Jago Merah Lahap Empat Rumah di Kabor, Tiga Orang Korban Luka Bakar

Avatar photo

- Redaksi

Kamis, 20 Desember 2018 - 17:53 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 15 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Api sedang menjilat empat rumah di Jalan Anggrek Kelurahan Kabor Kecamatan Alok, Kamis (20/12), dinihari

Api sedang menjilat empat rumah di Jalan Anggrek Kelurahan Kabor Kecamatan Alok, Kamis (20/12), dinihari

Maumere-SuaraSikka.com: Kasus kebakaran kembali terjadi di Kabupaten Sikka Propinsi NTT, Kamis (20/12) dinihari. Kali ini jago merah melahap empat rumah sekaligus di Kelurahan Kabor Kecamatan Alok. Tiga orang diketahui mengalami luka bakar, dan kini sedang dalam perawatan medis di RSUD TC Hillers Maumere. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.
Diduga sumber api berasal dari rumah Adeodatus Buang da Cunha di Jalan Anggrek RT/RW 005/003. Dugaan sementara kebakaran ini akibat hubungan arus pendek. Api yang menyala besar terus merambat rumah lain milik Dominikus Henra Laka, Yustina Idi, dan Yohanes Hendra Laka.
Informasi yang dihimpun media ini, saat terjadi kebakaran para penghuni rumah sedang tertidur lelap. Adeodatus Buang da Cunha, yang kini menjabat Sekretaris Dinas Perumahan Kabupaten Sikka malah dibangunkan oleh warga setempat yang melihat api sedang menjilat plafon rumahnya.
Kapolres Sikka AKBP Rickson Situmorang dalam keterangan resminya, menjelaskan peristiwa kebakaran terjadi pada pukul 01.30 Wita. Saat itu Adeodatus Buang da Cunha terjaga dari tidur karena mendegar bunyi keras seperti tikus yang berlarian. Setelah bangun darti tidur dia mencium bau asap pekat. Dan saat itu dia merasakan hawa panas, lalu kemudian menyadari bahwa rumahnya terbakar.
“Lalu dia bangunkan istri dan cucunya, kemudian berlari menuju pintu belakang rumah dan berteriak minta tolong. Warga yang mendegar itu langsung datang menuju rumah korban dan memberikan bantuan,” jelas Rickson Situmorang.
Petugas Damkar Kabupaten Sikka baru datang pada pukul 02.45 Wita dengan membawa mobil pemadam kebakaran. Namun akibat keterbatasan air, upaya pemadaman sulit dilakukan. Jilatan api pun merambat begitu cepat sehingga menyambar rumah Dominikus Hendra Laka, Yustina Idi, dan Yohanes Hendri Laka.
Berselang satu jam kemudian datanglah mobil water cannon milik Polres Sikka yang membantu memadamkan api. Api baru berhasil dipadamkan sekitar pukul 05.00 Wita.
Rickson Situmorang taksasi kerugian mencapai Rp 4 miliar rupiah. Sementara itu terdapat tiga orang yang mengalami luka bakar. Adeodatus Buang da Cunha mengalami luka bakar di bagian wajah dan tangan kanan. Istrinya bernama Magdalena Krisna mengalami luka bakar di bagian kaki dan tangan. Dan seorang cucu mereka bernama Faldano Laka, usia 3 tahun mengalami luka bakar pada bagian belakang, kaki, serta jemari tangan.
Polisi telah memasang police line di lokasi kebakaran. Dan untuk sementara ini ruas Jalan Anggrek ditutup untuk pengembangan penyelidikan. Sampai pagi tadi sekitar pukul 09.00 Wita warga masyarakat ramai datang ke lokasi kebakaran. Banyak yang memberikan respek negatif terhadap Dinas Pol PP dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Sikka yang sering kali lamban menangani peristiwa kebakaran yang terjadi di Kabupaten Sikka.*** (eny)
Baca Juga :  Cairan Dialisa Sudah Tersedia, Pasien Cuci Darah di Maumere Kembali Dilayani

Berita Terkait

Bertahun-Tahun Kontrak Rumah di Maumere Demi Bisa Cuci Darah, Warga Flotim Minta Pemerintah Hadirkan Unit Hemodialisis di Larantuka
Paguyuban Sound System Maumere Sumbang Rp 25 Juta untuk Pembangunan Gereja Santo Gabriel Waioti
Partisipasi Rendah, Hanya 5 SMK di Sikka Ikut FLS3N dan O2SN
Cairan Dialisa Sudah Tersedia, Pasien Cuci Darah di Maumere Kembali Dilayani
Sikka Darurat, Cairan Dialisa Habis, Pasien Cuci Darah Tidak Dilayani
Bom Hantam Gereja Katolik di Papua Tengah, 5 Korban Dibawa Lari ke Rumah Sakit 
Fantastis! Closing Ceremony Festival Sepak Bola, 1500 Pelajar di Sikka Kreasi Tarian Kolosal
Jelang 2 Hari Launching, HM Infinity Sport & Cafe Bagi 100 Paket Sembako untuk Warga Kota Uneng

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 08:54 WITA

Bertahun-Tahun Kontrak Rumah di Maumere Demi Bisa Cuci Darah, Warga Flotim Minta Pemerintah Hadirkan Unit Hemodialisis di Larantuka

Kamis, 21 Mei 2026 - 12:56 WITA

Paguyuban Sound System Maumere Sumbang Rp 25 Juta untuk Pembangunan Gereja Santo Gabriel Waioti

Rabu, 20 Mei 2026 - 22:38 WITA

Partisipasi Rendah, Hanya 5 SMK di Sikka Ikut FLS3N dan O2SN

Selasa, 19 Mei 2026 - 13:22 WITA

Cairan Dialisa Sudah Tersedia, Pasien Cuci Darah di Maumere Kembali Dilayani

Senin, 18 Mei 2026 - 15:12 WITA

Sikka Darurat, Cairan Dialisa Habis, Pasien Cuci Darah Tidak Dilayani

Kamis, 14 Mei 2026 - 12:13 WITA

Fantastis! Closing Ceremony Festival Sepak Bola, 1500 Pelajar di Sikka Kreasi Tarian Kolosal

Kamis, 14 Mei 2026 - 08:37 WITA

Jelang 2 Hari Launching, HM Infinity Sport & Cafe Bagi 100 Paket Sembako untuk Warga Kota Uneng

Rabu, 13 Mei 2026 - 20:33 WITA

Festival Sepak Bola Pelajar Sukses Meniti Prestasi, Bupati Sikka Beri Apresiasi

Berita Terbaru