Tahun 2027, Sikap Bupati Sikka Plin-Plan

Rabu, 26 Agustus 2026 - 10:35 WITA

PMKRI Maumere, Timika, Mataram dan Solidaritas Pemuda-Pemudi NTB Salurkan Bantuan untuk Lansia Terdampak Gempa Flores

Berita Terbaru