Maumere-SuaraSikka.com: SMA Santo Gabriel Maumere baru-baru ini merayakan hari ulang tahun sekolah yang ke-56. Banyak sekali kegiatan yang dilakukan, di antaranya menggelar pertemuan dengan alumni. Sekolah ini berencana menggandeng alumni untuk bersama-sama memikirkan perubahan yang lebih baik pada masa-masa yabg akan datang.
Alumni Sint Gabriel tergabung dalam sebuah wadah yang bernama Ikagamares (Ikatan Alumni Sint Gabril Maumere Flores). Wadah ini diprakarsai beberapa alumni di Jakarta pada tahun 1993. Sebenarnya Ikagamares sudah banyak mengambil peran dalam membantu kemajuan sekolah. Dalam perkembangan, pada beberapa tahun terakhir agak mandek, karena itu sekolah dan alumni kembali membangun kebersamaan ke depan.
Pada Sabtu (29/9), dalam rangka memperingati HUT 56, pihak sekolah mengundang alumni untuk tatap muka dan berdiskusi tentang perkembangan sekolah. Sejumah alumni dari berbagai angkatan hadir pada kesempatan itu seperti Antonius Pati, Landoladus Mekeng, Ignatius Henyo Kerong, Agus Renggi, Agustinus Tomi Lameng, Robby Kepung, Yapitana Wijaya, Antonius Yohanis Bala, Angelina Seda, Ida Harsoyo, dan Marina Mitedede.
Kepala SMA Sint Gabriel Felix Wodon memberi apresiasi yang tinggi kepada alumni yang sudah menghadiri rangkaian syukuran HUT sekolah. Meskipun yang hadir hanya sejumlah alumni, dia meyakini kehadiran itu telah mewakili ribuan alumni yang tersebar di seluruh pelosok.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Alumni yang hadir diterima secara adat dengan huler wair di pintu masuk sekolah. Mereka juga dikalungi selendang berjenis kain tenun adat Sikka. Siswa-siswi SMA Sint Gabriel dan SMK Sint Gabriel menyuguhan hiburan berupa Mars Sint Gabriel, serta sejumlah hiburan musik dan tari. Mars Sint Gabriel seolah mengungkap kembali kenangan dan nostalgik alumni .
Pertemuan antara pihak sekolah dan alumni berlangsung di ruang pertemuan sekolah. Pertemuan dilaksanakan secara terbuka, diiikuti para guru, karyawan dan siswa-siswi. Selain SMA Sint Gabriel, pertemuan juga dihadiri Kepala SMK Sint Gabriel Stanislaus Adil bersama guru dan siswa-siswi sekolah itu. Masing-masing kepala sekolah berkesempatan menyampaikan perkembangan dua sekolah itu.
“Kami merasa bangga dengan kehadiran alumni. Almamater dan alumni harus bersatu. Kita berjuang bersama-sama untuk sekolah tercinta ini,” ucap Felix Wodon, mantan Wakil Ketua DPRD Sikka.
Felix Wodon mengatakan pihak sekolah sangat terbuka sekali untuk mendapatkan masukan dan berbagai pikiran dari alumni. Dia meyakini alumni dengan segala potensi dan yang dimiliki tentu bisa memberikan kontribusi positip untuk perkembangan sekolah ke depan. Agar komunikasi antara sekolah dan alumni terus berjalan efektif, pihak sekolah memberikan satu ruangan khusus di sekolah itu untuk dijadikan Kantor Sekretariat Ikagamares.
Pada momen yang tampan itu, Felix Wodon juga mengajak alumni mengelilingi setiap ruang kelas. Ajakan ini antara lain dimaksudkan agar alumni bisa melihat dari dekat sarana prasara dan fasilitas yang tersedia di sekolah itu. Ikagamares memang berencana akan membantu rehabilitasi beberapa ruangan kelas yang sedang mengalami rusak ringan.
Jumlah murid SMA Sint Gabriel untuk tahun ajaran 2018/2109 sebanyak 852 pelajar. Para siswa tersebar pada 20 rombongan belajar, terdiri dari 8 rombongan belajar Kelas X, 6 rombongan belajar Kelas XI, dan 6 rombongan belajar Kelas XII.*** (eny)















