Uang Lelah Tagana Rp 14 Juta Diduga Hilang, Sedang Ditelusuri

Avatar photo

- Redaksi

Selasa, 12 Mei 2020 - 17:17 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 51 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sejumlah personil Tagana sedang berada di Gedung DPRD Sikka, Senin (12/5)

Sejumlah personil Tagana sedang berada di Gedung DPRD Sikka, Senin (12/5)

Maumere-SuaraSikka.com: Di tengah pandemi virus corona, merebak dugaan hilangnya uang lelah Rp 14 juta milik Tagana Sikka. Kasus ini sedang ditelusuri institusi terkait.

Soal hilangnya uang lelah Tagana terungkap dalam rapat dengar pendapat (RDP) antara DPRD Sikka dan Pemkab Sikka, Senin (11/5). Masalah ini kembali mencuat dalam RDP lanjutan Selasa (12/5) hari ini.

Diketahui bahwa Tagana Sikka membantu BPBD Sikka dalam penanganan bencana alam. Aktifitas ini dilaksanakan pada 2 kegiatan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pertama, pada 2-15 Januari 2020 untuk penanganan banjir bandang di Likot Kecamatan Waigete, angin kencang di Kangae, abrasi di Bangkoor Kecamatan Talibura, lalu Lela dan Sikka di Kecamatan Lela, dan di Kecamatan Doreng.

Baca Juga :  Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere

Lalu kedua, pada Pebruari 2020 keterlibatan 10 orang Tagana Sikka yang terlibat dalam pembangunan MIS Darat Pantai.

Terungkap bahwa terdapat uang lelah Tagana sebesar Rp 14 juta yang sudah diserahkan BPBD Sikka kepada Dinas Sosial Sikka.

Informasinya menjadi simpang siur karena versi Dinsos sudah didistribusikan, tapi di versi Tagana belum didistribusi.

Sekretaris Dinsos Sikka Ferry Hermanus Dindus mengaku hanya sekali menerima uang lelah Tagana untuk didistribusikan. Dan dia mengaku sudah mendistribusikan uang lelah kepada yang berhak menerima.

“Sudah saya bayarkan semuanya, saya punya dokumen lengkap,” ungkap dia.

Baca Juga :  Peduli Kota Maumere Indah, Bank NTT Salurkan CSR Rp 172,5 Juta

Benny Dagha dari Tagana Sikka menyampaikan untuk keterlibatan pada Pebruari 2020, Tagana sudah menerima uang lelah, langsung dari BPBD Sikka.

Sementara keterlibatan pada 2-15 Januari, ada banyal sekali personil Tagana yang terlibat. Namun pada akhirnya yang menerima uang hanya 5 orang saja.

“Dari 5 orang itu, ada 1 orang yang mengaku tidak terima, tapi ada tanda tangan penerima, padahal yang bersangkutan tidak pernah tanda tangan,” jelas Benny Daga.

Kepala Dinas Sosial Delly Pasande berjanji akan menelusuri kasus ini. Dia akan melakukan pemeriksaan terhadap PNS staf Dinsos dan personil Tagana yang terlibat pada urusan uang lelah Tagana.*** (eny)

Berita Terkait

Peduli Kota Maumere Indah, Bank NTT Salurkan CSR Rp 172,5 Juta
SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan
Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius
Bukan Sekadar Belajar di Kelas, SMPK Yapenthom 2 Maumere Gandeng Frater Ledalero Ajak Siswa Kenali Diri dan Bertumbuh dalam Kasih
49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi
Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 10:31 WITA

Peduli Kota Maumere Indah, Bank NTT Salurkan CSR Rp 172,5 Juta

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:43 WITA

SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:36 WITA

Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere

Senin, 19 Oktober 2026 - 21:59 WITA

Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:45 WITA

Bukan Sekadar Belajar di Kelas, SMPK Yapenthom 2 Maumere Gandeng Frater Ledalero Ajak Siswa Kenali Diri dan Bertumbuh dalam Kasih

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:49 WITA

Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:27 WITA

Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:23 WITA

Bupati Sikka “Tampar” ASN: Jangan Lihat Pekerjaan Hanya sebagai Rutinitas Administrasi

Berita Terbaru