GMNI Sikka Minta Roma Konsisten Dengan Janji Politik
Dibaca 44 kali
Ketua GMNI Sikka Emilianus Y. Naga dalam sebuah momen aksi damai di Kota Maumere
Maumere-SuaraSikka.com: Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Sikka angkat bicara bertepatan dengan momen pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Sikka Periode 2018-2023. Aktiftis mahasiswa ini meminta Fransiskus Roberto Diogo atau Robby Idong dan Romanus Woga (Roma) harus konsisten dengan janji-janji politik yang dikampanyekan selama ini.
Melalui press release resmi kepada media ini, Kamis (20/9), Ketua GMNI Sikka Emilianus Y. Naga bersama Sekretaris GMNI Sikka Stevanus B. Lwayan, menyampaikan proficiat dan selamat kepada Roma. Keduanya menegaskan bahwa Roma memiliki segudang pekerjaan rumah yang harus diselesaikan.
“Selamat menjadi nahkoda yang baru untuk kapal yang bernama Nian Tana. GMNI Sikka mengingatkan kepada bupati dan wakil bupati yang baru dilantik untuk konsisten dengan janji politik yang telah disampaikan kepada masyarakat. GMNI Sikka mendukung langkah Bupati Sikka dengan siap mengawal jalannya roda pemerintahan,” seru Emilianus Y. Naga.
Berita Terkait:
Seiring dengan itu, Emilianus Y. Naga juga menitipkan tujuh masalah yang harus diperhatikan dan diselesaikan Robby Idong dan Romanus Woga. Dia menyinggung persoalan manajemen Pasar Alok dan rumah sakit yang masih semrawut, dan berdampak kepada kurang maksimalnya pelayanan publik.
Selain itu, GMNI Sikka juga mendesak Roma untuk menyelesaikan masalah kebutuhan air bersih pada seluruh wilayah Kabupaten Sikka. Tentang air bersih, Roma telah menetapkan target air bersih 40.000 sambungan rumah dan 2.000 kran umum.
GMNI Sikka juga mendesak Roma untuk menertibkan pedagang-pedagang asal Makasar yang berada di sekitar wilayah Kota Maumere dan sekitarnya. Penertiban harus dilakukan, karena GMNI Sikka berpendapat para pedagang tersebut tidak mengantongi izin usaha dan izin membangun.
Masalah lain yang juga dipersoalkan yakni mendesak Roma menyelesaikan masalah pembangunan jalan yang belum rampung di beberapa wilayah di Kabupaten Sikka. Terkait desakan ini, Roma dalam visi misi secara gamblang menyebut akan membangun jalan beraspal dan kawasan baru sepanjang 500 kilometer.
Selain itu GMNI Sikka mengimbau Roma untuk menghindari praktik-praktik kolusi, korupsi, dan nepoisme (KKN). Dan terakhir GMNI Sikka berharap pembangunan sumber daya manusia harus didahulukan sehingga bisa memicu pengembangan ekonomi kreatif masyarakat di daerah lingkar pariwisata.
GMNI Sikka merupakan aktifis mahasiswa yang sudah cukup banyak memberikan kontribusi pemikiran demi pembangunan dan pelanayan masyarakat di Kabupaten Sikka. Selain melalui pernyataan-pernyataan sikap yang tegas dan lugas, GMNI Sikka kerap turun ke jalan untuk melakukan aksi damai terkait berbagai persoalan yang ditemukan di tengah-tengah masyarakat.*** (eny)