Mahasiswa dan Pelajar dari Makasar Datang ke Posko Covid Sikka Tanpa Kenakan Masker

Avatar photo

- Redaksi

Selasa, 28 April 2020 - 14:12 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 12 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelaku perjalanan dari Makasar melaporkan berakhirnya masa karantina, Selasa (28/4)

Pelaku perjalanan dari Makasar melaporkan berakhirnya masa karantina, Selasa (28/4)

Maumere-SuaraSikka.com: Seorang mahasiswa dan pelajar yang studi di Makasar, Selasa (28/4) pagi mendatangi Posko Satgas Covid Sikka. Dua pelaku perjalanan ini sama sekali tidak mengenakan masker.

Petugas kesehatan di posko sempat meminta keduanya mengenakan masker. Ternyata keduanya mengaku tidak membawa masker. Masker ditinggalkan di rumah.

Mendengar jawaban tersebut, petugas kesehatan hanya bisa terpana saja. Petugas pun membagikan masker, sambil menyampaikan penjelasan tentang pentingnya menggunakan masker di tengah pandemi virus corona.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dua anak muda ini datang ke posko untuk melaporkan berakhirnya masa karantina, sekaligus meminta arahan protokoler.

Baca Juga :  Dentuman Keras, Dikira Gempa Susulan, Ternyata Gunung Lewotobi Erupsi Lagi

Robertus Balarminus, 20 tahun, mahasiswa di salah satu perguruan tinggi di Makasar, tiba di Maumere pada 23 Maret 2020 dengan menggunakan KM Lambelu. Dia mengaku melaksanakan karantina mandiri di rumah, bukan saja 14 hari, tapi selama 1 bulan.

Sementara Meriani Christina Elsani, 17 tahun, pelajar Kelas XI sebuah SMA di Makasar, tiba di Maumere melalui Bandara Frans Seda pada 6 April 2020.

Mahasiswa dan pelajar ini masih ada hubungan kawin mawin. Rumah mereka pun bertetangga, di bilangan Kelurahan Nangalimang Kecamatan Alok.

Baca Juga :  53.971 Unit Rumah di Flores Rusak Akibat Guncangan Gempa

Robertus Balarminus mengaku tertib menjalani karantina, apalagi harus menjalani kuliah secara online. Jika tidak ada aktifitas, dia menghabiskan waktu dengan bermain game melalui handphone.

Hal yang sama juga disampaikan Meriani Christina Elsani, yang tertib melaksanakan karantina mandiri. Selama masa karantina, dia mengerjakan tugas-tugas sekolah secara online.

Setelah mencatat administrasi dua orang ini, petugas kesehatan mengingatkan lagi agar melaksanakan protokoler kesehatan seperti hindari kerumunan, jaga jarak, cuci tangan, dan pakai masker.*** (eny)

Berita Terkait

Wali Kota Kupang Serahkan Bantuan Rp 200 Juta dan 500 Paket Sembako untuk Korban Gempa di Sikka
Dana Desa di Sikka Anjlok Setengah Bagian, Pelayanan Tidak Optimal
BNPB Komitmen Percepat Proses Rehab-Rekon Pascagempa Bumi Tektonik di Flores, Rumah Rusak Mencapai 77.912 Unit
Dentuman Keras, Dikira Gempa Susulan, Ternyata Gunung Lewotobi Erupsi Lagi
Belanja Modal Anjlok Rp 12 Miliar Lebih, Infrastruktur Jalan Bakal Jadi Korban
Seng Bantuan untuk Warga Terdampak Erupsi Gunung Lewotobi Ukuran Tipis, Tidak Layak Jadi Atap Rumah
100 Rombel pada 22 Sekolah di Sikka Harus Belajar di Tenda Darurat, SMPN 1 Maumere Pindah ke SKB
Pilkades Serentak Ditunda Tahun 2027, Sikap Bupati Sikka Plin-Plan

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 11:56 WITA

Wali Kota Kupang Serahkan Bantuan Rp 200 Juta dan 500 Paket Sembako untuk Korban Gempa di Sikka

Jumat, 28 Agustus 2026 - 10:37 WITA

Dana Desa di Sikka Anjlok Setengah Bagian, Pelayanan Tidak Optimal

Kamis, 27 Agustus 2026 - 16:01 WITA

BNPB Komitmen Percepat Proses Rehab-Rekon Pascagempa Bumi Tektonik di Flores, Rumah Rusak Mencapai 77.912 Unit

Kamis, 27 Agustus 2026 - 12:12 WITA

Dentuman Keras, Dikira Gempa Susulan, Ternyata Gunung Lewotobi Erupsi Lagi

Kamis, 27 Agustus 2026 - 11:15 WITA

Belanja Modal Anjlok Rp 12 Miliar Lebih, Infrastruktur Jalan Bakal Jadi Korban

Rabu, 26 Agustus 2026 - 21:20 WITA

100 Rombel pada 22 Sekolah di Sikka Harus Belajar di Tenda Darurat, SMPN 1 Maumere Pindah ke SKB

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:04 WITA

Pilkades Serentak Ditunda Tahun 2027, Sikap Bupati Sikka Plin-Plan

Rabu, 26 Agustus 2026 - 10:35 WITA

PMKRI Maumere, Timika, Mataram dan Solidaritas Pemuda-Pemudi NTB Salurkan Bantuan untuk Lansia Terdampak Gempa Flores

Berita Terbaru