Kapolres Sikka Sebut Realisasi Dana Pengamanan Pilkada Sudah 95 Persen

Avatar photo

- Redaksi

Sabtu, 1 September 2018 - 12:51 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 30 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: PMKRI Maumere melakukan aksi damai terkait dana pengamanan pemilihan kepala daerah, Rabu (29/8)

Foto: PMKRI Maumere melakukan aksi damai terkait dana pengamanan pemilihan kepala daerah, Rabu (29/8)

Maumere-SuaraSikka.com: Teka-teki berapa besar realisasi dana pengamanan pemilihan kepala daerah di Kabupaten Sikka Tahun 2018 hingga kini belum diketahui. Kapolres Sikka Rickson PM Situmorang menyebut telah merealisasikan 95 persen dari total dana yang diterima sebesar Rp 5.895.012.000.

“Untuk sampai tahapan sekarang, kalau tidak salah sudah hampir 95 persen. Kalau ada yang tidak kita laksanakan, nanti (dananya) kita kembalikan,” demikian penjelasan Rickson Situmorang kepada sejumlah wartawan di Mapolres Sikka, Rabu (29/8), usai menerima aksi damai PMKRI Maumere.

Sejauh ini memang belum ada laporan pertanggungjawaban secara resmi dari Polres Sikka selaku pengguna dana hibah tersebut. Kapolres Sikka mengatakan belum menyampaikan pertanggungjawaban karena tahapan kegiatan belum selesai. Kepala Dinas Keuangan Kabupaten Sikka Eduardus Desa Pante yang dihubungi beberapa hari lalu menjelaskan nantinya ada mekanisme pertanggungjawaban.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Meski belum ada pertanggungjawaban secara resmi, namun PMKRI Maumere menyebut realisasi pemanfaatan dana pengamanan pemilihan kepala daerah hanya sebesar Rp 853 juta. Ketua PMKRI Maumere Bentho Rany memastikan data tersebut diperoleh dari hasil investigasi. Namun sejauh mana hasil investigasi tersebut, PMKRI masih merahasiakannya. Bentho Rani hanya mengatakan PMKRI Maumere memiliki banyak data hasil investigasi, namun belum bisa disampaikan secara terbuka.

Baca Juga :  Sikka Darurat, Cairan Dialisa Habis, Pasien Cuci Darah Tidak Dilayani

PMKRI Maumere melakukan aksi damai, Rabu (29/8), untuk mengklarifikasi dana pengamanan pemilihan kepala daerah yang dihibahkan kepada Polres Sikka. Sebanyak 35 aktivis PMKRI Maumere mendatangi Polres Sikka dan kemudian bertemu dengan anggota DPRD Sikka.

BERITA TERKAIT:

PMKRI Maumere Serukan Copot Kapolres Sikka

Dalam aksi damai itu mereka membawa tiga buah spanduk yang terkait dana pengamanan pemilihan kepala daerah. Ada spanduk yang bertuliskan Kapolres Sikka Makan Uang Dana Pengamanan Pilkada, ada lagi yang bertuliskan Kembalikan Uang Rakyat, dan satu spanduk bertuliskan Copot Kapolres Lenyap uang Rp 5 Miliar-an.

Baca Juga :  Partisipasi Rendah, Hanya 5 SMK di Sikka Ikut FLS3N dan O2SN

Desakan untuk mencopot Kapolres Sikka juga disuarakan melalui orasi Bentho Rani. Di depan Mapolres Sikka, persisnya di Jalan Ahmad Yani, dari atas sebuah pick up, Bentho Rani berteriak lantang agar Kapolres Sikka dicopot.

“Jika hadir untuk Sikka, tidak lebih baik untuk mencerdaskan masyarakat Sikka, sebaiknya pulang, pulang, sekali lagi Kapolres Sikka lebih baik pulang. Kenapa pulang? Pertanyaannya adalah au hai? Kemudian datang menodai harkat dan martabat kami rakyat Sikka. Budaya Kabupaten Sikka tidak ada yang namanya na’o. PMKRI mendesak untuk mencopot Kapolres Sikka,” teriak Bentho Ranny.

“Kasus” dana pengamanan pemilihan kepala daerah kini menjadi diskusi menarik di tengah masyarakat. Sejauh yang diamati media ini, pasca aksi damai PMKRI Maumere, persoalan ini menjadi diskursus kelompok-kelompok masyarakat.*** (eny)

Berita Terkait

Bertahun-Tahun Kontrak Rumah di Maumere Demi Bisa Cuci Darah, Warga Flotim Minta Pemerintah Hadirkan Unit Hemodialisis di Larantuka
Paguyuban Sound System Maumere Sumbang Rp 25 Juta untuk Pembangunan Gereja Santo Gabriel Waioti
Partisipasi Rendah, Hanya 5 SMK di Sikka Ikut FLS3N dan O2SN
Cairan Dialisa Sudah Tersedia, Pasien Cuci Darah di Maumere Kembali Dilayani
Sikka Darurat, Cairan Dialisa Habis, Pasien Cuci Darah Tidak Dilayani
Bom Hantam Gereja Katolik di Papua Tengah, 5 Korban Dibawa Lari ke Rumah Sakit 
Fantastis! Closing Ceremony Festival Sepak Bola, 1500 Pelajar di Sikka Kreasi Tarian Kolosal
Jelang 2 Hari Launching, HM Infinity Sport & Cafe Bagi 100 Paket Sembako untuk Warga Kota Uneng

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 08:54 WITA

Bertahun-Tahun Kontrak Rumah di Maumere Demi Bisa Cuci Darah, Warga Flotim Minta Pemerintah Hadirkan Unit Hemodialisis di Larantuka

Kamis, 21 Mei 2026 - 12:56 WITA

Paguyuban Sound System Maumere Sumbang Rp 25 Juta untuk Pembangunan Gereja Santo Gabriel Waioti

Rabu, 20 Mei 2026 - 22:38 WITA

Partisipasi Rendah, Hanya 5 SMK di Sikka Ikut FLS3N dan O2SN

Selasa, 19 Mei 2026 - 13:22 WITA

Cairan Dialisa Sudah Tersedia, Pasien Cuci Darah di Maumere Kembali Dilayani

Senin, 18 Mei 2026 - 15:12 WITA

Sikka Darurat, Cairan Dialisa Habis, Pasien Cuci Darah Tidak Dilayani

Kamis, 14 Mei 2026 - 12:13 WITA

Fantastis! Closing Ceremony Festival Sepak Bola, 1500 Pelajar di Sikka Kreasi Tarian Kolosal

Kamis, 14 Mei 2026 - 08:37 WITA

Jelang 2 Hari Launching, HM Infinity Sport & Cafe Bagi 100 Paket Sembako untuk Warga Kota Uneng

Rabu, 13 Mei 2026 - 20:33 WITA

Festival Sepak Bola Pelajar Sukses Meniti Prestasi, Bupati Sikka Beri Apresiasi

Berita Terbaru