Aplikasi ExpressLingua, Solusi Pembelajaran Bahasa Inggris Bagi Pelajar
Dibaca 63 kali
Fredy Isay pencetus aplikasi ExpressLingua sedang memperkenalkan aplikasi terebut kepada ratusan pelajar di Kabupaten Sikka, Senin (17/12), di Gedung SCC Maumere
Maumere-SuaraSikka.com: Kemajuan teknologi dewasa ini semakin canggih. Dan ini yang mendorong Fredy Isay bersama rekan-rekannya menciptakan sebuah aplikasi yang diberi nama ExpressLingua. Aplikasi ini menawarkan sebuah solusi pembelajaran Bahasa Inggris yang lebih mudah bagi para pelajar setingkat sekolah menengah pertama.
Sebagai anak yang lahir dari Kabupaten Sikka, Fredy Isay pun memilih Kota Maumere sebagai tempat launching aplikasi tersebut. Bertempat di Gedung Sikka Convention Center (SCC) di Jalan Ahmad Yani, Senin (17/12), alumni SMPK Frater Maumere itu dengan bangga meluncurkan aplikasi ExpressLingua. Ada kesan kuat aplikasi ini ingin digaungkan ke seluruh Indonesia, karena itu peluncuran aplikasi ini memilih tema Dari Maumere untuk Indonesia.
Launching aplikasi ini disaksikan Wakil Bupati Sikka Romanus Woga, Sekretaris Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olah Raga Patrisius Pederiko, dan sekitar 200 pelajar dari 11 SMP di Kabupaten Sikka bersama puluhan guru Bahasa Inggris.
Sebelum launching, pria berkacamata ini terlebih dahulu memperkenalkan ExpressLingua kepada para pelajar. Dia memberikan informasi bagaimana cara mendownload dari google play store serta menunjukkan langkah-langkah untuk memanfaatkan aplikasi ini. Seterusnya dia langsung mendampingi para pelajar untuk mempraktikkan cara penggunannya.
Aplikasi ini menampilkan cerita bersambung yang inspiratif dan menyenangkan. Dirancang agar para pembelajarnya ketagihan untuk menyelesaikan pelajaran sekaligus mengilhami user untuk berpikir maju. Cerita bersambung ini ada dua episode yaitu First Minute Revolution dan Open Energy.
Selain mendapatkan pelajaran Bahasa Inggris, episode First Minute Revolution menginspirasi pembelajarnya tentang salah satu kunci utama yang sangat sederhana untuk mencapai kesuksesan. Sedangkan episode Open Energy menginspirasi pembelajarnya untuk menemukan impian dan tujuan mereka, berkolaborasi, serta fokus dalam mencapai tujuan, sal;ing berbagi dan memanfaatkan sumber daya digital yang berkualitas.
ExpressLingua dilengkapi dengan aplikasi flashcard yang terpadu dengan teks cerita dan audio. Para pembelajar dapat mengakselerasi kemampuan bahasa Inggris dan juga mencegah terjadi kelupaan kata atau kalimat yang sudah dipelajari. Konten flashcard terintegtrasi secara sistematis dan memudahkan pemahaman karena pembelajar sudah mengetahui konteks cerita dan pelajaran.
Aplikasi ini memiliki motto beyond an english learning tool: a life-changing apportunity, dan punya cerita panjang hingga peluncurannya di Maumere. Fredy Isay mengaku melakukan riset berkali-kali untuk menyempurnakan aplikasi ini. Dia bersyukur karena mendapat masukan dari pelbagai pihak, antara lain dari seorang pakar bidang reading development yang berasal dari USA.
Aplikasi ini sangat menjanjikan. Setidaknya sudah ada 12 SMP di Kabupaten Sikka berkolaborasi untuk memanfaatkan penggunaannya. Sekolah-sekolah itu yakni SMPN Negeri 1 Maumere, SMP Negeri 2 Maumere, SMP Negeri 3 Maumere, SMP Negeri 4 Maumere, SMP Negeri 1 Paga, SMP Reina Rosari, SMP Virgo Fidelis, SMP Yapenthom 2, SMP Maria Bunda Segala Bangsa, SMPK Frater Maumere, SMP Negeri 2 Bola, dan MTs Muhammadiyah Parumaan.*** (eny)